Home » Headline » Kodim 1710/Mimika Gelar Tradisi Korps Pindah Satuan dan Purna Tugas

Kodim 1710/Mimika Gelar Tradisi Korps Pindah Satuan dan Purna Tugas

Dame.T 27 Okt 2025 357

Timika,NasionalPos.com — Komando Distrik Militer (Kodim) 1710/Mimika menggelar tradisi korps bagi prajurit yang melaksanakan pindah satuan, masuk satuan, serta purna tugas. Kegiatan berlangsung di Pendopo Darmawangsa, Makodim 1710/Mimika, Senin (27/10/2025), dipimpin langsung Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf M. Slamet Wijaya.

Acara yang diikuti seluruh keluarga besar Kodim 1710/Mimika tersebut bertujuan mempererat kebersamaan, kekompakan, dan silaturahmi antarpersonel. Tradisi korps ini juga menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian prajurit selama bertugas di satuan tersebut.

Baca Juga :  PP-ISKA Sikapi Dinamika Politik Pilkada 2024 Beserta Solusinya

Dalam amanatnya, Letkol Inf M. Slamet Wijaya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para personel yang berpindah tugas maupun memasuki masa purna bakti.

“Saya selaku Komandan Kodim 1710/Mimika, secara pribadi dan atas nama keluarga besar Kodim 1710/Mimika, mengucapkan selamat kepada Kapten Inf Belli G. Rachmad beserta enam orang lainnya yang akan bertugas di satuan baru. Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Kodim 1710/Mimika,” ujar Dandim.

Baca Juga :  Berbagai Komunitas Ojol Gelar Aksi solidaritas Penggalangan Dana bagi Korban Bencana di Sumbar, Sumut dan Aceh

Dandim menegaskan, tradisi korps bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat soliditas dan menumbuhkan semangat pengabdian prajurit dalam menjalankan tugas di wilayah binaan.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan cenderamata, sesi foto bersama, serta ucapan selamat dari seluruh anggota sebagai wujud kebersamaan dan penghargaan terhadap rekan-rekan yang telah menuntaskan masa tugasnya. (red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x