Home » Nasional » daerah » Ketua Komisi IV DPRD Pessel : Balimau Paga Perkuat Adat dan Siapkan Diri Sambut Ramadan 1447 H

Ketua Komisi IV DPRD Pessel : Balimau Paga Perkuat Adat dan Siapkan Diri Sambut Ramadan 1447 H

Primadoni,SH 16 Feb 2026 164

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com – Ketua Komisi IV DPRD Pesisir Selatan, Efrianto Datuak Rajo Panjang, menegaskan bahwa tradisi Balimau Paga bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum sakral untuk memperkuat adat sekaligus mempersiapkan diri menyambut Ramadan 1447 Hijriah.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Balimau Paga di Mesjid Akbar Baiturrahman Painan, Senin (16/2), bersama Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.

Menurut Efrianto, kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan adat menjadi wujud nyata komitmen menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

Ia menilai, ketika unsur legislatif dan eksekutif hadir berdampingan dengan ninik mamak dan tokoh adat, hal itu mengirimkan pesan kuat tentang kebersamaan dalam merawat warisan leluhur.

“Ketika pemerintah daerah ikut hadir dan terlibat, ini menjadi semangat baru bagi kaum ninik mamak untuk tetap konsisten memelihara adat dan tradisi sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelestarian adat bukan hanya tanggung jawab lembaga adat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Balimau Paga sendiri merupakan tradisi membersihkan pagar makam leluhur menjelang Ramadan yang telah lama mengakar di Pesisir Selatan.

Namun, dalam pandangan Efrianto, makna tradisi tersebut jauh melampaui kegiatan fisik semata.

Baca Juga :  Pemkab Pessel Serahkan Hibah Tanah 2 Hektar untuk Bulog Sumatera Barat

Ia menyebut Balimau Paga sebagai simbol penghormatan kepada para pendahulu sekaligus pengingat bahwa generasi hari ini berdiri di atas perjuangan mereka.

Tradisi ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Minangkabau.

Di tengah perubahan sosial yang cepat, nilai kebersamaan seperti ini dinilai penting untuk terus dirawat agar tidak tergerus individualisme.

Efrianto juga menekankan dimensi spiritual dalam Balimau Paga. Membersihkan pagar makam, katanya, melambangkan upaya membersihkan hati dari noda dan dosa sebelum memasuki bulan suci.

Momentum ini semakin bermakna karena bertepatan dengan datangnya Ramadan, bulan penuh rahmat dan ampunan.

“Ramadan adalah hadiah dari Allah SWT bagi umat Muslim untuk penghapusan dosa dan penyempurnaan ibadah,” ungkapnya.

Ia mengajak masyarakat Pesisir Selatan memanfaatkan Ramadan sebagai kesempatan memperbaiki kualitas ibadah.

Menurutnya, Ramadan harus menjadi titik balik untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.

“Mari kita niatkan Ramadan tahun ini menjadi Ramadan terbaik untuk meraih pengampunan Allah SWT,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyampaikan bahwa Balimau Paga merupakan warisan budaya yang telah mengakar kuat, khususnya di Nagari Painan.

Baca Juga :  Yonif Raider 300 Ajak Anak-Anak Penyintas Gempa Cianjur Trauma Healing di Kolam Renang Tirta Raider 300

Ia menegaskan tradisi tersebut bukan sekadar ritual membersihkan pagar kuburan, melainkan simbol nilai luhur yang diwariskan nenek moyang.

Menurutnya, terdapat tiga makna utama dalam Balimau Paga, yakni penghormatan kepada leluhur, penguatan silaturahmi, dan persiapan spiritual menyambut Ramadan.

“Membersihkan pagar adalah simbol membersihkan hati dari segala kotoran dan dosa,” tegasnya.

Ia juga mengajak generasi muda terlibat aktif dalam kegiatan adat agar nilai budaya tetap hidup dan tidak menjadi sekadar cerita masa lalu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD dari Dapil I Pesisir Selatan, Ketua KAN Nagari Painan, ninik mamak, serta Bundo Kanduang.

Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sebagai cerminan sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku adat.

Menjelang akhir kegiatan, doa bersama dipanjatkan agar Ramadan membawa keberkahan bagi Nagari Painan dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Bagi Efrianto, Balimau Paga dan Ramadan merupakan dua momentum yang saling menguatkan dalam membangun masyarakat.

Adat menjaga identitas, sementara Ramadan menyucikan jiwa dan memperkuat keimanan.

Keduanya, menurut dia, menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat Pesisir Selatan yang beriman, berbudaya, dan berpegang teguh pada nilai luhur warisan leluhur.***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
DPW BARA Sumbar Dikukuhkan, Siap Himpun Generasi Muda Progresif dan Berdampak bagi Masyarakat

Zulwandi

29 Okt 2026

Padang, Nasionalapos.com — Barisan Muda Rico Alviano (BARA) terus memperkuat konsolidasi organisasi dengan mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BARA Sumatera Barat. Bertempat di Axana Hotel, Kamis (29/10-2026). Organisasi kepemudaan yang menjadi wadah relawan pendukung Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rico Alviano, S.T., ini hadir untuk menghimpun generasi muda yang progresif, solutif, dan …

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Risnaldi Ibrahim : Ajak Generasi Muda Pessel Patriotik, Gigih, dan Berempati

Primadoni,SH

28 Okt 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di GOR H. Ilyas Yacub, Rawang Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (28/10/2026). Dalam amanat tersebut, generasi muda Kabupaten Pesisir Selatan diajak untuk menanamkan karakter patriotik, gigih, dan …

Foto Disebar dan Dituduh Berutang, Anggun Anesya Seret Pelaku ke Jalur Hukum

Taufik Hidayat

27 Okt 2026

BANDAR LAMPUNG – Persoalan penyebaran foto disertai tudingan mengenai utang di media sosial berujung pada langkah hukum. Anggun Anesya resmi membuat laporan di Polresta Bandar Lampung pada 27 Oktober 2026 terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui tulisan atau gambar yang disebarkan kepada publik. Berdasarkan tanda terima laporan yang diperlihatkan kepada redaksi, laporan tersebut …

Tak Terima Pohon Damar Dicuri : Warga Pekon Way Sindi Hanuan Tempuh Jalur Hukum

Taufik Hidayat

27 Okt 2026

Pesisir Barat – Seorang warga Pekon Way Sindi Hanuan, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Mizar, melaporkan dugaan pencurian tiga batang pohon damar miliknya yang diperkirakan telah berusia sekitar 25 tahun.

Sambut HUT ke-25, Demokrat Sumbar Gelar Donor Darah dan Aksi Langit Biru

Zulwandi

24 Okt 2026

Padang, Nasionalpos.com —– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Barat menggelar aksi sosial berupa donor darah dan kegiatan bersih-bersih lingkungan bertajuk Langit Biru. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT partai yang dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah daerah di Sumatera Barat. Sekretaris DPD Partai Demokrat …

Kawal Demokrasi Tingkat Pekon, Polsek Pesisir Utara Pastikan Kampanye Aman

Taufik Hidayat

24 Okt 2026

Pesisir barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilihan Peratin (Pilratin), Polsek Pesisir Utara melaksanakan pengamanan kegiatan kampanye di Pekon Penengahan, Kecamatan lemong, Kabupaten Pesisir Barat. Sabtu, 24/10/2026. Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan kampanye berjalan dengan aman, …

x
x