Home » Headline » Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito 12 Agu 2026 131

NasionalPos.com, Jakarta-

Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan teknologi aplikasi.

 

” Dari perspektif konsumen, kami menilai Sangat tidak cocok, kalau ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, tapi kalau alasan pemerintah memasukkan ojol sebagai ojol karena ojol bermodal motor sendiri, hp sendiri dan perangkat lainnya di sediakan sendiri, maka status itu lebih tepat diberikan kepada ojek pangkalan yang juga bermodal motor sendiri, sedangkan ojol pada realita nya tidak bisa lepas dari aplikator”ungkap Ign Wibowo.

 

Oleh karena itu, lanjut Ign Wibowo, untuk menjawab status apa yang tepat bagi ojol, dirinya mengusulkan, Status Hybrid bagi pengemudi ojek online (ojol), adapun status tersebut mengacu pada model kerja semi-formal yang menggabungkan fleksibilitas ekonomi gig (gig economy) dengan jaminan perlindungan standar.

 

Dalam skema ini, jelas Ign Wibowo, pengemudi tetap berstatus sebagai mitra mandiri yang bebas mengatur waktu kerja, dengan masih bergantung pada penyedia teknologi aplikasi, selain itu sebagai pelaku usaha, tentunya juga mendapat hak perlindungan tambahan dari negara dan aplikator.

 

Baca Juga :  Hindari Penipuan, Masyarakat Harus Jeli di Medsos

” Intinya pengemudi bebas memilih jam kerja tanpa keterikatan jam kantor atau absensi kaku seperti karyawan tetap, dan juga tidak di batasi oleh usia, di sinilah fleksibilitas yang menjadi ciri khas atau karakter ojol, yang tidak bisa tergantikan “tukas Ign Wibowo

 

Tidak hanya itu, sambung Ign Wibowo, dalam Status Hybrid, keberadaan ojol tetap sebagai mitra yang bersama-sama aplikator mengelola ekosistem transportasi online.

 

Namun demikian, dalam penerapan ekosistem nya memang kalau pakai status Hybrid, pola koperasi itu justru PALING cocok, Bukan Koperasi Simpan Pinjam, tapi Koperasi Jasa Platform Digital. Fokusnya kelola aplikasi, bukan utang-piutang.

 

Kalau status Hybrid bagi Ojol tanpa koperasi, akan tetap posisi ojol di bawah aplikator swasta, karena kecil kemungkinan aplikator swasta mau bersinergi dengan koperasi.

 

” Karena itulah kalau hanya Hybrid tanpa koperasi, yang untung tetap aplikator, Komisi 8% pun tetap mengalir ke aplikator, bukan ke driver sedangkan kalau status hybrid dengan koperasi komisi 8% bisa di kembalikan ke driver ojol dalam bentuk Sisa Hasil Usaha, ” tandas Ign Wibowo

 

Oleh karena itu, imbuh Ign Wibowo, agar terselenggaranya status Hybrid bagi ojol dalam ekosistem transportasi online dapat meningkatkan kesejahteraan ojol,

 

Maka dirinya mengusulkan agar negara harus hadir, bukan hanya sebagai regulator tapi juga sebagai fasilitator tersedianya aplikasi yg di kelola bersama komponen lain seperti driver ojol, tenant atau umkm, dan juga komponen konsumen yang selama ini tidak pernah di ajak bicara dalam kebijakan penyelenggaraan ekosistem transportasi online.

Baca Juga :  Nasab PKI Vs Nasab Pejuang

 

Dengan kata lain, lanjutnya, pemerintah sudah saatnya terlibat dalam penyelenggaraan ekosistem transportasi online, melalui terbentuknya Badan Layanan Umum Nasional (BLU) bidang transportasi online berbasis koperasi.

 

Di akhir perbincangan, Ign Wibowo menegaskan bahwa yang Pemerintah wajib ketahui dalam ekosistem transportasi online bukan hanya ada komponen driver ojol dan aplikator, tapi juga ada komponen konsumen, tenant dll, nah tidak ada salahnya Pemerintah hadir sebagai fasilitator ekosistem transportasi online, bahkan sesuai konstitusi UUD 45, negara wajib hadir untuk melindungi dan mensejahterakan rakyat nya.

 

“Ya, dapat di analogikan kalau ada bis swasta, ada juga bis di kelola negara, begitu pula di dalam ekosistem transportasi online, ada yg di kelola swasta dan ada juga di kelola negara, maka kami usulkan agar kehadiran negara dalam ekosistem transportasi online sebagai fasilitator melalui pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) bidang transportasi online berbasis koperasi jelas ini bukan bertujuan untuk memonopoli ekosistem transportasi online, tapi justru sebagai alternatif, jangan takut soal modal mendirikan BLU Transportasi online berbasis koperasi, dari pada beli saham gojek, mendingan pemerintah bikin BLU Transportasi online berbasis koperasi”pungkas Ign Wibowo.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Wali Kota Lubuk Linggau Terima Audiensi IKPM, Dukung Peringatan 1 Abad IKPM

Andi Ledi Lubuk Linggau

09 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menerima audiensi Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Modern (IKPM) di kediaman pribadi Wali Kota, Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, H Rachmat Hidayat menyampaikan Pemkot Lubuk Linggau akan selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan IKPM. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah dengan ulama, khususnya para alumni Pondok Modern …

Wali Kota Buka Sosialisasi Pengelolaan LB3 Bagi Pelaku Usaha Penghasil LB3

Andi Ledi Lubuk Linggau

07 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat membuka Sosialisasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) bagi pelaku usaha penghasil LB3, baik medis maupun nonmedis, di Cinema Hall Lantai 5 Pemkot Lubuk Linggau, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Wujudkan Lubuk Linggau Bersih, Sehat, Aman, Nyaman, Maju dan Sejahtera – Lubuk Linggau Juara”. Dalam …

Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

Masyarakat Nahdliyyin tidak Hendaki Muktamar NU ke 35 menuju ke 2029

dito

07 Sep 2026

NasionalPos.com-Jakarta Pasca terselenggaranya Muktamar NU ke 35 di Tambak Beras Jombang Jawa Timur, tentunya memicu terjadinya pihak yang tidak setuju dengan hasil Muktamar NU ke 35, terkesan ada campur tangan penguasa hari ini, demikian di sampaikan ustadz Damuri Fikri kepada wartawan, Senin, 7/9/2026 di Jakarta.   “Ya, kesan muktamar NU ke 35 menjadi ajang mencari …

Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

x
x