Home » Nasional » daerah » Misa Pembaharuan Janji Imamat & Krisma Keuskupan Agung Pontianak

Misa Pembaharuan Janji Imamat & Krisma Keuskupan Agung Pontianak

dito 08 Apr 2023 257

NasionalPos.com, Pontianak– Bertempat di Gereja Katedral Santo Yoseph Pontianak, Rabu 6 April 2023 telah diadakannya misa pembaharuan janji imamat dan misa krisma Keuskupan Agung Pontianak dengan mengusung Tema Rekoleksi menjelang Tri Hari Suci yaitu Menjadi Sahabat Dalam Perjalanan Umat.

Dalam rekoleksi sehari semalam itu Uskup Agustinus mengambarkan bagaimana materi menampilkan figus Paus Fransiskus yang menjadi sahabat kepada siapapun, mulai dari orang yang paling tinggi hingga paling hina sekalipun.

Uskup Keuskupan Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus menitikberatkan Karena imam dipanggil menjadi sahabat dalam perjalanan, tentu gaya kepemimpinannya bukan lagi tampil sebagai guru apalagi instructor tapi gaya kepemimpinan yang dianjurkan dan yang diminta dari para imam adalah mendampingi dan menemani dalam perjalanan.

Baca Juga :  Aksi Unras Forum P3SRS Nasional Di Balaikota, Ditolak Warga Apartemen Puri Kemayoran, Lantaran Diduga Memanipulasi Fakta dan Tendensius

Misa krisma dihadiri hampir 100-an imam yang bertugas diwilayah Keuskupan Agung Pontianak dan dihadiri ratusan biarawan-biarawati dan umat untuk mendoakan dan mendukung panggilan mereka dalam satu panggilan imamat.

Dalam homilinya Uskup Agustinus mengajak kembali para imam untuk melihat ketika Yesus mengutus para muridnya. Ada dua intruksi yang tegas dari Yesus ada dalam Injil Markus.

Pertama Yesus mengutus para murid itu berdua-dua, hal itu juga selaras dalam pengertian bahwa imam tidak bisa berjalan sendiri, dan harus berjalan bersama orang lain.

“Jadi makna berdua-dua itu sangat dalam. Minimal kalau ada sesuatu masalah bisa didiskusikan dan bisa mengambil keputusan secara bersama dengan pertimbangan diskusi,” ujar Uskup Agustinus.

Baca Juga :  Safari ke Daerah, Puan Mengaku Dapat Tugas dari Megawati

Kedua, Yesus mengingatkan bahwa membawa hal yang seperlunya. Jika anda diterima dalam sebuah keluarga tinggalah agak lama disana.

Menurut Uskup Agustinus ini juga maknanya besar. Jika berpergian ke sebuah tempat dan kita tidak diterima maka ibaskanlah kaki yang berdebu sebagai tanda bahwa manusia apapun profesinya tetap satu martabat.

Dalam homili itu Uskup Agustinus mau menekankan semangat persaudaraan yang paling pokok adalah mau melayani dan menyadari bahwa mereka tidak bisa berjalan sendiri.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
UU Pengaturan Reforma Agraria: Dibuat Instan, Lahir Sumir, Rentan di Uji Materiil ke MK

dito

05 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta- Di sela-sela aktivitasnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, advokat Andi Darwin R. Ranreng, S.E., S.H. dari Kantor Hukum DRR Associate menyampaikan catatan kritis atas Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria yang baru saja di sahkan DPR RI tanggal 24/9/2026.   Dalam kesempatan ini, Ia menyampaikan dukungannya terhadap reforma agraria, akan tetapi ia menilai …

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Tahun anggaran 2026 belum berakhir, tapi catatan hitam dugaan korupsi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sudah menggunung, dari hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan mengungkap 5 kasus dugaan korupsi dengan total nilai fantastis mencapai lebih dari setengah triliun rupiah, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, Minggu, 4/10/2026 di Jakarta. …

Permasalahan Dokter dan Dokter Gigi Asing Berpraktik Di Indonesia

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Presiden Prabowo pada pidato di Rapat Paripurna DPR dalam rangka HUT Kemerdekaan ke 81, mengemukakan mengenai kemungkinan mengundang dokter dari negara lain untuk praktik di Indonesia untuk waktu yang terbatas.   Hal ini untuk mengatasi kekurangan yang menurutnya, Indonesia kini membutuhkan setidaknya 84.781 dokter umum, 127.580 dokter gigi, dan 55.712 dokter spesialis. …

TB.Massa Djafar: Ada Resiko Konflik Dibalik Jalan Soft Prabowo

Dhio Justice Law

04 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle kabinet dengan pendekatan politik lunak (soft approach). Langkah penataan ulang konfigurasi kekuasaan itu merupakan upaya menghindari konfrontasi terbuka menghadapi dinamika politik yang melibatkan figur-figur yang diasosiasikan dengan lingkaran mantan Presiden Joko Widodo atau dikenal dengan sebutan “Geng Solo”. Pengamat politik yang juga Ketua Program Studi …

Wujudkan Seleksi Anggota KND Partisipatif, Menteri Sosial Harus Batalkan Kepmensos 130/2026, Pokja Lapor ke Ombudsman RI

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta – Koalisi Nasional Pokja Implementasi UU Penyandang Disabilitas menyatakan menolak terbentuknya panitia seleksi anggota Komisi Nasional Disabilitas yang dibentuk melalui Keputusan Menteri Sosial Nomor 130/HUK/2026 tentang Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Periode 2026-2031 (Kepmensos 130/2026), yang di sahkan oleh kementerian Sosial, 4 Agustus 2026 lalu, demikian yang di …

Diduga Kuat Terjadi Penyimpangan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 di Desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo

Andi Ledi Lubuk Linggau

02 Okt 2026

NasionalPos.com – Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 di Desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, menjadi sorotan. Sejumlah kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa diduga tidak tepat sasaran dan berpotensi terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, terdapat dugaan penyimpangan pada beberapa program pembangunan dan …

x
x