- Top NewsSekda Buka Sosialisasi Manfaat Program BPJS ketenagakerjaan Bagi Koperasi Merah Putih
- Top NewsStaf Ahli I Hadiri Haflatut Tasyakur Wal Ikhtitam Ponpes Ittihadul Ulum Kota Lubuk Linggau
- daerahDP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dalam Keluarga
- Top NewsKemenag Muratara-STAIS BS Tandatangani PKS Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
- Top NewsSekda Hadiri Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Kecamatan dan Cabang Khusus Kota Lubuk Linggau * Masa Bakti 2026-2030

Kata Presiden, Dunia Pers di Tanah Air, Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Ada Apa???
NasionalPos.com, Jakarta– Pada acara Peringatan Hari Pers Nasional 2023, yang diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara, Kamis 9 Februari 2023 kemaren, di awal sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kondisi dunia pers tanah air, tidak sedang baik-baik saja.
Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi tersebut, Bob Randilawe aktivis mahasiswa di era 1998 kepada awak media yang menghubunginya, mengatakan bahwa dirinya setuju dengan perspektif Presiden Jokowi bahwa “kondisi pers kita sedang tidak baik-baik saja”dan menafsirkan bahwa Presiden sudah membaca situasi dan menyimpulkan seperti itu.
“Pernyataan Presiden Jokowi itu, tidak main-main loh, dan itu bisa menjadi kritik dan juga otokritik bagi para insan pers untuk melakukan evaluasi, mengenai apanya sih yang sedang tidak baik-baik saja? Kualitas pemberitaannya kah? Media massanya kah? Atau, mungkin juga akibat keterlibatan pers atau insan pers ke dalam politik dan kekuasaan? Mungkin bisa juga dikarenakan oleh adanya oknum pers yang secara langsung maupun tidak menjadi “pemain politik”? ucap Bob Randilawe yang juga Wakil Ketua Umum Gerakan Bhinneka Nasionalis/GBN kepada awak media, Jumaat, 10/2/2023 di Jakarta.
Menurut Bob, diperingatan Hari Pers Nasional tersebut, bagi insan pers bisa menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan setelah menyadari adanya kekurangan, kelemahan maupun kesalahan, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pembenahan, agar mengembalikan pers kepada fungsi “informatif, edukatif, membangun kesetaraan, serta yang terpenting turut merawat kebhinnekaan”, selain itu juga mengenai kode etik jurnalistik, tentunya harus dipahami, diterapkan, dan dirawat konsistensinya, serta tentu dapat dimanfaatkan maupun ditumbuh kembangkan bagi pemajuan peradaban masyarakat.
“Dalam kode etik jurnalistik itu kan memuat nilai-nilai kebajikan dan bahkan profetik dari sisi kewartawanan. Dengan kode etik-nya, tentunya kalangan pers memiliki tanggungjawab moral untuk turut serta membersihkan “kekotoran” dalam pemerintahan, semisal korupsi, mafia peradilan, mafia pertanahan, mafia tambang, dll serta fenomena neo-KKN. “tukas Bob Randilawe.
Di kesempatan ini, Bob juga menyinggung tentang isu kriminalisasi wartawan, yang nampaknya semakin marak terjadi menimpa wartawan/ insan pers, yang boleh dikatakan kondisi tersebut adalah sebuah kemunduran. Betapa tidak, jika melihat sejarah, maka sejak jaman kolonial Belanda maupun Jepang, kriminalisasi kalangan pers/jurnalis yang turut dan mendukung perjuangan kemerdekaan sangat sering terjadi, bahkan dalam sistem hukum kolonialisme terdapat pasal “haatzai artikelen”, yang intinya pasal-pasal penghinaan penguasa.
Substansi pasal-pasal semacam itu, lanjut Bob, di era milineal ini wajib dihilangkan karena tidak sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila yaitu peri kemanusiaan yang adil dan beradab, bukan hanya itu, kriminalisasi wartawan sering kali terjadi, yang berkaitan dengan urusan kekuasan, pengungkapan kasus-kasus bisnis kelompok oligarki serta perilaku lainnya yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan, sudah sepatutnya untuk ditiadakan dan bahkan dihindari, demi sebuah penghormatan dan perlindungan terhadap kemartabatan kemanusiaan seorang insan pers dalam menjalankan tugas profesinya.
Namun demikian, apabila ada insan pers yang melakukan pelanggaran kode etik, maupun melakukan hal yang tidak patut untuk dilakukan, maka wajib hukumnya, perilaku tersebut ditindak tegas dengan mengacu pada Undang-Undang Pers No.40 Tahun 1999, dan juga yang sekarang sedang diterapkan yakni Undang-Undang ITE yang pertama kali disahkan melalui UU No. 11 Tahun 2008 sebelum akhirnya direvisi dengan UU No. 19 Tahun 2016.
Sementara itu, diakhir perbincangannya dengan nasionalpos.com, Bob berharap agar di masa kini dan di masa mendatang, insan pers dapat membangun optimisme sebagaimana etos gerakan pro demokrasi era 80-90an, yang menempatkan pers sebagai pilar demokrasi keempat, yakni pers yang memperjuangkan nilai-nilai kesetaraan, persatuan, keterbukaan informasi dan inklusifitas.
Sedangkan terkait dengan perkembangan jaman kekinian, Bob mengusulkan agar Undang-undang pers dapat di revisi supaya lebih merujuk kepada aspek humanisme dan nasionalisme sebagaimana di amanatkan para pendiri bangsa dalam Pembukaan UUD45, serta sebagai solusi bagi permasalahan yang dihadapi insan pers di era kekinian.
“Serta tentunya sebagai kehendak kebudayaan kita yaitu “mencerdaskan kehidupan bangsa”, bukan kehidupan kaum elit semata, tapi kehidupan seluruh rakyat tanpa membeda-bedakan suku, agama, bahkan pangkat dan jabatannya. Dirgahayu Pers Indonesia!” pungkas Bob Randilawe yang juga pemerhati Lingkungan Hidup. (*dit)
dito
15 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya. Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …
dito
14 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat. Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …
dito
12 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini, Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …
Dhio Justice Law
12 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …
Dhio Justice Law
11 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …
Suryana Korwil Jabar
07 Jun 2026
Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …
21 Nov 2024 1.967 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.563 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.409 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.355 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.321 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.285 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.177 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.