Home » Nasional » Mobil Siaga Kelurahan Kampung Melayu Sulit Diakses, Warga Terpaksa Minta Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Banyuwangi

Mobil Siaga Kelurahan Kampung Melayu Sulit Diakses, Warga Terpaksa Minta Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Banyuwangi

- Banyuwangi 05 Jun 2026 78

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM –

Pelayanan mobil siaga kesehatan atau ambulans di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi, menjadi sorotan setelah seorang warga mengaku kesulitan mendapatkan kendaraan operasional tersebut saat keluarganya dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan medis segera, Minggu (07/06/2026).

Peristiwa itu dialami keluarga Astutik, warga Lingkungan Jajang Penatu RT/RW : 02/02, Kelurahan Kampung Melayu Banyuwangi. Saat kondisi kesehatan Astutik memburuk dan membutuhkan rujukan ke rumah sakit, anaknya berupaya mencari bantuan mobil ambulans yang selama ini diketahui sebagai kendaraan operasional kesehatan bagi masyarakat setempat.

Menurut keterangan keluarga, mereka terlebih dahulu mendatangi salah satu staf Kelurahan Kampung Melayu untuk meminjam ambulans. Namun staf tersebut disebut hanya mengarahkan agar keluarga langsung mendatangi rumah sopir ambulans dan berjanji akan membantu menghubungi melalui telepon. Sayangnya, sesampainya di rumah sopir, keluarga mendapat informasi dari istrinya bahwa yang bersangkutan sedang tidak berada di rumah.

Baca Juga :  Lembaga Pemberdayaan dan Kreativitas Masyarakat Indonesia (LPKMI) Gelar Rapat Persiapan Lomba Mewarnai

Kondisi tersebut membuat keluarga kebingungan karena kebutuhan ambulans saat itu bersifat mendesak. Mereka mempertanyakan mekanisme pelayanan mobil siaga kesehatan yang selama ini digunakan sebagai fasilitas penunjang masyarakat. “Mobil siaga atau ambulans itu sebenarnya untuk masyarakat yang membutuhkan atau bagaimana? Karena saat kondisi darurat justru sulit diakses,” ungkap pihak keluarga.

Tidak hanya itu, keluarga juga mengaku berupaya mencari nomor telepon Lurah Kampung Melayu, Aris, untuk meminta bantuan dan klarifikasi. Namun menurut pengakuan mereka, tidak ada pihak yang bersedia memberikan nomor kontak tersebut dengan alasan tidak mengetahui atau tidak memiliki nomor yang dimaksud.

Baca Juga :  Satgas OMP Rinjani Polda NTB Cek Kesiapan Pengamanan Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur NTB di Lotara

Di tengah situasi yang mendesak, keluarga akhirnya menghubungi layanan ambulans dari Dompet Dhuafa di Tukang Kayu Banyuwangi. Alhamdulillah mendapat Respons cepat yang diberikan membuat Astutik berhasil mendapatkan transportasi menuju rumah sakit dan segera memperoleh penanganan medis di RSUD Blambangan Banyuwangi.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait kesiapsiagaan pelayanan ambulans kelurahan, khususnya dalam kondisi darurat kesehatan. Warga berharap pihak Kelurahan Kampung Melayu dapat memberikan penjelasan serta melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan mobil siaga agar fasilitas yang tersedia benar-benar dapat diakses masyarakat ketika dibutuhkan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Warga Desak APH & Satpol PP Banyuwangi “JANGAN TUTUP MATA!!! Aduan Masyarakat Jangan Diabaikan

- Banyuwangi

10 Jul 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Dugaan masih beroperasinya aktivitas Prostitusi Terselubung di kawasan PAKEM, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, kembali menuai sorotan masyarakat. Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat penegak hukum (APH), agar segera turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar sekaligus mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya …

Saling Tuding dan Saling Lapor, Konflik Perawat dan Security di Puskesmas Krui Masuk Ranah Hukum

- Banyuwangi

10 Jul 2026

Pesisir Barat, Nasinalpos.com – Sebuah Peristiwa memalukan yang mencoreng nama baik Dunia Medis di kabupaten Pesisir Barat Lampung kini menjadi sorotan masyarakat, Salah Seorang tenaga pengamanan (Security) berinisial AD diduga terlibat perkelahian dengan seorang tenaga kesehatan (perawat) berinisial AH di UPTD Puskesmas Krui Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat saat ada seorang pasien membutuhkan rujukan …

HUT ke 58 ORARI Momentum Untuk mengembalikan ORARI sesuai dengan Marwahnya

dito

09 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada Peringatan HUT ke 58 ORARI, saat yang tepat untuk melakukan refleksi oleh seluruh Komponen ORARI, baik pengurus maupun anggota, demikian di sampaikan oleh Ketua Umum ORARI Pusat hasil Munaslub ORARI 2022, Suryo Susilo YBØJTR kepada wartawan, Kamis, 9 Juli 2026 di Jakarta “Saat ini ORARI masih dalam kondisi yang memprihatinkan,” menurut Suryo. …

Akademisi: Implementasi Pasal 33 UUD 1945, Prabowo Sedang Diuji Melawan Oligarki dan Kapitalisme Global

Dhio Justice Law

09 Jul 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Ekonom senior Fuad Bawazier menilai implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hingga kini belum berjalan secara maksimal. Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menghadapi ujian besar untuk membuktikan bahwa pembangunan ekonomi nasional benar-benar berpijak pada amanat konstitusi. Sebagai keynote speaker dalam Seminar “Konflik Geopolitik dan Ancaman Krisis …

Urban Farming Wahana Efektif Manfaatkan Hasil Pemilahan Sampah”

dito

06 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Urban farming atau urban agriculture adalah kegiatan budidaya tanaman atau memelihara hewan ternak di dalam dan di sekitar wilayah kota besar (metropolitan) untuk memperoleh bahan pangan atau kebutuhan lain.   Di Daerah Khusus ibukota Jakarta, keberadaan Urban farming, nampaknya sudah semakin berkembang dan di budidayakan, di antara urban farming yang tumbuh berkembang di …

Kepala Sekolah dan Humas SMKN 1 Banyuwangi Bungkam, Dugaan Penjualan Seragam Tuai Pertanyaan Publik

- Banyuwangi

03 Jul 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com –  Diduga penjualan seragam sekolah kepada peserta didik baru di SMKN 1 Banyuwangi menuai sorotan publik. Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah wali murid mengaku diarahkan membeli paket seragam usai dinyatakan lolos dan melakukan daftar ulang. Salah seorang wali murid bahkan menunjukkan bukti pembayaran yang Diduga berkaitan dengan pembelian seragam tersebut, Jumat (03/07/2026). Praktik …

x
x