Home » Nasional » Diduga Minta Uang Damai Rp50 Juta, Anggota Ditresnarkoba Polda Jatim Dilaporkan ke Propam

Diduga Minta Uang Damai Rp50 Juta, Anggota Ditresnarkoba Polda Jatim Dilaporkan ke Propam

- Banyuwangi 05 Jun 2026 1

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM –

Dugaan praktik tangkap lepas dan pemerasan dengan “uang damai” yang melibatkan oknum Ditresnarkoba Polda Jatim kembali mencuat setelah Hp salah satu dari dua orang penyalahguna yang dibawa oknum anggota kepolisian dipakai untuk melakukan kejahatan.

Adapun awal mula kejadian tangkap lepas dengan uang damai tersebut terjadi pada hari Kamis, 7 Mei 2026, sekira pukul 16:00 wib,di wilayah Desa Tapan, Kec. Muncar, Kab Banyuwangi. Dimana dua terduga penyalahguna berinisial DY (27), dan MJ (65).

Menurut pengakuan terduga MJ (65) dirinya telah membayar permintaan uang damai 50jt kepada anggota yang diketahui berpangkat Aiptu berinisial MSD dari Unit l Subdit lll Ditreskoba Polda Jatim.

Selain memberi uang damai terduga MJ (65) menyatakan empat buah hp Android dan satu buah I Phone, milik dirinya serta rekanya DY (27) tersebut yang dibawa oleh anggota berinisial MSD berpangkat Aiptu, yang tak kunjung dikembalikan sangat disesalkan oleh terduga dikarenakan dibuat melakukan tindakan kejahatan.

Baca Juga :  PMKRI Tegas Menolak Operasi PT Gag Nikel di Raja Ampat : Demi Keadilan Ekologis dan Martabat Masyarakat Adat

” Beberapa kontak di Hp saya di kirimi pesan singkat WhatsApp agar mentrasfer sejumlah uang dengan memberikan no rekening akun E Walet Go Pay milik saya dan akan memberikan barang dengan harga murah, karena hal tersebut saya disamperin beberapa orang dengan marah-marah, dan menuntut saya agar memberikan Narkoba atau uangnya dikembalikan ” sesal MJ (65).

Saat kita lakukan klarifikasi dihari Senin, tanggal 11 Mei 2026, kepada Kompol Hendro selaku Kanit l Subdit lll Ditreskoba Polda Jatim, menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah dipriksa Propam, dan juga Propam memerintahkan Aiptu MSD untuk mengembalikan uang 50jt tersebut beserta barang yang telah ia amankan.

” Yang bersangkutan sudah dipriksa Propam mas, dan hari ini disuru propam kembalikan uang kepada yang bersangkutan ” terang Kompol Hendro, Jumat (05/06).

Baca Juga :  Pesan NU Circle untuk Presiden Prabowo: Hasil TKA Jeblok Berdampak pada Rp1.123,4 triliun Potensi Kerugian Negara

Namun saat dikonfirmasi kembali, dihari Kamis, 4 Juni 2026, terkait belom dikembalikannya uang serta empat HP Android dan satu I Phone milik kedua terduga serta adanya perbuatan tindakan kejahatan dengan memakai nomor terduga MJ (65) untuk menipu beberapa orang di kontak terduga, Kompol Hendro mengungkapkan dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

” Mas. Aku gak ngerti perkara itu. Karena diluar sepengetahuanku. aku minta maaf ” tandas Kompol Hendro yang sekarang menjabat Kasat Reskoba Polresta Malang Kota.

Sementara ini Direskoba Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Kurniawan, saat kita mintai tanggapan terkait hal yang dilakukan bawahanya tersebut belom memberikan tanggapan sampai berita ini ditayangkan.

(Tim).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Indonesia, Masuk Tiga Besar Nilai Tertinggi Festival Musik Internasional

- Banyuwangi

31 Mei 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah asal Kabupetan Banyuwangi di kancah internasional. Dua bersaudara, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Bumi Blambangan bahkan Indonesia dalam ajang Champs Universal Music Festival (CUMF) 2026 yang berlangsung di Johor, Malaysia. Tidak sekadar meraih gelar juara di kategori masing-masing, keduanya juga …

x
x