Home » Headline » Taman di Kembangan Selatan Di Tinjau Pj Gubernur DKI Jakarta

Taman di Kembangan Selatan Di Tinjau Pj Gubernur DKI Jakarta

dito 19 Jan 2023 58

NasionalPos.com, Jakarta– Taman Hasil Penataan di Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, di tinjau Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Kamis, 19/1/2023.

Dalam peninjauan tersebut, Pj Gubernur Heru didampingi Asisten Deputi Bidang Budaya DKI Jakarta, Muhammad Mawardi; Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko; Camat Kembangan, Joko Suparno; dan Lurah Kembangan Selatan, RM Pradana Putra.

Dalam sambutannya, PJ Gubernur Heru Budi Hartono mengatakan taman yang ditinjau ini merupakan hasil penataan kawasan unggulan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat. Awalnya, area taman tersebut adalah kawasan yang kurang tertata rapi. Kemudian, area tersebut diubah menjadi kawasan unggulan berupa taman yang menjadi tempat interaksi warga dan ruang terbuka hijau, dan diharapkan  akan semakin banyak titik atau area yang dapat tertata rapi, baik itu menjadi taman dan kawasan unggulan, di wilayah DKI Jakarta.

“Jadi, ini contohnya. Karena, di setiap kelurahan, saya meminta satu lokasi yang awalnya kurang terawat, gelap, sekarang diubah menjadi kawasan unggulan yang bagus, tertata rapi dan indah,” kata Pj Gubernur Heru.

Lebih lanjut, Pj Gubernur Heru menyampaikan, setiap kelurahan di enam wilayah DKI Jakarta memiliki satu titik lokasi yang dijadikan kawasan unggulan berupa taman hasil penataan. Dengan demikian, ada 267 kawasan unggulan berupa taman hasil penataan di DKI Jakarta.

Baca Juga :  Penggunaan QRIS Bagi UMKM di Danau Toba Bangkitkan Ekonomi

“Jadi, saya menyerahkan kepada lurah. Terserah Pak Lurah di mana kawasannya, yang mudah saja. Seperti ada di Duren Sawit. Di perempatan Pondok Kopi juga ada. Sehingga, kalau ada satu titik per kelurahan, maka se-DKI memiliki 267 titik kawasan unggul. Berarti, ada 267 titik lokasi yang sebelumnya kurang terawat menjadi bagus dan tertata rapi,” terang Pj Gubernur Heru.

Menurut Pj Gubernur Heru, pengerjaan taman hasil penataan kawasan dilakukan dengan berkolaborasi antara jajaran kelurahan beserta unit kerja perangkat daerah (UKPD) yang ada di wilayah masing-masing.

“Kita kerja dengan cara yang mudah saja. Semuanya kerja bakti, berkolaborasi dengan UKPD. Seperti, Sudin Pertamanan menyumbang bibit pohon dan rumput, Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) menyumbang ikan dan pohon produktif, lalu Sudin Bina Marga menyumbang aspal,” papar Pj Gubernur Heru.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko menambahkan, taman hasil penataan di Kelurahan Kembangan Selatan merupakan salah satu penataan kawasan yang ada di wilayahnya. Penataan kawasan yang kurang terawat menjadi kawasan unggulan tersebut dilakukan sesuai arahan Pj Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga :  Hasil Diraih Kontingen Indonesia Bakal Sesuai Target, Tekad FPTI

“Penataan dilakukan sesuai arahan Pj Gubernur DKI Jakarta. Supaya titik-titik di wilayah yang kurang rapi, kurang tertata, dapat ditata rapi seperti taman di Kelurahan Kembangan Selatan,” ucap Yani.

Dijelaskan Yani, area taman di Kelurahan Kembangan Selatan awalnya kurang teratur dan kurang terawat. Namun, berkat kolaborasi antar-UKPD di wilayah Jakarta Barat, maka dapat dibangun taman hasil penataan kawasan sebagai salah satu kawasan unggulan di Jakarta Barat.

“Berkat kolaborasi antar-UKPD, di sini ada Sudin Taman, Sudin Bina Marga, Sudin Tata Air, dan Sudin KPKP, ini kolaborasi. Alhamdulillah, jadi seperti ini. Taman ini akan menjadi percontohan di Jakarta Barat, supaya di setiap kelurahan ada kawasan unggulan seperti ini. Bayangkan kalau tiga bulan ini selesai, kemudian tga bulan lagi bikin lagi, maka tempat-tempat yang kurang terawat akan tertata dengan rapi,” ungkap Yani.

Saat meninjau taman hasil penataan di Kelurahan Kembangan Selatan, Pj Gubernur Heru bersama Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko turut melakukan penanaman pohon tabebuya, setelah itu kemudian Pj Gubernur Heru berkeliling melihat suasana dan fasillitas yang ada di taman tersebut. (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

x
x