- daerahDi Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak
- daerahMakan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati
- Top NewsPlt Asisten I Lepas Paskibraka Lubuk Linggau Ikuti Wawasan Kebangsaan ke IPDN Sumbar
- NasionalPernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian
- NasionalDugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

Soal Ijazah Jokowi, Intelijen Kecolongan?
Oleh: Ridwan Umar
(Direktur Lentera Keadilan Indonesia)
NasionalPos.com, Jakarta – Tulisan ini terinspirasi dari bincang-bincang santai dengan kawan – kawan aktivis. Usai kumandang Azan Isya, kami menunaikan sholat berjamaah. Setelahnya, seduhan kopi panas menemani perbincangan santai kami.
Awalnya, bincang ngalor ngidul hingga masuk ke tema yang lagi viral. Soal kasus ijazah Jokowi. Tampaknya, kian hari bukti-bukti semakin kuat mengarah pada dugaan ijazah Jokowi memang palsu. Publik menyaksikan bagaimana ilmu pengetahuan melalui kajian akademis Roy Suryo Cs tak berhenti untuk mengungkap dugaan ijazah palsu sang mantan Presiden.
Obrolan mengalir hingga sampai pada satu kesimpulan bahwa jika benar ijazah Jokowi itu palsu, maka bisa jadi intelijen kecolongan dan itu bisa berarti ada konspirasi besar dibalik ini semua.
Beberapa hari berselang, tepatnya Senin (26 Mei 2025) ramai diberitakan di media massa tentang Rismon Sianipar yang getol mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi diperiksa di Direktorat Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya.
Publik menilai ini aneh, karena Rismon diperiksa di Dir. Kamneg bukan di Direktorat Pidana Umum atau Direktorat Pidana Khusus. Beragam pendapat pun mencuat mengapa Rismon harus diperiksa di Dir. Kamneg? Ada yang mengaitkan posisi Jokowi sebagai mantan Presiden RI, sehingga kasus ini berpotensi ancaman terhadap keamanan Negara.
Namun, jika argument itu benar, maka pertanyaan selanjutnya, mengapa hanya Rismon yang diperiksa di Kamneg sementara Roy Suryo dan dr. Tifa yang selama ini bersama Rismon mempersoalkan ijazah Jokowo tidak ikut diperiksa di Kamneg? Apakah karena Rismon seorang ahli Forensik Digital dianggap yang paling ‘berbahaya’ membongkar kasus tersebut? Dan, jika ini menadi urusan Kamneg, maka tentu erat kaitannya dengan intelijen Negara.
Kembali ke perbincangan saya dengan kawan aktivis senior itu. Kami menyimpulkan bahwa jika benar ijazah Jokowi itu palsu, maka kemungkinan ada konspirasi sehingga intelijen kecolongan.
Begini, Jokowi berbekal ijazah itu bisa melenggang dari Walikota Solo lalu Gubernur DKI Jakarta hingga Presiden RI dua periode (2014 – 2024).
Apa iya, seseorang bisa menduduki posisi Gubernur Ibukota Negara yang menjadi pusat kekuasaan tanpa diketahui rekam jejaknya (profiling) oleh intelijen? Apalagi menjadi Presiden sampai dua periode.
Intelijen tentu memiliki kemampuan untuk melakukan profiling dengan mengumpulkan informasi detail tentang seorang Cagub apalagi Capres. Intelijen memiliki sumber daya lengkap termasuk agen-agen lapangan untuk menelusuri rekam jejak sang cagub, capres bahkan tokoh berpengaruh. Jangan kaget, kalau sampai tempat nongkrong dan ngopi seorang tokoh bisa diketahui. Itulah tugas profiling intelijen yang bertujuan untuk menjaga keamanan Negara.
Nah, jika Ijazah Jokowi benar palsu, apakah intelijen kecolongan? Sebab, intelijen yang bekerja untuk Negara tentu sudah memprediksi dampak yang bisa ditimbulkan jika seseorang yang memanipulasi identitasnya bisa lolos menjadi pemimpin Negara. Ini tak hanya akan berdampak pada stabilitas politik dan keamanan, tapi juga soal integritas sang pemimpin dan kepercayaan publik serta image Negara di mata dunia internasional.
Dalam sebuah perhelatan demokrasi atau pesta Pemilu, maka intelijen berperan penting dalam menjaga potensi terjadinya kekacauan, provokasi dan manipulasi.
Tapi kok bisa lolos ijazah Jokowi itu? (jika memang benar palsu). Jika benar intelijen kecolongan, siapa yang bermain dan apa targetnya? Adakah konspirasi besar sehingga intelijen kecolongan? Kita tonton saja, siapa elit yang bersuara pro, kontra atau bungkam dan seperti apa endingnya.
Wallahualam bissawab.
dito
13 Okt 2026
NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …
Taufik Hidayat
12 Okt 2026
Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …
- Banyuwangi
11 Okt 2026
BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …
- Banyuwangi
11 Okt 2026
BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …
- Banyuwangi
08 Okt 2026
PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …
- Banyuwangi
07 Okt 2026
PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …
21 Nov 2024 2.457 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.879 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
28 Jul 2025 1.639 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
17 Mei 2022 1.638 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.538 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.502 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.319 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.