Home » Nasional » daerah » Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni Buka Simulasi Gempa dan Tsunami di Shelter Rawang Painan

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni Buka Simulasi Gempa dan Tsunami di Shelter Rawang Painan

Primadoni,SH 05 Nov 2025 97

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, secara resmi membuka kegiatan simulasi gempa dan tsunami yang berlangsung di Shelter Rawang Painan, Nagari Painan Utara, Kecamatan IV Jurai, pada Rabu (5/11). Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam.

Simulasi tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait. Acara berlangsung selama satu hari dan menjadi ajang evaluasi serta penguatan koordinasi antarlembaga dalam menghadapi potensi bencana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, serta berbagai stakeholder lainnya. Kehadiran para pejabat daerah menandakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan mitigasi bencana di wilayah pesisir.

Peserta simulasi terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, BPBD, Dinas Kesehatan, Kesbangpol, RSUD, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, Kelompok Siaga Bencana Nagari (KSB), serta elemen masyarakat lainnya. Mereka bersama-sama mengikuti rangkaian latihan yang meniru kondisi nyata saat terjadi gempa bumi dan tsunami.

Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai simulasi ini sebagai bentuk kesiapan nyata masyarakat dan aparat dalam menghadapi ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Baca Juga :  Wujudkan Kebijakan Disdik Sumbar,  SMKN 1 Painan Antar Langsung Ijazah ke Rumah Alumni

“Kegiatan ini sangat penting untuk membangun sinergi dan komitmen yang kuat dalam penanganan bencana gempa dan tsunami. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi,” ujar Hendrajoni.

Bupati menegaskan, Pesisir Selatan merupakan salah satu daerah di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana gempa dan tsunami. Hal ini disebabkan oleh letak geografis kabupaten tersebut yang berada di sepanjang pantai barat Pulau Sumatera dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia.

“Oleh karena itu, kewaspadaan dan kepedulian semua pihak sangat diperlukan. Kita harus selalu siap dan tanggap terhadap potensi bencana agar dapat meminimalisir korban jiwa maupun kerugian materi,” lanjutnya.

Simulasi yang dilakukan meliputi tahapan evakuasi mandiri, penanganan korban, koordinasi antarinstansi, hingga pengelolaan posko darurat. Kegiatan ini dimaksudkan agar setiap peserta memahami peran masing-masing dalam situasi darurat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekitar agar lebih memahami jalur evakuasi, tanda peringatan dini, serta tindakan penyelamatan diri saat gempa dan tsunami terjadi. Antusiasme warga terlihat tinggi selama simulasi berlangsung.

Baca Juga :  Satgas Preemtif terus bergerak Sosialisasikan Pilkada Damai 2024

Menurut Kepala BPBD Pesisir Selatan, kegiatan simulasi ini merupakan agenda rutin yang akan terus ditingkatkan setiap tahun. Pihaknya berkomitmen untuk memperluas cakupan pelatihan hingga ke seluruh nagari rawan bencana di wilayah pesisir.

“Melalui latihan seperti ini, kita berharap masyarakat lebih siap dan tidak panik jika suatu saat bencana benar-benar terjadi. Kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam mengurangi risiko bencana,” ujarnya.

Bupati Hendrajoni menambahkan, pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Upaya ini mencakup pengadaan sarana evakuasi, peningkatan kapasitas aparatur, serta sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kesiapsiagaan harus dimulai dari individu dan keluarga,” tegasnya.

Kegiatan simulasi diakhiri dengan evaluasi bersama untuk menilai efektivitas jalur evakuasi dan koordinasi di lapangan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan perbaikan bagi pelaksanaan simulasi di masa mendatang.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Pesisir Selatan semakin sadar akan pentingnya kesiapsiagaan bencana serta memiliki kemampuan tanggap darurat yang lebih baik. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjadikan mitigasi bencana sebagai prioritas utama pembangunan wilayah.***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perluas Akses Informasi, Bawaslu Pesisir Selatan Distribusikan X-Banner PPID ke Sejumlah Kantor Layanan Publik

Primadoni,SH

23 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), terus memperluas akses informasi bagi masyarakat dengan mendistribusikan X -Banner tata cara akses informasi Bawaslu kepada sejumlah intantansi pemerintah yang memberikan pelayanan publik. ” Pendistribusian X-Banner merupakan bukti komitmen Bawaslu terhadap Keterbukaan Informasi Publik (KIP), ” kata anggota Bawaslu …

SMAN 3 Painan Wakili Pesisir Selatan, Tim Provinsi Lakukan Verifikasi Penilaian Sekolah Sehat Paripurna

Primadoni,SH

22 Jul 2026

Pessel , Nasionalpos.com – SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menerima kunjungan Tim Verifikasi Penilaian Sekolah Sehat Paripurna Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (22/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan tahapan verifikasi lapangan setelah sekolah itu dipercaya mewakili Kabupaten Pesisir Selatan dalam ajang Penilaian Sekolah Sehat Paripurna tingkat provinsi. Tim verifikasi dipimpin Kepala Biro …

Poros Rawamangun Desak Terbentuk nya Team Investigasi Terbengkalai nya Gedung SDN yang Roboh

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Kondisi memprihatinkan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang dibiarkan rusak selama hampir dua tahun menuai kritik dari berbagai kalangan.   Lambannya penanganan sekolah tersebut menjadi ironi, mengingat lokasinya berada di Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun kepada wartawan, Rabu, …

Dr. Itje Chodidjah: Pembelajaran Harus Disesuaikan dengan Karakter Generasi Saat Ini

Primadoni,SH

18 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com – Praktisi Pendidikan, Konsultan Pelatihan Guru, dan Edukator Independen Dr. Itje Chodidjah, M.A. mengimbau para guru di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik yang hidup di era yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Imbauan tersebut disampaikan Dr. Itje saat menjadi …

Disdik Pessel Gelar Temu Pendidikan Nusantara XIII, Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Tantangan Pendidikan

Primadoni,SH

18 Jul 2026

Pessel , Nasionalpos.com– Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Temu Pendidikan Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang diikuti seluruh kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP, serta guru pengawas dari berbagai sekolah di Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan berlangsung di Gedung Painan Convention Center (PCC), Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka …

Konfercab PWI Pessel Digelar 25 Juli, Tiga Calon Perebutkan Kursi Ketua

Primadoni,SH

17 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com– Tiga calon akan bersaing memperebutkan kursi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, dalam Konferensi Kabupaten (Konfercab) yang dijadwalkan berlangsung di Aula Pertemuan SMKN 1 Painan, Sabtu, 25 Juli 2026. Konfercab merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk memilih ketua periode kepengurusan berikutnya sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi …

x
x