- NasionalMBG : Jangan Jadi Karpet Merah Korporasi, Petani Banyuwangi Jangan Jadi Penonton
- NasionalJajaran Pemkot Lubuk Linggau Hadiri dan Ikuti Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan
- daerahBawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu
- HukumAnggaran Operasional Disporaparekraf Pesibar Tembus Rp1,5 Miliar, Rakyat Dapat Apa?
- HeadlinePerkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

MBG : Jangan Jadi Karpet Merah Korporasi, Petani Banyuwangi Jangan Jadi Penonton
BANYUWANGI, MASIONALPOS.COM –
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program pemberian makanan, tetapi peluang ekonomi raksasa bagi petani, peternak, pembudidaya ikan dan nelayan Banyuwangi. Namun tanpa kebijakan tegas, peluang tersebut justru berpotensi menjadi karpet merah bagi korporasi dan distributor besar dari luar daerah. Pemkab Banyuwangi jangan sampai hanya menjadi penonton ketika uang program pemerintah mengalir keluar daerah.
Rantai pasok MBG harus dikunci dengan keberpihakan nyata kepada produsen lokal. Beras, sayuran, telur, susu hingga ikan semestinya diprioritaskan dari Gapoktan, koperasi, kelompok peternak dan nelayan Banyuwangi dengan mekanisme yang transparan serta harga yang layak. Pertanyaan kerasnya: apakah Pemkab berani memastikan MBG benar-benar menjadi pasar petani lokal, bukan ladang bisnis distributor besar?
Jangan sampai petani menanam, nelayan melaut dan peternak memproduksi, tetapi keuntungan terbesar justru berhenti di tangan pihak yang hanya menguasai distribusi. Jika rantai pasok tidak diproteksi, MBG berpotensi menjadi ironi: program untuk kesejahteraan rakyat, tetapi rakyat produsen pangan justru hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri, Sabtu (15/08/2026).
Program Jagoan Tani juga harus keluar dari jebakan seremoni. Petani muda tidak membutuhkan sekadar panggung kompetisi dan penghargaan, melainkan akses modal, teknologi, pendampingan, kepastian pasar, hingga hilirisasi. Pemkab harus menjawab: apakah alumni Jagoan Tani benar-benar akan diinkubasi sampai menembus pasar modern dan ekspor, atau nasib mereka berhenti setelah kamera dan acara seremoni selesai?
Persoalan biaya produksi juga semakin menekan petani. Ketika harga pestisida dan fungisida non-subsidi melonjak, ditambah ancaman hama seperti tikus, margin petani semakin tergerus. Pemkab tidak boleh hanya berbicara tentang pupuk subsidi. Dinas Pertanian harus berani mencari intervensi konkret, termasuk pengadaan agen hayati atau pestisida organik secara kolektif berbasis desa untuk menekan biaya produksi.
Ancaman berikutnya adalah hilangnya lahan pertanian produktif akibat alih fungsi menjadi perumahan maupun kawasan komersial. LP2B tidak boleh berhenti sebagai aturan di atas kertas. Sebab selama bertani tidak memberikan kesejahteraan yang sebanding, petani akan terus berada dalam tekanan untuk menjual tanahnya. Melarang petani menjual lahan tanpa memperbaiki kesejahteraannya adalah kebijakan yang timpang.
Karena itu, perlindungan LP2B harus disertai insentif nyata. Pemkab perlu mengkaji berbagai stimulus sesuai kewenangannya, termasuk keringanan PBB, bantuan benih, sarana produksi dan dukungan pasar bagi petani yang mempertahankan lahan pangan. Sawah tidak akan bertahan hanya dengan papan bertuliskan LP2B; sawah akan bertahan jika pemiliknya merasa hidup dari sawah jauh lebih menguntungkan daripada menjualnya.
Ancaman perubahan iklim dan kekeringan juga tidak boleh terus ditangani dengan pola pemadam kebakaran. Banyuwangi membutuhkan infrastruktur air yang terencana: embung, sumur bor, jaringan irigasi dan sistem pemantauan debit air berbasis teknologi. Pertanyaannya, seberapa serius anggaran daerah diarahkan untuk menyelamatkan lahan pertanian dari ancaman kekeringan sebelum petani kembali menjerit?
Seluruh persoalan tersebut menunjukkan bahwa tantangan pertanian Banyuwangi bukan semata produksi, melainkan siapa yang menikmati nilai ekonominya. Jika MBG dikuasai distributor luar, petani muda ditinggalkan setelah kompetisi, biaya produksi dibiarkan tinggi, sawah kehilangan perlindungan ekonomi dan air tidak tersedia, maka slogan ketahanan pangan hanya akan menjadi retorika.
Kini publik menunggu jawaban konkret Pemkab Banyuwangi. Jangan biarkan petani menjadi penonton di atas tanahnya sendiri. MBG harus menjadi pasar bagi produk lokal, Jagoan Tani harus melahirkan pengusaha pertanian berkelanjutan, biaya produksi harus ditekan, LP2B harus benar-benar dilindungi, dan infrastruktur air harus diperkuat. Sebab yang dipertaruhkan bukan sekadar pendapatan petani, tetapi mas
(Tim)
Andi Ledi Lubuk Linggau
14 Agu 2026
NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), H Trisko Defriyansa menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, Jumat (14/8/2026). Baca Juga : Diprediksi Perputaran …
dito
12 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …
Primadoni,SH
12 Agu 2026
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …
Primadoni,SH
12 Agu 2026
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …
dito
12 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …
- Banyuwangi
11 Agu 2026
TEGAL, NASIONALPOS.COM – Momentum menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi dorongan bagi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Tegal untuk terus berbenah. Bukan sekadar menyelesaikan urusan administrasi, pelayanan di Satpas SIM Tegal diarahkan untuk menghadirkan wajah pelayanan publik yang humanis, profesional, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Selasa (11/08/2026). Senyum, keramahan, …
21 Nov 2024 2.211 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.701 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.508 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.481 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.409 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.369 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.244 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.