Home » Ekonomi » Guna Membantu Tingkatkan Relasi Bisnis Indonesia-Rusia, PPIR Sambut Baik Di bukanya Kantor Rusindo

Guna Membantu Tingkatkan Relasi Bisnis Indonesia-Rusia, PPIR Sambut Baik Di bukanya Kantor Rusindo

dito 24 Okt 2024 121

NasionalPos.com, Jakarta-  Bertempat di lantai 38 Plaza Office Tower yang berada di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 24/10/2024, telah berlangsung peresmian dan sekaligus pembukaan kantor PT Rusindo, yang merupakan perusahaan menghubungkan, mempertemukan, serta membantu para pengusaha  Rusia dan para pengusaha Indonesia, agar bisa melakukan hubungan bisnis, baik dalam bentuk investasi maupun dalam bentuk kerjasama perdagangan.

Dalam kesempatan ini, Mr Ruslan Bayranov pimpinan di PT Rusindo ini menyampaikan bahwa maksud dan tujuan di bukanya kantor PT Rusindo, adalah untuk mefasilitasi pengusaha Russia dan pengusaha Indonesia agar bisa bekerja di kantor ini untuk membicarakan berbagai peluang bisnis baik yang ada di Rusia maupun di Indonesia.

“ Kami berterima kasih atas kehadiran tamu undangan baik dari kalangan perwakilan masyarakat Indonesia dan pengusaha Indonesia, maupun dari teman-teman dari Rusia yang berada di Indonesia, pada pembukaan kantor ini yang di harapkan dapat bermanfaat bagi membantu memajukan hubungan perdagangan Rusia-Indonesia, serta semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara tersebut.” Ucap Mr Ruslan Baynarov

Sementara itu, pada acara hadir Din Syamsudin sebagai anggota Strategic Alliance Russia based Islamic World (Aliansi Strategis Dunia Islam yang berbasis di Rusia), di acara ini, Din Syamsudin mengatakan sangat menyambut gembira atas di bukanya kantor Rusindo ini, yang bisa menjadi sarana strategis yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kerjasama bisnis pengusaha Indonesia dan pengusaha Rusia.

Baca Juga :  Pemerintah Harus Satu Suara dalam Pembahasan RUU Kelautan

“ Apalagi dalam kondisi kekinian, posisi Rusia di dunia International, semakin menguat, dan ini merupakan situasi yang tepat bagi pengusaha Indonesia dan pengusaha Rusia agar bisa saling melakukan aktivitas perdagangan atau bisnis, dan adanya kantor ini, diharapkan dapat memberikan solusi tepat untuk mempermudah hubungan bisnis Rusia-Indonesia, sekali lagi saya ucapkan selamat atas di bukanya kantor ini.”ucap Din Syamsudin yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Hal senada juga dikatakan Didit HA Ratam  Ketua Kadin  dan juga ketua Komite Bilateral Rusia, Belarusia, Georgia, serbia dan bosnia-herzegovina, ia mengatakan bahwa dengan telah di bukanya kantor Rusindo ini, tentu di harapkan dapat membentu percepatan perkembangan relasi bisnis pengusaha Indonesia-Pengusaha Rusia, baik dalam hal memberikan informasi mengenai peluang bisnis-investasi dari Indonesia dan juga dari Rusia, maupun dalam hal administrasi atau apapun yang selama ini menjadi kendala terhadap hubungan bisnis ke dua belah negara tersebut, mudah-mudahan kantor ini memberikan solusi dan sekaligus sarana yang efektif untuk meningkatkan hubungan perdagangan Indonesia-Rusia.

“Pokoknya di harapkan dengan adanya kantor ini, relasi bisnis Rusia-Indonesia, nggak perlu lagi berbelit-belit, langsung transaksi, transaksi dan transaksi yang tentunya saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.” Tukas Didit HA Ratam.

Baca Juga :  APBD 2023 Dipastikan Ketua DPRD DKI Jakarta, Penuhi Skala Prioritas

Di acara ini, Suryo Susilo Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) mengatakan bahwa keberadaan kantor Rusindo ini sangat di butuhkan bagi mempermudah terbentuknya relasai bisnis maupun hubungan perdagangan antara pengusaha Indonesia dengan pengusaha Rusia, oleh karena itu dirinya memberikan apresiasi keberadaan kantor ini, apalagi di tengah hubungan persahabatan Indonesia-Rusia yang nampak semakin meningkat, serta semakin harmonis, sehingga sangat tepat sekali keberadaan kantor Rusindo sebagai ruang bertemunya para pengusaha dari Indonesia dan Rusia untuk saling bertukar informasi, bernegosiasi dan kemudian di lanjutkan dengan transaksi.

Selain itu, PPIR juga mengharapkan dengan dibukanya kantor Rusindo yang sekaligus merupakan kantor Friendship Society with Indonesia, akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengenal Rusia, sehingga hubungan persahabatan antara dua negara yang tahun depan memasuki usia ke 75 tahun dapat semakin erat, dan dapat meningkatkan kerjasama tidak saja di bidang ekonomi, tetapi juga di bidang pendidikan, sosial budaya, dll. untuk kemajuan bersama”.

“ Untuk itu, di kesempatan ini, kami dari PPIR mengucapkan selamat atas di bukanya kantor Rusindo ini, semoga semua pihak dapat merasakan manfaat positif dari keberadaan kantor ini. Terima kasih.”tandas Suryo Susilo.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

x
x