Home » Headline » Komisi III DPR RI Didesak Evaluasi Penanganan Kasus Dugaan Pengadaan Tower BTS Oleh Jampidsus

Komisi III DPR RI Didesak Evaluasi Penanganan Kasus Dugaan Pengadaan Tower BTS Oleh Jampidsus

dito 24 Nov 2022 87

NasionalPos.com, Jakarta– Dalam penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan Tower BTS yang diselenggarakan oleh Kemenkomifo, sesungguhnya kinerja Jampidsus memang patut di apresiasi di karenakan berani membongkar kasus yang disinyalir berlangsung secara Terstruktur, Sistematis dan Massif, akan tetapi sepak terjang Jampidsus tersebut, nampaknya hanya sebatas kulit saja, tidak membongkar secara tuntas kasus tersebut yang merugikan negara trilyunan rupiah dan merugikan masyarakat yang sangat memerlukan teknologi internet untuk berkomunikasi maupun untuk mengakses informasi, terutama bagi masyarakat di daerah pedalaman, demikian disampaikan Ahmad Ritus Koordinator Jaringan Muda NTT kepada pers, Kamis, 24/11/2022 di Jakarta.

“Ini sangat mengherankan kami, jampidsus dalam menangani kasus ini, kami mencermatinya hanya kulitnya saja di kupas, sedangkan isinya tidak dibongkar”ucap Ahmad Ritus.

Menurut Ahmad Ritus, dirinya sudah menyampaikan pengaduan kepada pihak Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) sertakan data informasi hasil penelusuran yang diduga adanya keterlibatan DIP politisi Partai Nasdem yang sekarang menjadi tenaga akhli di lingkungan Kemenkominfo yang juga kolega dari Menkominfo Jhonny G Plate, yang semestinya pihak Jampidsus mengundang dan memeriksa yang bersangkutan dan juga Jhonny G Plate Menkominfo sebagai penanggungjawab atas pelaksanaan proyek pengadaan tower BTS, namun sampai sekarang, tidak melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, bahkan terkesan pengaduan tersebut diabaikan, padahal pengaduan tersebut mengarah pada membongkar isi, membongkar para pengambil kebijakan dilingkungan Kemenkominfo, yang diduga kebijakan tersebut menguntungkan pihak lain, kelompoknya, dan diduga juga menguntungkan secara pribadi, namun merugikan negara.

Baca Juga :  KPU Bakal Pertahankan Hasil Pemilu 2024 Saat Di sidang MK

“Nah, hal ini sebenarnya tidak boleh terjadi, karena itu kami mendesak Komisi III DPR RI untuk memanggil Jampidsus agar mengevaluasi kinerja mereka, ya, agar rakyat yang dirugikan oleh mereka itu terpenuhi rasa keadilannya, DPR RI jangan mendiamkan kasus ini donk, jangan ada politisasi dalam penanganan kasus ini, ya, semua harus dibongkar tuntas.”tukas Ahmad Ritus.

Baca Juga :  Terpantau Menguat 4,16 Poin IHSG, Pagi ini

Karena itu, lanjut Ahmad Ritus, demi terpenuhinya rasa keadilan masyarakat, dan demi tegaknya supremasi hukum, pihaknya sangat berharap Ketua Komisi III DPR RI segera memanggil Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung,  untuk meminta penjelasan  mengenai perkembangan kasus ini, yang saat ini masih nampak kurang memberikan dampak apapun bagi negara dan masyarakat yang terdampak dari kasus ini.

“Karena sampai sekarang Menkominfo Jhonny G Plate dan juga koleganya itu sesama satu partai, seakan-akan tidak tersentuh apapun, dipanggil nggak, diperiksa nggak, untuk itulah  Komisi III DPR RI sebagai mitra Jampidsus, jangan diam saja, dan jangan sampai rakyat menilai terjadi politisasi terhadap penanganan kasus tersebut”pungkas Ahmad Ritus. (*ed)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

x
x