Home » Nasional » daerah » Atonik 6.0 L Temuan Luar Biasa, Bisa Bantu Petani Tingkatkan Penghasilannya

Atonik 6.0 L Temuan Luar Biasa, Bisa Bantu Petani Tingkatkan Penghasilannya

dito 07 Jul 2023 154

NasionalPos.com, Belu- Atonik 6.0 L, suplemen perangsang tumbuh tanaman (bio suplement) merupakan zat pengatur tumbuh (ZPT) yang telah banyak digunakan di Jawa dan Sumatera ini, kini juga dirasakan manfaatnya oleh petani di Provinsi NTT, tepatnya di Kabupaten Belu. Mereka merasakan banyak sekali keunggulan dari produk teknologi pertanian ini, diantaranya membuat semua tanaman dapat dengan cepat tumbuh merata.

Atonik 6.0 L juga dapat memulihkan tumbuhan misalnya pada daun dan batang yang rusak dengan cepat; mampu menyediakan produk kualitas yang lebih baik, dan melindungi terhadap berbagai kondisi pertumbuhan negatif tanaman, demikian disampaikan oleh Arnoldus Nai Usu petani asal Desa Kabuna, Kecamatan Kakulukmesak, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, saat di hubungi wartawan, Jum’at, 7 Juli 2023 malam di Kabupaten Belu, NTT.

“Atonik 6.0.L juga bisa meningkatkan hasil pertanian diantaranya adalah tanaman Holtikultura hingga 10 %, itu yang kami rasakan, dan tentunya itu adalah realitas yang kami alami, pak.” ungkap Arnoldus Nai Usu yang juga ketua Kelompok Tani Manebala di Desa Kabuna.

Menurut Arnoldus Nai Usu, berawal dirinya mengenal Atonik 6.0 L dari kegiatan sosialisasi yang disampaikan oleh Petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Belu, sekitar akhir Tahun 2022, kemudian di lanjutkan dengan Demplot di bulan Januari 2023.

Adapun hasilnya tanaman tomat yang ditanam di luas lahan 30 are atau 3000 m² dengan menggunakan 1 liter Atonik 6.0.L, bisa mencapai hasil hingga 6-7 ton, sedangkan di tanam tanpa menggunakan Atonik, hasilnya hanya mencapai 5-6 ton; selain itu, penggunaan Atonik 6.0.L juga mempengaruhi masa waktu panen, jika tanpa menggunakan Atonik 6.0.L masa waktu tanam hingga panen selama 60 hari, sedangkan jika menggunakan Atonik 6.0.L maka masa waktu tanam hingga panen selama 55 hari.

Baca Juga :  Kasad Apresiasi Produk Unggulan UMKM Babinsa Korem 084/BJ

“Dengan mempersingkat masa waktu tanam hingga masa panen, ini sangat menguntungkan bagi kami petani di sini, selain dapat menghemat waktu juga mempercepat kami untuk segera menikmati hasil kerja kami.” Tukas Arnoldus Nai Usu bapak empat anak ini.

Bukan hanya itu keunggulan dari penggunaan Atonik 6.0.L, lanjut Arnoldus Nai Usu, hasil panen buah Tomat yang ditanamnya ternyata kualitasnya dapat meningkat, hal ini terlihat dari kondisi buah Tomat yang tahan lama, tidak mudah membusuk dan bentuk buahnya ukurannya lebih besar sedikit dibandingkan dengan tanpa menggunakan Atonik 6.0 L.

Nah sementara itu mengenai tingkat kesuburan tanah di wilayahnya adalah pH 4,5 -5,5 (termasuk lahan tidak subur), namun dengan menggunakan Atonik 6.0.L, tingkat kesuburan tanah pun dapat ditingkatkan, terbukti hasil buah tomatnya bagus-bagus.

Sedangkan mengenai biaya produksi tanamnya juga sangat efisien, hitungannya, dari 1 liter Atonik 6.0.L seharga Rp.185.000,- bisa digunakan untuk tanaman di lahan seluas 30 are, yang kemudian harga jualnya di saat musim panen bisa mencapai Rp.15.000,-/kg Tomat, meskipun di saat bulan bukan panen harganya bisa anjlok mencapai Rp.2.000,-/kg.

Baca Juga :  Sudahkah Capres Cawapres Melibatkan Orang Muda secara Bermakna? IYCTC Mendorong Capres Cawapres Tidak Menjadikan Orang Muda hanya sebagai Objek Politik Semata

Oleh karena itu, dirinya pernah mengusulkan kepada pemerintah daerah, agar di desanya yang dikenal sebagai wilayah penghasil tomat, dapat segera berdiri Pabrik Saos, karena dengan adanya pabrik Saos tersebut, dapat menstabilkan harga tomat, baik di waktu panen maupun bukan di waktu panen.

“Ya, tentunya penggunaan Atonik 6.0.L, sangat bermanfaat membantu meningkatkan penghasilan petani, meskipun demikian, di daerah kami, keberadaannya masih sangat langka, sehingga kami harus membelinya ke toko pertanian di kota yang berjarak 5- 6 Km. Karena jauh membelinya, maka seringkali kami titip ke PPL, untuk membelikan Atonik 6.0.L.” tandas Arnoldus Nai Usu, yang juga memiliki putri berkuliah di Fakultas Pertanian di Universitas di Kefas, yang kini sudah memasuki semester 5.

Di akhir perbincangan dengan wartawan, Arnoldus Nai Usu mengemukakan harapan, dirinya berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Belu dan juga terhadap instansi terkait, agar segera memperbanyak keberadaan Atonik 6.0.L, sehingga masyarakat terutama petani di desanya dapat dengan mudah mendapatkannya dengan harga lebih terjangkau lagi.

“Ya, Atonik 6.0.L sangat membantu dan sangat bermanfaat bagi petani, karena itu Atonik 6.0.L sangat banyak di cari oleh petani. Atonik 6.0.L ini temuan luar biasa, yang bisa membantu Petani untuk meningkatkan penghasilannya.” pungkas Arnoldus Nai Usu.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Bawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu

Primadoni,SH

13 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar program Kelas Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi generasi muda. Kegiatan Kelas Pemilu seri ketujuh berlangsung di Aula SMAN 1 Koto XI Tarusan, pada Kamis (13/08). Siswa dan siswi SMAN 1 Koto XI Tarusan tampak …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

x
x