- daerahFKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi
- daerahPlaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta
- Top NewsWakil Bupati berharap kegiatan undian ini dapat semakin memotivasi masyarakat untuk meningkatkan budaya menabung
- Top NewsDPRD Musi Rawas Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025
- Top NewsKetua DPRD Musi Rawas Hadiri Musrenbang Dalam Rangka Penyusunan RKPD Tahun 2027

Hadapi Dampak Resesi Dunia Dengan Perkuat Ekonomi Rakyat Menengah Bawah
NasionalPos.com, Jakarta– Sinyal-sinyal bahwa ekonomi dunia berpotensi alami resesi pada 2023 kian tampak, yakni dengan adanya tren kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan hampir banyak negara di dunia secara bersamaan, serta belum adanya tanda-tanda berakhirnya perang Rusia-Ukraina, serta munculnya permasalahan krisis energy, menjadi permasalahan yang dapat memicu terjadinya resesi, meski begitu, Sri Mulyani percaya diri dengan menyebut bahwa perekonomian Indonesia masih cukup sehat dan aman dari ancaman resesi. Hal itu didasarkan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2022 yang berada di jalur positif dan inflasi yang masih terkontrol.
Sementara itu, penjelasan Menkeu Sri Mulyani mengenai Resesi Dunia, mendapatkan tanggapan beragam dari berbagai kalangan, diantaranya dari Faisal Saleh pengamat social politik, kepada awak media yang menghubunginya, ia mengatakan saat ini Memang kondisi ekonomi dalam negeri dan global dalam kedaan tidak menentu. Karena itu harapan nya Pemerintah dapat mengelola keuangan negara dengan prinsip efisien dan tepat sasaran. Setiap rupiah yang dikeluarkan menambah nilai pertumbuhan bagi seluruh lapisan masyarakat khusus lapisan menengah bawah yang secara kwantitatif sangat besar.
“ Dampak resesi dunia, yang diprediksi bakal terjadi tahun 2023 tersebut, tentunya bukan hanya mempengaruhi roda perekenomian nasional maupun daerah, melainkan juga dapat berimplikasi pada kehidupan politik dan social masyarakat “ungkap Faisal Saleh kepada wartawan, Senin, 3 Oktober 2022 di Jakarta
Menurut Faisal, Resesi global sebenarnya pernah terjadi pada 2020 tetapi resesi lebih disebabkan karena krisis kesehatan. Pada tahun ini, ancaman resesi global juga kian menjadi nyata. Perang Rusia-Ukraina, kebijakan moneter ketat, serta lonjakan harga pangan dan energi membuat ekonomi global akan melambat. Ancaman resesi global yang semakin nyata bisa menjadi bumerang bagi perekonomian Indonesia. Dampak negatif perlambatan ekonomi global bisa merembet melalui jalur ekspor hingga pasar keuangan, Tekanan inflasi yang tinggi, terutama pangan, bisa semakin membebani kelompok tidak mampu. Angka kemiskinan dikhawatirkan akan naik karena pendapatan mereka sebagian besar habis untuk konsumsi pangan.
“Adapun dampak sosialnya, jelas akan menimbulkan permasalahan bertambahnya pengangguran, kemudian harga kebutuhan hidup semakin melonjak maka akan mempengaruhi perilaku masyarakat untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan berbagai cara, kondisi inilah yang dapat memicu terjadinya kriminalitas, efek lainnya adalah meningkatnya tingkat kecemasan masyarakat, “ungkap Faisal
Nah situasi tersebut, lanjut Faisal, apabila dibiarkan begitu saja, maka bakal ada kecenderungan munculnya perilaku social yang menyimpang dari masyarakat, terutama dari kalangan generasi milineal, misalnya, dengan adanya tekanan ekonomi yang tinggi, karena resesi, maka untuk melampiaskan kecemasan itu, mereka mudah tersulut emosinya, sehingga bisa memicu terjadinya tawuran, tindakan kriminal dengan beragam modus operandi, termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital, dengan gambaran tersebut, Indonesia harus bersiap terhadap segala kemungkinan dari dampak resesi global tersebut. Apalagi, kondisi perekonomian Indonesia juga cukup terpukul dengan pandemi Covid-19 yang menghasilkan jumlah warga miskin yang semakin banyak.
“Kondisi ini diharapkan harus segera diantisipasi, karena itu diperlukan langkah strategis yang sudah semestinya dipersiapkan oleh Pemerintah dan juga DPR, mungkin hari ini, seperti dikatakan Menkeu Sri Mulyani bahwa kondisi ekonomi Nasional aman dan sehat, tapi kita tidak tahu, jika tiba-tiba saja resesi dunia hadirnya diluar prediksi kita, lebih cepat dari yang kita prediksi, maka diperlukan langkah antisipasi, terutama antisipasi dampak social di masyarakat, jika resesi global itu terjadi,”tukas Faisal Saleh.
Faisal Saleh juga mengingatkan merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia, indikator ekonomi Indonesia seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, transaksi berjalan, neraca pembayaran Indonesia (NPI), hingga ekspor impor masih sangat baik. Namun, nilai tukar terus melemah dan menunjukkan kinerja yang buruk, karena itu diperlukan langkah antisipasi, misalnya dengan memperkuat daya beli, resesi ekonomi bisa diatasi dengan membuat kebijakan dan proyek-proyek strategis untuk membangun iklim investasi agar investor tertarik menanamkan modalnya kembali.
“Kami juga berharap, pemerintah juga melakukan langkah antisipasi terhadap dampak resesi dunia, dengan melakukan edukasi kepada masyarakat, agar mengubah perilakunya melalui gerakan hidup hemat, tidak konsumtif, dan lebih focus pada prioritas pemenuhan kebutuhan hidup, ya, Resesi Dunia itu sebuah keniscayaan, jadi jangan cemas, hadapi dengan Penggunaan Anggaran tepat sasaran, dan juga dengan Perkuat Ekonomi Rakyat Menengah Bawah”pungkas Faisal Saleh (*dit)
Suryana Korwil Jabar
13 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …
dito
12 Apr 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Perwakilan dari 27 calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci , dengan di Damping Kuasa Hukum dari LBH Madani Berkeadilan kembali mendatangi kediaman Rodianah selaku Pemilik PT. Arrasyid Amanah Travel yang beralamat di Jl. H. Taimin No. 14 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara, untuk menuntut hak-haknya yang sampai …
Dewi Apriatin
11 Apr 2026
*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka* Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …
Dewi Apriatin
10 Apr 2026
Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …
- Banyuwangi
07 Apr 2026
BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …
- Banyuwangi
07 Apr 2026
BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …
21 Nov 2024 1.691 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.398 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.282 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.218 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.213 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
09 Jul 2025 1.174 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.083 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.