Home » Headline » Pemilihan Rektor Unima Di Kotori oleh Dugaan Praktek Plagiat Salah Seorang Calon Rektornya

Pemilihan Rektor Unima Di Kotori oleh Dugaan Praktek Plagiat Salah Seorang Calon Rektornya

dito 25 Jan 2025 332

NasionalPos.com, Manado- Pembatalan Pemilihan Rektor di Universitas  Negeri Manado (Unima) yang pernah terjadi beberapa Tahun silam, kini nampaknya peristiwa tersebut bakal terulang Kembali, pasalnya Salah seorangcalon rektor  diduga terlibat praktek plagiarisme saat mengikuti pendidikan S3 untuk gelar Doktor di Universitas Negeri Jakarta.

Tentunya permasalahan tersebut mengundang reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat, khususnya dari kalangan masyarakat akademik, yang menyayangkan terulangnya Kembali kasus mencemari dunia Pendidikan tinggi di tanah air.

Salah seorang pemerhati Pendidikan di Kota Manado, yang enggan menyebut namanya, kepada awak media, ia mengungkapkan bahwa kasus praktek dugaan plagiarisme yang dilakukan salah satu calon rektor Unima. Bahkan Program Studi yang diikuti di UNJ tersebut ternyata tidak sesuai dengan ijin yang dikeluarkan oleh Kemendikbud RI Ketika itu.

Selain itu,menurut penuturannya,  dari hasil penelusuran berbagai sumber informasi yang menyebutkan bahwa  artikel The Urgency of Digital Capital and Community Intervention in Developing the Poteniial of Local Superior Product for Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Jambi” yang telah dipublikasikan di Jurnal Akuntansi Manado Vol.4, Nomor 2 Tahun 2023 pada 31 Agustus 2023, bukanlah karya tulis dari Joseph Philip Kambey bersama dengan dua orang penulis lainnya, melainkan hasil karya tulis Reza Prayoga adalah pemilik aslinya dan memiliki hak penuh atas karya tersebut..

“ Sudah ada bukti kuat bahwa terduga Joseph Philip Kambey, telah melakukan Tindakan plagiarisme karya tulis yang mencemarkan dunia Pendidikan Tinggi, untuk itu yang bersangkutan tidak pantas mencalonkan diri sebagai Rektor di Unima, bahkan sebaiknya yang bersangkutan sepatutnya dianulir sebagai peserta pilrek Unima, karena institusi Pendidikan Tinggi seharusnya menjunjung tinggi etika moral, tapi justru dirinya melanggar etika moral yang mencemarkan dunia Pendidikan tinggi.”ucap pemerhati Pendidikan tersebut, kepada wartawan, Jumaat, 24/1/2025 malam di Manado.

Baca Juga :  Tinjau Penanganan Banjir di Parigi Moutong, Menteri Basuki Instruksikan Penanganan Dari Hulu hingga Hilir

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa berdasarkan Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017 Pasal 4 huruf m tentang Persyaratan Pemimpin PTN (Rektor) tidak pernah melakukan plagiat, sehingga dengan persyaratan ini Joseph Philip Kambey sudah gugur sebagai calon rector Universitas Manado

Tidak hanya itu, imbuhnya, pihaknya juga mempertanyakan gelar Doktor yang disandang calon rektor Unima Joseph Philip Kambey. Pasalnya,  gelar itu diperoleh pada tahun 2013 atas nama Program Studi Ilmu Manajemen Program Doktor (S3) Pada Universitas Negeri Jakarta, sedangkan perijinan Program Studi (Prodi) S3 Ilmu Manajemen (tidak ada konsentrasi MSDM) UNJ, dikeluarkan oleh Kemendikbud berdasarkan melalui SK Mendikbud RI 1 Nomor 152/E/O/2013 tanggal 26 April 2013.

“ Fakta tersebut, tentunya bertentangan dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 sebagaimana telah diubah dengan PP RI Nomor 66 Tahun 2010 dalam Pasal 182, sehingga hal tersebut semakin menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak mengindahkan peraturan tersebut.”tandasnya

Selain itu, Ia juga menjelaskan, bahwa terdapat ketidaksesuaian antara Nomenklatur Program Studi dalam Keputusan Mendikbud dengan Program Studi dalam Ijazah dan Transkrip Joseph Philip Kambey. Joseph Philip Kambey dinyatakan lulus oleh UNJ, dengan gelar Doktor dalam bidang Ilmu Manajemen Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Sementara SK Mendikbud RI Nomor 152/E/O/2013 kepada UNJ untuk Program Studi Ilmu Manajemen Program Doktor (S3).

Dengan demikian nomenklatur program studi Joseph Philip Kambey adalah Doktor (S3)/Ilmu Manajemen Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia tidak sesuai dengan nomenklatur dalam SK Mendikbud RI yaitu Program Studi Doktor (S3) Ilmu Manajemen.

Ia juga membeberkan, mengenai masa studi S3 yang diikuti calon rektor Unima Joseph Philip Kambey tidak wajar, karena merujuk kembali SK Mendikbud RI Nomor 152/E/O/2013, izin penyelenggaran program studi Doktor (S3) Ilmu Manajemen di UNJ ditetapkan pada tanggal 26 April 2013.

Baca Juga :  10 ℅ Hasil Migas Teluk Jakarta, diduga buat Bancakan, Gubernur DKI harus evaluasi Direksi Jakpro

Sementara itu, berdasarkan Ijazah dan transkrip akademik Joseph Philip Kambey di Program (Doktor) S3/Ilmu Manajemen Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dinyatakan lulus pada tanggal 01 Oktober 2013.

“Artinya durasinya tidak sampai 6 bulan lamanya. Selain itu berdasarkan SUKET UNJ surat ijin operasional prodi S3 Ilmu Manajemen tahun 2010 hanya ijin internal UNJ yang semestinya harus ijin dari Kemendikbudristek. Sehingga kami berkesimpulan ijin prodi tersebut diduga illegal,” tegasnya

Dari hasil penelusuran dari berbagai sumber informasi, di temukan adanya kejanggalan dalam transkrip akademik calon rektor Unima Joseph Philip Kambey saat studi di UNJ, yakni Mata Kuliah yang dikontrak terakhir adalah Disertasi (14 SKS) pada saat semester II 2012/2013 (semester ini berjalan antara bulan Januari-Juli tahun 2013).

Sementara, menurut ijazah dan transkrip akademik Joseph Philip Kambey, dinyatakan lulus 01 Oktober 2013. Hal ini berarti saat dinyatakan lulus, Joseph Philip Kambey sudah berada dalam Semester I 2013/2014.

“Dengan demikian, secara administratif akademik, yang bersangkutan tidak sah atau tidak resmi sebagai mahasiswa disaat dinyatakan lulus program Doktor (S3), Sehingga menjadi jelas bahwa ijazah yang bersangkutan terindikasi kuat bermasalah. Kami yang mewakili suara masyarakat dunia Pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di Manado mendesak Mendiktisaintek agar segera menganulir pencalonan Josep selaku calon rektor Unima periode 2025-2030 untuk menjaga Marwah institusi pendidikan, selain itu tindakan yang bersangkutan telah mengotori pemilihan Rektor di Unima”pungkas pemerhati Pendidikan yang tidak berkenan di sebut identitasnya

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Viviannne Vernetta Wangsa Memukau Panggung Awarding Banyuwangi Ethno Carnival, Suara Emas Generasi Muda Gaungkan Pesona Budaya Blambangan

- Banyuwangi

03 Agu 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM  – Penampilan penyanyi muda berbakat Viviannne Vernetta Wangsa menjadi salah satu sajian paling memikat dalam malam Awarding Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026. Dengan membawakan lagu legendaris Banyuwangi “Grajagan Banyuwangi”, Viviannne sukses mencuri perhatian para tamu undangan, pegiat seni, pelaku budaya, serta masyarakat yang memadati lokasi acara. Di bawah sorotan lampu panggung, Viviannne tampil …

A.DARWIN R. RANRENG SH,MH : DUA LEMBAGA NEGARA BERSENGKETA ATAS TANAH YANG BUKAN MILIK MEREKA, TAPI TANAH ITU MILIK WARGA NEGARA YANG TIDAK PERNAH MENJUALNYA

dito

02 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Terkait sengketa tanah di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang sedang diperebutkan antara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI dan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan tersebut.   Kepada wartawan yang menghubungi, Minggu, 2 Agustus 2026 di Makassar, Andi Darwin R. Ranreng SH, MH, selaku Kuasa Hukum dari Hj. Magdalena Demunic / …

HUT Ke-75 SMPK Santo Yusup Banyuwangi Berlangsung Spektakuler, Pentas Seni Kolosal “PARAKRAMAH” Teguhkan Karakter, Budaya, dan Semangat Pancasila

- Banyuwangi

02 Agu 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM  – Gemuruh tepuk tangan ribuan penonton memenuhi arena pertunjukan saat SMPK Santo Yusup Banyuwangi sukses menggelar pentas seni kolosal bertajuk PARAKRAMAH (Sukma Sang Ksatria) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, Sabtu (1/8/2026). Pertunjukan megah yang menjadi puncak rangkaian perayaan tersebut tidak hanya menyuguhkan hiburan berkualitas, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang …

SMAN 3 Painan Juara I Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Tingkat Sumbar, Siap Wakili Provinsi ke Ajang Nasional

Primadoni,SH

01 Agu 2026

PADANG, Nasionalpos.com  – SMAN 3 Painan berhasil meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Tingkat Provinsi Sumatera Barat dan berhak mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih setelah tim SMAN 3 Painan mengungguli SMAN 1 Padang dan SMA IT ICBS Payakumbuh pada babak final yang digelar di Hotel Santika Padang, Sumatera …

Wali Kota Lubuk Linggau Lantik 143 ASN, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Andi Ledi Lubuk Linggau

31 Jul 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachimat Hidayat melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional, guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah, kepala dan tata usaha Puskesmas, serta mengangkat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Lubuk …

Asisten II Hadiri Lomba Cepat Tepat Juara 2026, Dorong Generasi Muda Lubuk Linggau Berpikir Kritis

Andi Ledi Lubuk Linggau

30 Jul 2026

NASIONALPOS.COM/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H Emra Endi Kesuma menghadiri Lomba Cepat Tepat Juara Tahun 2026 yang digelar di Gedung Embun Semibar Universitas PGRI Silampari (UNPARI), Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Linggau Pos Group tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang …

x
x