Home » Nasional » daerah » Pemkab Pesisir Selatan Genjot Hilirisasi Gambir, Targetkan Jadi Pusat Ekspor Global

Pemkab Pesisir Selatan Genjot Hilirisasi Gambir, Targetkan Jadi Pusat Ekspor Global

Primadoni,SH 08 Nov 2025 283

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel ), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus mengakselerasi pengembangan industri pengolahan gambir sebagai komoditas unggulan daerah. Upaya ini menjadi langkah strategis menjadikan Pesisir Selatan sebagai pusat hilirisasi dan hub ekspor gambir berkelanjutan di tingkat global.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, menyampaikan komitmen tersebut dalam kegiatan Stakeholders Meeting yang digelar di Grand Basko Hotel Padang, Kamis (6/11/2025) malam. Pertemuan ini dihadiri perwakilan dari Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Pertanian RI, OPD provinsi dan kabupaten, akademisi, lembaga perbankan, serta para pelaku usaha dan industri gambir.

Dalam sambutannya, Risnaldi menegaskan bahwa gambir memiliki nilai ekonomi dan sosial yang besar, terutama bagi ribuan keluarga petani di Pesisir Selatan. “Indonesia menguasai sekitar 80 persen pasar gambir dunia, dan Pesisir Selatan merupakan salah satu daerah penghasil utama. Potensi ini tidak boleh berhenti pada penjualan bahan mentah. Kita harus masuk ke hilirisasi dan inovasi produk turunan bernilai tambah tinggi,” ujarnya.

Menurut Risnaldi, selama ini ekspor gambir dalam bentuk bahan mentah membuat nilai tambah lebih banyak dinikmati negara lain. Karena itu, pemerintah daerah bertekad mendorong percepatan hilirisasi agar petani dan pelaku usaha lokal memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.

Baca Juga :  Operasi Patuh Semeru 2024 Lumajang Gencarkan Razia Balap Liar dan Knalpot Brong

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan industri pengolahan gambir. “Kita tidak bisa lagi bekerja secara parsial. Akselerasi pengembangan industri pengolahan gambir hanya mungkin tercapai melalui kolaborasi yang sinergis lintas sektor,” tambahnya.

Risnaldi menjelaskan, Pemkab Pesisir Selatan telah menyiapkan tiga fokus kebijakan utama untuk memperkuat Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Gambir, yakni penguatan ekosistem industri dan teknologi pengolahan, peningkatan infrastruktur pendukung produksi dan distribusi, serta kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti perlunya dukungan lembaga keuangan dalam menyediakan pembiayaan berbunga rendah yang sesuai dengan karakteristik rantai produksi gambir. Selain itu, pemerintah daerah akan menggandeng akademisi dan kementerian terkait untuk memberikan pelatihan teknis dan peningkatan kualitas produk.

Risnaldi turut menekankan pentingnya diversifikasi produk turunan gambir, yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan farmasi, suplemen kesehatan, kosmetik, pewarna alami, hingga produk herbal modern. Ia meminta akademisi memperkuat riset aplikatif, sementara kementerian diharapkan memfasilitasi sertifikasi dan standardisasi produk agar mampu bersaing di pasar global.

Baca Juga :  Gifnil Imran Cup Resmi Ditutup, Perkuat Silaturahmi dan Pembinaan Sepak Bola di Kenagarian IV Koto Mudiak 

Selain peningkatan produksi, Risnaldi menegaskan bahwa aspek keberlanjutan menjadi faktor penentu daya saing. Produk gambir dari Pesisir Selatan diarahkan memenuhi sertifikasi internasional seperti Rainforest Alliance, Good Agricultural Practices (GAP), serta sistem traceability dari kebun hingga produk jadi.

“Pasar dunia semakin menuntut produk yang ramah lingkungan dan transparan asal-usulnya. Standar global bukan pilihan, tetapi keharusan,” ujarnya.

Risnaldi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyepakati agenda kolaboratif sebagai fondasi percepatan pengembangan gambir. Agenda tersebut meliputi penyusunan dokumen kesepahaman lintas sektor, peta jalan pengembangan jangka pendek dan menengah, serta pembentukan gugus tugas tindak lanjut.

“Mari kita jadikan pertemuan ini momentum untuk menyatukan langkah menuju Gambir Pesisir Selatan Unggul di Pasar Global. Kerja bersama akan menentukan keberhasilan kita,” tutupnya. ***

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Musda Ke III Partai Golkar Tetapkan Argento jadi Ketua DPD II Golkar Pesisir Barat Masa Bakti 2026-2031

Admin Redaksi

26 Apr 2026

NASIONALPOS.com Pesisir Barat – Musyawarah Daerah (Musda) III DPD Partai Golkar Pesisir Barat yang digelar hari ini resmi menetapkan Argento sebagai Ketua terpilih. Melalui prosesi yang berjalan khidmat dan demokratis, Argento kini memegang tongkat estafet kepemimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut di tingkat Kabupaten. Argento terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pesisir Barat dalam …

Panitia Musda Ke- III Resmi Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat

Admin Redaksi

26 Apr 2026

NASIONALPOS.com Pesisir Barat – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Ke- III DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Kabupaten Pesisir Barat untuk masa bakti 2026-20231 mendatang. Pengumuman ini disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat Lampung, pada Selasa 21 April 2026. Ketua …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Unjuk Rasa Terbesar? 5.000 Massa Siap Padati Kantor Bupati Banyuwangi

- Banyuwangi

25 Apr 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Sekitar 5000 massa direncanakan akan turun ke jalan dalam sebuah aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2026 di Depan Kantor Bupati Banyuwangi. Aksi ini digelar sebagai bentuk tuntutan masyarakat yang mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi segera mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator aksi,Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum. menyampaikan bahwa …

Serah Terima Kunci Rumah Parahyangan Garden City di Margaasih: Wujudkan Impian Hunian Nyaman dan Strategis

Suryana Korwil Jabar

25 Apr 2026

Bandung, 25 April 2026, ARMEDIA.NEWS – Momen yang dinanti-nantikan akhirnya tiba! Perumahan Parahyangan Garden City yang berlokasi di Jl. Nanjung, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, mengadakan acara serah terima kunci rumah bagi para pembeli unit huniannya. Acara ini menjadi bukti komitmen pengembang dalam menyelesaikan proyek lebih cepat dari waktu yang dijanjikan dan memberikan hunian …

x
x