Home » Nasional » daerah » Saat Terima FSAB, Inggard Joshua Wakil Ketua Komisi A DPRD Sebut Sebelum Ada Keppres, Jakarta Masih Berstatus Ibukota Negara.

Saat Terima FSAB, Inggard Joshua Wakil Ketua Komisi A DPRD Sebut Sebelum Ada Keppres, Jakarta Masih Berstatus Ibukota Negara.

dito 16 Jul 2024 215

NasionalPos.com, Jakarta-  Jakarta yang merupakan satu-satunya kota megapolitan di Indonesia, pasca di sahkannya Undang-Undang No.2 Tahun 2024 tengan Daerah Khsusus Jakarta, nampaknya Kota Jakarta sudah tidak lagi menyandang status Ibukota Negara Republik Indonesia,

Kemudian terkait dengan perubahan status tersebut, muncullah suatu pertanyaan bagaimana kesiapan Jakarta setelah tidak lagi  menyandang status Ibu Kota serta upaya mensejahterakan Rakyat Jakarta, demikian di kemukakan Adam salah seorang anggota Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) saat beraudensi dengan Inggard Joshua Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, di euang rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta, Selasa, 16/7/2024.

“Di kesempatan tatap muka dengan pak Inggard ini, kami sebagai warga Jakarta sudah semesti mengetahui sejauhmana kesiapan Jakarta setelah tidak menyandang status bukan sebagai Ibukota Negara, baik dari segi anggaran, ketahanan sosial, ekonomi maupun pangan, serta berbagai upaya mensejahterahkan warga Jakarta sebagai Kota Global bertaraf International” Ucap Adam.

Selain itu, lanjut Adam, pada pertemuan ini, dirinya bersama rekan-rekannya yang tergabung Forum Silahturahmi Anak Bangsa, juga mempertanyakan peran strategis Komisi A DPRD DKI Jakarta dalam momentum pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta mendatang, yang diharapkan tidak terjadi konflik seperti hal nya yang pernah terjadi pada pilkada Jakarta tahun 2019 silam.

“Kami sebagai generasi muda, tidak menghendaki ajang demokrasi lima tahunan tersebut menjadi ajang kompetisi pemilihan kepala daerah yang tidak sehat bahkan memicu terjadinya konflik yang mencemaskan dan meresahkan warga Jakarta.”tukas Adam yang juga aktivis pengiat literasi

Baca Juga :  Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

Sementara itu, menanggapi pernyataan dari Adam tersebut, Wakil Ketua Komisi A Inggard Joshua mengatakan bahwa persoalan wilayah DKI Jakarta yang rawan banjir dan tingkat kemacetan tinggi juga sesungguhnya kurang tepat ketika dijadikan sebagai alasan pemindahan IKN, hal itu adalah permasalahan perkotaan, sehingga pemindahan IKN tidak akan menyelesaikan permasalahan yang ada di DKI Jakarta, perlu juga di ketahui oleh masyarakat terutama generasi muda, terkesan pemindahan Ibukota dari Jakarta ke IKN itu terburu-buru, padahal membentuk sebuah ekosistem dalam sebuah kehidupan perkotaan itu bukan hal yang mudah, dan juga membutuhkan waktu yang lama.

“ Membangun sebuah ibukota itu tidak lah mudah, dan membutuhkan anggaran yang sangat luar biasa, baik itu untuk belanja pengadaan infrastruktur maupun belanja berbagai kebutuhan untuk membentuk ekosistem perkotaan, dan itu semua saat ini belum tersedia sepenuhnya di IKN, saya sudah meninjau dan melihat langsung ke IKN, kondisinya masih jauh dari harapan.” Ungkap Inggard Joshua.

Padahal, sambung Inggard Joshua, ekosistem perkotaan bertaraf international sudah tersedia di Jakarta melalui pembangunan secara bertahap, dan juga membutuhkan anggaran yang tidak sedikit pada setiap tahun penyelenggaraan pembangunan,

Meskipun demikian sebagai wilayah perkotaan besar, Jakarta masih di rundung kompleksitas permasalahan sosial, Pendidikan, Kesehatan, macet, banjir dll, apalagi Kota IKN yang terkesan pelaksanaan pembangunannya dipaksakan untuk segera di wujudkan sebagai Ibukota Negara,

Ia mengaku tidak menolak rencana pemindahan IKN. Namun, ia menilai rencana tersebut semestinya didasari oleh alasan yang kuat dan rasional dengan proses yang partisipatif dan transparan, serta di laksanakan secara bertahap, dan membutuhkan perencanaan persiapan yang sangat matang.

Baca Juga :  Pemecatan Hasyim Asy'ari Beraroma Konspiratif Hilang kan Jejak Busuk Pilpres 2024.

“ Selama Keppres mengenai pencabutan status Ibukota dari Jakarta maupun Keppres penetapan Nusantara sebagai Ibu kota Negara, DPRD bersama Pemprov DKI Jakarta, masih focus melaksanakan Pembangunan fisik maupun non fisik dalam lingkup Jakarta sebagai Ibukota negara, nah kalau sudah ada Keppresnya, semua akan di rubah status Jakarta sebagai Kota Global, yang bukan lagi sebagai pusat pemerintahan.”tandas Inggard Joshua yang juga politisi Partai Gerindra DKI Jakarta.

Mengenai kesiapan pilkada Jakarta tahun 2024, menurut Inggard, komisi A DPRD DKI Jakarta sudah melakukan koordinasi maupun komunikasi dengan pihak terkait sebagai penyelenggara pilkada yakni KPUD dan Bawaslu DKI Jakarta serta stakeholder lainnya agar mempersiapkan pelaksanaan pemilihan Gubernur & wakil Gubernur 2024 ini agar berlangsung aman, nyaman, jurdil dan tanpa konflik.

“Kami sangat mengapresiasi atas kehadiran anda kalian, anak-anak muda di DPRD DKI Jakarta ini, kami sangat berharap warga Jakarta terutama anak-anak mudanya seringkali datang ke DPRD untuk berdiskusi berdialog tentang berbagai permasalahan yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat Jakarta, kami siap mefasiltasi membantu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengkomunikasikannya ke SKPD terkait sebagai mitra kerja kami., terima kasih.”pungkas Inggard Joshua.

Hadir pada acara audensi ini adalah Suryo Susilo Ketua FSAB, beberapa anggota FSAB dari kalangan anak muda antara lain; Robert. Egi, Virgo, Faisal Bahri, Michael dan Yusuf Septian.

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Perkuat Kualitas Penegakan Hukum, Polres Pesisir Barat Jalani Supervisi Semester II Ditreskrimum Polda Lampung

Taufik Hidayat

21 Okt 2026

Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan Supervisi Semester II TA 2026 dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung pada hari Rabu (21/10/2026) pukul 09.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Aula Polres Pesisir Barat. Kegiatan supervisi tersebut diikuti oleh seluruh personel Reskrim dari Polres Pesisir Barat dan Polres Lampung Barat yang dipusatkan di …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Sentuhan Perubahan Irwan Hakim: Membangun Gunung Kemala Melalui Musyawarah dan Transparansi

Taufik Hidayat

20 Okt 2026

Pesisir Barat — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Peratin (PilPeratin) Kabupaten Pesisir Barat yang dijadwalkan pada 29 Oktober 2026, suasana demokrasi mulai terasa di tengah masyarakat kabupaten Pesisir Barat, termasuk di Pekon Gunung Kemala, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Selasa (20-10-2026). Salah satu sosok yang menjadi perhatian dalam kontestasi tersebut adalah Irwan Hakim, calon …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Beri Motivasi dan Edukasi, Waka Polres Pesisir Barat Pimpin Upacara Bendera di MAN 1 Pesisir Tengah

Taufik Hidayat

19 Okt 2026

Pesisir Barat – Dalam rangka pembinaan generasi muda dan pencegahan kenakalan remaja, Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan menjadi Pembina Upacara di MAN 1 Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, pada hari Senin (19/10/2026) Pukul 07.30 WIB. Kegiatan upacara bendera tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polres Pesisir Barat *Kompol Sugeng Sumanto, S.E., M.H.* sebagai Pembina Upacara, didampingi …

x
x