Home » Nasional » daerah » Atonik 6.0 L Temuan Luar Biasa, Bisa Bantu Petani Tingkatkan Penghasilannya

Atonik 6.0 L Temuan Luar Biasa, Bisa Bantu Petani Tingkatkan Penghasilannya

dito 07 Jul 2023 170

NasionalPos.com, Belu- Atonik 6.0 L, suplemen perangsang tumbuh tanaman (bio suplement) merupakan zat pengatur tumbuh (ZPT) yang telah banyak digunakan di Jawa dan Sumatera ini, kini juga dirasakan manfaatnya oleh petani di Provinsi NTT, tepatnya di Kabupaten Belu. Mereka merasakan banyak sekali keunggulan dari produk teknologi pertanian ini, diantaranya membuat semua tanaman dapat dengan cepat tumbuh merata.

Atonik 6.0 L juga dapat memulihkan tumbuhan misalnya pada daun dan batang yang rusak dengan cepat; mampu menyediakan produk kualitas yang lebih baik, dan melindungi terhadap berbagai kondisi pertumbuhan negatif tanaman, demikian disampaikan oleh Arnoldus Nai Usu petani asal Desa Kabuna, Kecamatan Kakulukmesak, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, saat di hubungi wartawan, Jum’at, 7 Juli 2023 malam di Kabupaten Belu, NTT.

“Atonik 6.0.L juga bisa meningkatkan hasil pertanian diantaranya adalah tanaman Holtikultura hingga 10 %, itu yang kami rasakan, dan tentunya itu adalah realitas yang kami alami, pak.” ungkap Arnoldus Nai Usu yang juga ketua Kelompok Tani Manebala di Desa Kabuna.

Menurut Arnoldus Nai Usu, berawal dirinya mengenal Atonik 6.0 L dari kegiatan sosialisasi yang disampaikan oleh Petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Belu, sekitar akhir Tahun 2022, kemudian di lanjutkan dengan Demplot di bulan Januari 2023.

Adapun hasilnya tanaman tomat yang ditanam di luas lahan 30 are atau 3000 m² dengan menggunakan 1 liter Atonik 6.0.L, bisa mencapai hasil hingga 6-7 ton, sedangkan di tanam tanpa menggunakan Atonik, hasilnya hanya mencapai 5-6 ton; selain itu, penggunaan Atonik 6.0.L juga mempengaruhi masa waktu panen, jika tanpa menggunakan Atonik 6.0.L masa waktu tanam hingga panen selama 60 hari, sedangkan jika menggunakan Atonik 6.0.L maka masa waktu tanam hingga panen selama 55 hari.

Baca Juga :  Pesan Paskah Uskup Agung Pontianak Agustinus

“Dengan mempersingkat masa waktu tanam hingga masa panen, ini sangat menguntungkan bagi kami petani di sini, selain dapat menghemat waktu juga mempercepat kami untuk segera menikmati hasil kerja kami.” Tukas Arnoldus Nai Usu bapak empat anak ini.

Bukan hanya itu keunggulan dari penggunaan Atonik 6.0.L, lanjut Arnoldus Nai Usu, hasil panen buah Tomat yang ditanamnya ternyata kualitasnya dapat meningkat, hal ini terlihat dari kondisi buah Tomat yang tahan lama, tidak mudah membusuk dan bentuk buahnya ukurannya lebih besar sedikit dibandingkan dengan tanpa menggunakan Atonik 6.0 L.

Nah sementara itu mengenai tingkat kesuburan tanah di wilayahnya adalah pH 4,5 -5,5 (termasuk lahan tidak subur), namun dengan menggunakan Atonik 6.0.L, tingkat kesuburan tanah pun dapat ditingkatkan, terbukti hasil buah tomatnya bagus-bagus.

Sedangkan mengenai biaya produksi tanamnya juga sangat efisien, hitungannya, dari 1 liter Atonik 6.0.L seharga Rp.185.000,- bisa digunakan untuk tanaman di lahan seluas 30 are, yang kemudian harga jualnya di saat musim panen bisa mencapai Rp.15.000,-/kg Tomat, meskipun di saat bulan bukan panen harganya bisa anjlok mencapai Rp.2.000,-/kg.

Baca Juga :  Siswa TK Kunjungi KN Kuda Laut-403, Belajar Peran Strategis Bakamla RI

Oleh karena itu, dirinya pernah mengusulkan kepada pemerintah daerah, agar di desanya yang dikenal sebagai wilayah penghasil tomat, dapat segera berdiri Pabrik Saos, karena dengan adanya pabrik Saos tersebut, dapat menstabilkan harga tomat, baik di waktu panen maupun bukan di waktu panen.

“Ya, tentunya penggunaan Atonik 6.0.L, sangat bermanfaat membantu meningkatkan penghasilan petani, meskipun demikian, di daerah kami, keberadaannya masih sangat langka, sehingga kami harus membelinya ke toko pertanian di kota yang berjarak 5- 6 Km. Karena jauh membelinya, maka seringkali kami titip ke PPL, untuk membelikan Atonik 6.0.L.” tandas Arnoldus Nai Usu, yang juga memiliki putri berkuliah di Fakultas Pertanian di Universitas di Kefas, yang kini sudah memasuki semester 5.

Di akhir perbincangan dengan wartawan, Arnoldus Nai Usu mengemukakan harapan, dirinya berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Belu dan juga terhadap instansi terkait, agar segera memperbanyak keberadaan Atonik 6.0.L, sehingga masyarakat terutama petani di desanya dapat dengan mudah mendapatkannya dengan harga lebih terjangkau lagi.

“Ya, Atonik 6.0.L sangat membantu dan sangat bermanfaat bagi petani, karena itu Atonik 6.0.L sangat banyak di cari oleh petani. Atonik 6.0.L ini temuan luar biasa, yang bisa membantu Petani untuk meningkatkan penghasilannya.” pungkas Arnoldus Nai Usu.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Resmi Dibuka ; Warga Kini Bisa Lapor Langsung ke Kapolda Lampung Lewat Hotline Ini

Taufik Hidayat

22 Okt 2026

Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung membuka layanan pengaduan masyarakat melalui hotline “Lapor Pak Kapolda Lampung”. Layanan tersebut menjadi saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, informasi, maupun aspirasi secara langsung. Informasi mengenai layanan tersebut disampaikan melalui materi publikasi Polda Lampung menampilkan Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani. Dalam publikasi itu, masyarakat dapat menghubungi hotline pengaduan …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Perkuat Kualitas Penegakan Hukum, Polres Pesisir Barat Jalani Supervisi Semester II Ditreskrimum Polda Lampung

Taufik Hidayat

21 Okt 2026

Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan Supervisi Semester II TA 2026 dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung pada hari Rabu (21/10/2026) pukul 09.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Aula Polres Pesisir Barat. Kegiatan supervisi tersebut diikuti oleh seluruh personel Reskrim dari Polres Pesisir Barat dan Polres Lampung Barat yang dipusatkan di …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Sentuhan Perubahan Irwan Hakim: Membangun Gunung Kemala Melalui Musyawarah dan Transparansi

Taufik Hidayat

20 Okt 2026

Pesisir Barat — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Peratin (PilPeratin) Kabupaten Pesisir Barat yang dijadwalkan pada 29 Oktober 2026, suasana demokrasi mulai terasa di tengah masyarakat kabupaten Pesisir Barat, termasuk di Pekon Gunung Kemala, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Selasa (20-10-2026). Salah satu sosok yang menjadi perhatian dalam kontestasi tersebut adalah Irwan Hakim, calon …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

x
x