Home » Headline » Tauziah Ramadhan: Filosofi Timun Suri Sebagai Maskot di Bulan Puasa

Tauziah Ramadhan: Filosofi Timun Suri Sebagai Maskot di Bulan Puasa

dito 02 Apr 2023 207

NasionalPos.com, Jakarta– Ada satu buah yang sangat lekat sekali citranya dengan bulan Ramadhan. Kalau saja diadakan pemilihan maskot sebagai simbol bulan puasa, niscaya buah tersebut yang terpilih. Itulah dia buah yang bernama timun suri, demikian disampaikan H. Lukman Rais, SH Pemerhati Tanaman kepada awak media, Sabtu, 1 April 2023 di Jakarta.

“Buah yang satu ini tidak hanya lezat untuk disantap ketika berbuka puasa, namun memiliki filosofi yang patut kita jadikan pelajaran. Inilah beberapa nilai luhur yang terkandung di dalamnya.” ungkap H. Lukman Rais.

Menurut H.Lukman Rais, makna yang dapat menjadi pelajaran dari buah Timun Suri, sebagai berikut :

Pertama, Timun Suri adalah buah yang fleksibel. Ia bisa disajikan bersama teman-temannya seperti cincau, kolang-kaling, agar-agar dan sebagainya hingga menjadi satu kesatuan yang disebut es campur. Meski demikian, ia juga tetap segar jika disajikan sendirian saja cukup dengan air gula yang dingin.

Ini menunjukkan, lanjut H. Lukman, bahwa Timun Suri pandai menempatkan diri. Ia bisa bekerja sama secara berkelompok, dan ia bisa pula bekerja secara sendirian.

Baca Juga :  KPU: Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024 Mulai 1 – 7 Agustus 2022

“Keduanya sama-sama dilakukan secara efektif dan penuh dedikasi, nah ini makna pertama dari filosofis Timun Suri.”terang H. Lukman Rais.

Selanjutnya, imbuh H. Lukman, Kedua, Timun Suri adalah buah yang jujur dan memberikan kemudahan bagi orang lain. Untuk memilih mana buah yang sudah matang, cukup lihat saja yang sudah retak atau sedikit terbelah tipis.

“Insya Allah pilihan kita pasti tepat, bandingkan dengan buah semangka, tentu tidak semua orang bisa memilih mana yang matang. Saya sendiri sering terkecoh memilih semangka yang dikira matang, ternyata belum.”tutur H. Lukman Rais.

Kemudian ia juga menuturkan, bahwa makna Ketiga, Timun Suri adalah buah yang selalu ingat dari mana dia berasal. Hal ini terbukti bahwa ia tidak malu diberi nama dengan nama klan keluarganya, yaitu mentimun. Tidak semua buah yang masih kerabat dengan mentimun mau disematkan nama timun. Contohnya blewah, melon, dan lainnya.

Baca Juga :  Gubernur Anies Resmikan Revitalisasi Pelabuhan Angke

“Hal tersebut juga dapat di cermati dalam kehidupan sehari-hari, yakni berapa banyak orang yang merantau hingga sukses, namun setelah itu ia melupakan orang tuanya sendiri. Sungguh orang-orang seperti ini harus belajar dari timun suri.” Tukas H. Lukman Rais.

H.Lukman Rais juga mengingatkan namun dari semua nilai baik yang terkandung dalam timun suri, ada pula sisi yang tidak patut dicontoh, yaitu buah ini hanya muncul ketika bulan Ramadhan saja. Begitu bulan puasa menghilang, maka hilang pula timun suri dari peredaran.

“Mirip seperti semangat kita yang hanya muncul begitu datang bulan Ramadhan, namun begitu bulan puasa menghilang, maka hilang pula semangat kita dalam beribadah. Hati-hati, jangan seperti ini, meskipun Bulan Ramadhan sudah pergi, kualitas maupun kuantitas ibadah dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT harus semakin ditingkatkan, serta silahturahim kita kepada sesama harus tetap terjaga dengan baik, Syahrul Mubarak.”pungkas H. Lukman Rais.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

Diduga Ilegal!!  Penebangan di Sempadan Sungai Kedaleman Rogojampi Disorot.

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …

SE Pemkab Banyuwangi Disorot Tajam : LDKS PIJAR Tantang DPRD Bertindak, Satpol PP Dituding Tumpul!!!

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAL POS.COM – Kebijakan Surat Edaran (SE) Pemkab Banyuwangi Nomor: 00.8.3/442/429.107/2029 yang mengatur jam operasional dan kepatuhan regulasi pelaku usaha kini memantik gelombang kritik keras. Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) mendesak DPRD Banyuwangi tidak setengah hati dalam mengevaluasi kebijakan yang dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ketua Umum LDKS …

Di duga Di salahgunakan Ainun Naim dkk, Paguyuban Karyawan Trisakti Desak BNI Blokir Rekening Yayasan Trisakti & Usakti

dito

01 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta- -Paguyuban Karyawan Trisakti mendesak kepada Pimpinan BNI Cabang Harmoni untuk melakukan pemblokiran terhadap rekening dari Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im. Hal ini berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor : 407/G/2022/PTUN.JKT, jt No. 250/B/2023/PT.DKI, jt Nomor 292-K/TUN/2024jt Nomor 227 PK/TUN/2025 bahwa Yayasan Trisakti yang diinisiasi oleh Pemerintah c.q Menteri Pendidikan Tinggi secara inkracht adalah tidak …

x
x