- NasionalPernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian
- NasionalDugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya
- TNI-POLRISemakin humanis satpas sim tegal hadir layani masyarakat dengan ramah dan profesionalisme,membuat rakyat merasa terlayani dan di hargai
- daerahUnbrah Jadi Tuan Rumah Rakernas APTFI 2026, Diikuti 880 Peserta dari Berbagai Perguruan Tinggi Farmasi
- Top NewsSekda Pimpin Rakor Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan

24 Ribu Masyarakat Miskin Menanggung Tunggakan BPJS Pasisie Rancak, Program Tipu – tipu Bupati Rusma Yul Anwar ?
Pessel, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), di bawah kepemimpinan Rusma Yul Anwar (RA) dinilai telah gagal dalam memberikan perlindungan dasar bidang kesehatan untuk masyarakat dikabupaten tersebut.
Sebab program BPJS Pasisie Rancak Yang digadang-gadangkan mampu memberikan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat miskin dikabupaten itu tidak aktif lagi. Akibat non aktifnya BPJS Pasisie Rancak tersebut, sebanyak 24 ribu penduduk miskin harus menanggung tunggakan Iyuran BPJS Pasisie Rancak yang merupakan program andalan oleh Bupati Rusma Yul Anwar.
Kekecewaan ini semakin dirasakan masyarakat setelah Pemkab Pessel memiliki kebijakan melakukan pengaktifan peserta baru BPJS Kesehatan Pasisia Rancak sebanyak 3.247 orang lagi sejak 1 November hingga Desember tahun ini.
Sementara yang sudah terjebak tunggakan puluhan ribu saat ini, belum terlihat solusi kongrit yang akan dilakukan untuk menyelesaikannya.
Hal itu ditegaskan Anggota Komisi III DPRD Pessel, Ardiul, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), kepada wartawan Jumat (22/11) di Painan.
“Jika Pemkab Pessel memang peduli terhadap jaminan kesehatan masyarakat miskin, semestinya yang dituntaskan itu adalah 24 ribu masyarakat miskin yang terjebak dengan tungggakan saat ini. Sebab bila tidak ada upaya untuk menyelesaikan dengan segera, maka tunggakannya akan semakin membesar atau menggunung,” kata Ardiul.
Ia menilai pengaktifan peserta baru BPJS Pasisia Rancak di penghujung tahun itu, ada indikasi kepentingan politik Pilkada.
“Saya katakan demikian, sebab masyarakat miskin yang masuk sebagai peserta baru BPJS Pasisia Rancak ini, bisa saja diarahkan untuk memilih salah satu pasangan calon yang mereka anggap berjasa untuk mendapatkan kartu tersebut. Tentunya dengan cara melakukan penyaluran sebelum masa pencoblosan dilakukan. Siapa kandidatnya, masyarakat tentu akan tahu sendiri,” ungkap Ardiul lagi.
Hal yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Pessel, Dani Sopian, ketika dihubungi Jumat (22/11).
“Semestinya penambahan peserta baru BPJS Pasisia Rancak yang berjumlah sebanyak 3.247 orang itu diaktifkan sejak awal Januari 2024. Bukan di awal November hingga Desember 2024 ini. Makanya ini menimbulkan kecurigaan. Sebab pola ini juga sudah pernah dilakukan menjelang pemilihan umum (Pemilu) Legislatif pada 14 Februari 2024 lalu,” ujarnya.
Ditambahkan Ardiul lagi bahwa sekarang sebagian besar masyarakat miskin yang mendapatkan kartu BPJS Pasisia Rancak menjelang Pemilu tanggal 14 Februari 2024 lalu itu, juga sudah banyak yang di off kan dengan alasan enam bulan tidak digunakan, dan masih tergolong pada keluarga produktif.
“Berdasarkan data yang saya dapatkan, per 1 September 2024, peserta BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung oleh Pemkab Pessel hanya 78,46 persen yang aktif dari 113 ribu lebih peserta jumlah Universal Health Coverage (UHC) Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD,” ujarnya.
Karena dari 113 ribu ada sebanyak 21,54 persen kartunya telah mati karena tidak dibayar, sehingga ada sebanyak 24 ribu lebih kartu BPJS penduduk miskin Pessel yang telah mati dan tidak bisa digunakan lagi.
“Jika ingin mengaktifkan kembali, maka masyarakat miskin ini harus membayarnya secara mandiri. Ini jelas sangat memberatkan, sebab diantaranya ada yang sudah off lebih dari 3 tahun. Makanya kebijakan ini bisa dikatakan menyakitkan bagi 24 ribu penduduk miskin yang terjebak tunggakan saat ini,” ujarnya.
Kepala BPJS Pessel, Rezna Afre Yanti, ketika dihubungi Padang Ekspres menjelaskan bahwa jumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD per 1 Oktober di daerah itu sebanyak 89.936 yang terdiri dari 83.000 JKSS dan 6.936 APBD Murni.
“Terhitung mulai 1 November 2024 Pemkab Pessel melakukan penambahan sebanyak 3.247 jiwa peserta baru. Berdasarkan penambahan itu, maka Pemkab Pessel sudah menganggarkan sebanyak 93.175 jiwa. Jumlah ini adalah dalam kondisi aktif,” jelasnya.
Terkait berapa jumlah peserta BPJS Kesehatan yang PBI bersumber dari APBD yang dinonaktifkan Pemkab Pessel per 1 Oktober 2024 dijelaskan Rezna mencapai 21,54 persen.
“Jumlah data UHC PBI APBD Pessel lebih kurang 113 ribu. Dari jumlah itu yang aktif per 1 Oktober 2024 hanya sebanyak 89.928 orang, atau sekitar 78,46 persen,” jelasnya.
Salah seorang warga masyarakat Painan, Syahrial mengatakan bahwa program yang diluncurkan oleh pemkab Pessel dibawah kepemimpinan Rusma Yul Anwar adalah program tipu-tipu.
” Ya, kalau menurut saya ini adalah program tipu-tipu, jadi akibat program BPJS Pasisie Rancak ini, masyarakat yang miskin harus menanggung tunggakannya, apa namanya ini, kalau bukan program tipu-tipu, urang lah tau ,” Ujarnya.
Don
Indri Kalteng
11 Okt 2026
Tegal- Nasionalpos.comPelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di jajaran Polres Tegal terus mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Petugas memberikan pelayanan dengan ramah, santun, serta membantu pemohon memahami setiap tahapan proses penerbitan SIM agar berjalan tertib, mudah, dan transparan. Dalam pelaksanaannya, masyarakat yang datang untuk mengurus SIM mendapatkan arahan dari petugas mulai dari proses pendaftaran, …
Zulwandi
10 Okt 2026
Padang, Nasionalpos. Com — Universitas Baiturrahmah (Unbrah) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis hingga Sabtu (8–10 Oktober 2026) di ZHM Grendzuri Hotel Padang, Sumatera Barat (Sumbar) diikuti sekitar 880 peserta dari berbagai perguruan tinggi farmasi di Indonesia. …
Andi Ledi Lubuk Linggau
08 Okt 2026
NASIONALPOS.COM//LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Sekda Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa memimpin rapat koordinasi Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (Corporate Social Responsibility) Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Kota Lubuk Linggau di Ruang Rapat Moneng Sepati Lt.5 Pemkot Lubuk Linggau, Kamis(8/10/2026) Dalam arahannya, H Trisko Defriyansa menekankan pentingnya kolaborasi …
Andi Ledi Lubuk Linggau
08 Okt 2026
NASIONALPOS.COM/Kabupaten musira Rawas – Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Rawas dalam rangka meninjau Marshalling Area (MA) Yonif TP 947/Pangeran Amin, yang berlokasi di kawasan Agropolitan Center Muara Beliti. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Musi Rawas, Wakil Bupati Musi Rawas, H Suprayitno. Dandim 0406 …
dito
07 Okt 2026
NasionalPos. com, Jakarta- Final dan Mengikat, Tetapi TIdak bisa bisu Praktisi Hukum Advokat Andi Darwin R. Ranreng saat di temui wartawan , Rabu, 7/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa semua pihak agar menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Menghormati putusan tidak cukup dengan menerima amarnya …
ardi
07 Okt 2026
NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …
21 Nov 2024 2.452 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.873 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.635 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.635 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.536 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.501 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.316 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.