Home » Nasional » daerah » 24 Ribu Masyarakat Miskin Menanggung Tunggakan BPJS Pasisie Rancak, Program Tipu – tipu Bupati Rusma Yul Anwar ?

24 Ribu Masyarakat Miskin Menanggung Tunggakan BPJS Pasisie Rancak, Program Tipu – tipu Bupati Rusma Yul Anwar ?

Primadoni,SH 23 Nov 2024 212

Pessel, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), di bawah kepemimpinan Rusma Yul Anwar (RA) dinilai telah gagal dalam memberikan perlindungan dasar bidang kesehatan untuk masyarakat dikabupaten tersebut.

Sebab program BPJS Pasisie Rancak Yang digadang-gadangkan mampu memberikan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat miskin dikabupaten itu tidak aktif lagi. Akibat non aktifnya BPJS Pasisie Rancak tersebut, sebanyak 24 ribu penduduk miskin harus menanggung tunggakan Iyuran BPJS Pasisie Rancak yang merupakan program andalan oleh Bupati Rusma Yul Anwar.

Kekecewaan ini semakin dirasakan masyarakat setelah Pemkab Pessel memiliki kebijakan melakukan pengaktifan peserta baru BPJS Kesehatan Pasisia Rancak sebanyak 3.247 orang lagi sejak 1 November hingga Desember tahun ini.

Sementara yang sudah terjebak tunggakan puluhan ribu saat ini, belum terlihat solusi kongrit yang akan dilakukan untuk menyelesaikannya.

Hal itu ditegaskan Anggota Komisi III DPRD Pessel, Ardiul, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), kepada wartawan Jumat (22/11) di Painan.

“Jika Pemkab Pessel memang peduli terhadap jaminan kesehatan masyarakat miskin, semestinya yang dituntaskan itu adalah 24 ribu masyarakat miskin yang terjebak dengan tungggakan saat ini. Sebab bila tidak ada upaya untuk menyelesaikan dengan segera, maka tunggakannya akan semakin membesar atau menggunung,” kata Ardiul.

Ia menilai pengaktifan peserta baru BPJS Pasisia Rancak di penghujung tahun itu, ada indikasi kepentingan politik Pilkada.

“Saya katakan demikian, sebab masyarakat miskin yang masuk sebagai peserta baru BPJS Pasisia Rancak ini, bisa saja diarahkan untuk memilih salah satu pasangan calon yang mereka anggap berjasa untuk mendapatkan kartu tersebut. Tentunya dengan cara melakukan penyaluran sebelum masa pencoblosan dilakukan. Siapa kandidatnya, masyarakat tentu akan tahu sendiri,” ungkap Ardiul lagi.

Baca Juga :  Pushidrosal Beri Pemantapan Pengetahuan Pasukan Khusus TNI AL Dengan Ilmu Survei Dan Pemetaan Hidro Oseanografi

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Pessel, Dani Sopian, ketika dihubungi Jumat (22/11).

“Semestinya penambahan peserta baru BPJS Pasisia Rancak yang berjumlah sebanyak 3.247 orang itu diaktifkan sejak awal Januari 2024. Bukan di awal November hingga Desember 2024 ini. Makanya ini menimbulkan kecurigaan. Sebab pola ini juga sudah pernah dilakukan menjelang pemilihan umum (Pemilu) Legislatif pada 14 Februari 2024 lalu,” ujarnya.

Ditambahkan Ardiul lagi bahwa sekarang sebagian besar masyarakat miskin yang mendapatkan kartu BPJS Pasisia Rancak menjelang Pemilu tanggal 14 Februari 2024 lalu itu, juga sudah banyak yang di off kan dengan alasan enam bulan tidak digunakan, dan masih tergolong pada keluarga produktif.

“Berdasarkan data yang saya dapatkan, per 1 September 2024, peserta BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung oleh Pemkab Pessel hanya 78,46 persen yang aktif dari 113 ribu lebih peserta jumlah Universal Health Coverage (UHC) Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD,” ujarnya.

Karena dari 113 ribu ada sebanyak 21,54 persen kartunya telah mati karena tidak dibayar, sehingga ada sebanyak 24 ribu lebih kartu BPJS penduduk miskin Pessel yang telah mati dan tidak bisa digunakan lagi.

Baca Juga :  Cegah Jakarta Tenggelam Akibat Krisis Air Tanah, Poros Rawamangun Usulkan Bentuk Satgas Pengawasan

“Jika ingin mengaktifkan kembali, maka masyarakat miskin ini harus membayarnya secara mandiri. Ini jelas sangat memberatkan, sebab diantaranya ada yang sudah off lebih dari 3 tahun. Makanya kebijakan ini bisa dikatakan menyakitkan bagi 24 ribu penduduk miskin yang terjebak tunggakan saat ini,” ujarnya.

Kepala BPJS Pessel, Rezna Afre Yanti, ketika dihubungi Padang Ekspres menjelaskan bahwa jumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD per 1 Oktober di daerah itu sebanyak 89.936 yang terdiri dari 83.000 JKSS dan 6.936 APBD Murni.

“Terhitung mulai 1 November 2024 Pemkab Pessel melakukan penambahan sebanyak 3.247 jiwa peserta baru. Berdasarkan penambahan itu, maka Pemkab Pessel sudah menganggarkan sebanyak 93.175 jiwa. Jumlah ini adalah dalam kondisi aktif,” jelasnya.

Terkait berapa jumlah peserta BPJS Kesehatan yang PBI bersumber dari APBD yang dinonaktifkan Pemkab Pessel per 1 Oktober 2024 dijelaskan Rezna mencapai 21,54 persen.

“Jumlah data UHC PBI APBD Pessel lebih kurang 113 ribu. Dari jumlah itu yang aktif per 1 Oktober 2024 hanya sebanyak 89.928 orang, atau sekitar 78,46 persen,” jelasnya.

Salah seorang warga masyarakat Painan, Syahrial mengatakan bahwa program yang diluncurkan oleh pemkab Pessel dibawah kepemimpinan Rusma Yul Anwar adalah program tipu-tipu.

” Ya, kalau menurut saya ini adalah program tipu-tipu, jadi akibat program BPJS Pasisie Rancak ini, masyarakat yang miskin harus menanggung tunggakannya, apa namanya ini, kalau bukan program tipu-tipu, urang lah tau ,” Ujarnya.

 

Don

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
22 Tahun Penantian Berakhir: UU Perlindungan PRT Disahkan, Negara Hadir untuk Pekerja Domestik

dito

23 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi tonggak historis dalam reformasi kebijakan ketenagakerjaan nasional. Setelah lebih dari dua dekade diperjuangkan, regulasi ini tidak hanya mencerminkan kemajuan legislasi, tetapi juga menjadi bentuk koreksi atas ketimpangan struktural yang selama ini menempatkan pekerja domestik dalam posisi rentan dan minim perlindungan. Secara empiris, urgensi kehadiran UU …

Satlantas Polres Sumenep Gelar Operasi Gabungan Bersama Bapenda, Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

22 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep menggelar kegiatan operasi gabungan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Selasa (21/04/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Pangarangan, Kabupaten Sumenep, dengan melibatkan personel Satlantas Polres Sumenep …

Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan, Polres Sumenep Tanam Mangrove

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

22 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Hari Polisi Wanita (Polwan) ke-78, serta Hari Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) ke-46, Polres Sumenep menggelar Gerakan Peduli Lingkungan melalui aksi penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Kundang Wetan, Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Rabu (22/4/2026) sore. Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut …

Wali Kota Bandung Dorong Sinergi Visioner LKP Hadapi Era Digital 5.0

Suryana Korwil Jabar

22 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Wali Kota Bandung, H. Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan di era digital. Hal tersebut di sampaikan dalam sambutannya pada acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun RA Kartini, Rabu (22/4/2026), di Graha Merah Putih Telkom Indonesia, Jalan Japati …

IPAL Tidak sesui Sop, Puskesmas Cililin Verifikasi SLHS SPPG Batulayang

Suryana Korwil Jabar

22 Apr 2026

Bandung barat, NasionalPos.com – Puskesmas Cililin melakukan verifikasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batulayang 007 yang berlokasi di Jalan Kampung Leuwi Nutug RT 01 RW 14, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat Kegiatan ini menyoroti sejumlah aspek penting, terutama kondisi instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menjadi syarat …

Panitia Musda Ke-III Resmi Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Bara

Admin Redaksi

21 Apr 2026

Pesisir Barat NASIONALPOS.com – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Ke- III DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Kabupaten Pesisir Barat untuk masa bakti 2026-20231 mendatang. Pengumuman ini disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat Lampung, pada Selasa 21 April 2026. Ketua …

x
x