Home » Headline » Pj Gubernur Ingatkan Pentingnya Landasan Kokoh Menuju Indonesia Emas 2045

Pj Gubernur Ingatkan Pentingnya Landasan Kokoh Menuju Indonesia Emas 2045

dito 23 Jul 2023 134

NasionalPos.com, Jakarta- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menghadiri acara Seminar Potensi Anak dengan tema “Sadari Potensi Diri, Menyongsong Masa Depan” di Gedung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Minggu 23/7/2023

Dalam acara tersebut, Pj Gubernur menyoroti pentingnya menciptakan landasan kokoh bagi anak untuk menyongsong Indonesia Emas pada 2045.

“Saya juga mengajak semua pihak, baik orang tua, guru, tenaga pendidik, dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama memberikan perhatian dan dukungan optimal bagi tumbuh kembang anak. Bersama kita ciptakan landasan kokoh bagi masa depan gemilang anak bangsa,” ujarnya.

Landasan kokoh sangat diperlukan, imbuh Heru, karena berdasarkan hasil pengamatannya langsung berkeliling ke sekolah-sekolah di Jakarta.

Dari kunjungan itu, dapat diketahui memang tantangan luar biasa buat para pelajar adalah HP atau online. Untuk itu, perlu menggali dan mengarahkan potensi minat para pelajar agar mampu meraih potensi emasnya di 2045.

Baca Juga :  KABINET GEMUK BAKAL HADAPI TANTANGAN TRANSFORMASI MENUJU INDONESIA EMAS ATAU CEMAS??

“Saya sering keliling sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Anak-anak menghadapi tantangan yang sangat besar, yaitu perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi,” terangnya.

Pj Gubernur juga mengingatkan, agar semua pihak dapat meningkatkan potensi diri yang ada dalam diri anak-anak. Salah satunya, dengan membantu anak-anak dapat memilih minat dan bakat sesuai dengan potensi diri dan karakter masing-masing untuk masa depan mereka.

Ia menyambut baik seminar potensi anak yang digelar Persatuan Jaksa Indonesia (Perjasa) tersebut, yang diadakan untuk memperingati Hari Anak Nasional 2023 sekaligus merayakan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63.

“Tentunya apresiasi dan terima kasih kepada pengurus pusat Persatuan Jaksa Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan bermanfaat ini. Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 dan selamat Hari Anak Nasional ke-39. Semoga kebersamaan kita pada hari ini menjadi ladang inspirasi untuk terus berjuang dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang unggul dan berkualitas,” tandasnya.

Baca Juga :  Pengurus Pusat FSP-FAKES KSPI Gelar Rakernas & Diklat keanggotaan

Dalam kegiatan tersebut, Heru juga berkesempatan melihat hasil karya anak-anak. Ia pun tertarik membeli sebuah lukisan dengan judul “Tuapun Masih Manfaat” karya Anita dari SMK Negeri 28 Jakarta.

“Saya beli satu lukisan dengan judul Tuapun Masih Manfaat. Lukisan ini memberikan arti bahwa kita harus terus berkarya, menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk bangsa ini tanpa batas umur. Maka saya tertarik untuk membelinya,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Umum Perjasa Amir Yanto mengharapkan, dengan adanya seminar potensi anak ini, Perjasa dan Pemprov DKI dapat berkontribusi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia untuk masa mendatang.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

x
x