Home » Nasional » daerah » Saat Terima FSAB, Inggard Joshua Wakil Ketua Komisi A DPRD Sebut Sebelum Ada Keppres, Jakarta Masih Berstatus Ibukota Negara.

Saat Terima FSAB, Inggard Joshua Wakil Ketua Komisi A DPRD Sebut Sebelum Ada Keppres, Jakarta Masih Berstatus Ibukota Negara.

dito 16 Jul 2024 187

NasionalPos.com, Jakarta-  Jakarta yang merupakan satu-satunya kota megapolitan di Indonesia, pasca di sahkannya Undang-Undang No.2 Tahun 2024 tengan Daerah Khsusus Jakarta, nampaknya Kota Jakarta sudah tidak lagi menyandang status Ibukota Negara Republik Indonesia,

Kemudian terkait dengan perubahan status tersebut, muncullah suatu pertanyaan bagaimana kesiapan Jakarta setelah tidak lagi  menyandang status Ibu Kota serta upaya mensejahterakan Rakyat Jakarta, demikian di kemukakan Adam salah seorang anggota Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) saat beraudensi dengan Inggard Joshua Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, di euang rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta, Selasa, 16/7/2024.

“Di kesempatan tatap muka dengan pak Inggard ini, kami sebagai warga Jakarta sudah semesti mengetahui sejauhmana kesiapan Jakarta setelah tidak menyandang status bukan sebagai Ibukota Negara, baik dari segi anggaran, ketahanan sosial, ekonomi maupun pangan, serta berbagai upaya mensejahterahkan warga Jakarta sebagai Kota Global bertaraf International” Ucap Adam.

Selain itu, lanjut Adam, pada pertemuan ini, dirinya bersama rekan-rekannya yang tergabung Forum Silahturahmi Anak Bangsa, juga mempertanyakan peran strategis Komisi A DPRD DKI Jakarta dalam momentum pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta mendatang, yang diharapkan tidak terjadi konflik seperti hal nya yang pernah terjadi pada pilkada Jakarta tahun 2019 silam.

“Kami sebagai generasi muda, tidak menghendaki ajang demokrasi lima tahunan tersebut menjadi ajang kompetisi pemilihan kepala daerah yang tidak sehat bahkan memicu terjadinya konflik yang mencemaskan dan meresahkan warga Jakarta.”tukas Adam yang juga aktivis pengiat literasi

Baca Juga :  MK Didorong Partai Golkar Untuk Tolak Gugatan Proporsional Terbuka

Sementara itu, menanggapi pernyataan dari Adam tersebut, Wakil Ketua Komisi A Inggard Joshua mengatakan bahwa persoalan wilayah DKI Jakarta yang rawan banjir dan tingkat kemacetan tinggi juga sesungguhnya kurang tepat ketika dijadikan sebagai alasan pemindahan IKN, hal itu adalah permasalahan perkotaan, sehingga pemindahan IKN tidak akan menyelesaikan permasalahan yang ada di DKI Jakarta, perlu juga di ketahui oleh masyarakat terutama generasi muda, terkesan pemindahan Ibukota dari Jakarta ke IKN itu terburu-buru, padahal membentuk sebuah ekosistem dalam sebuah kehidupan perkotaan itu bukan hal yang mudah, dan juga membutuhkan waktu yang lama.

“ Membangun sebuah ibukota itu tidak lah mudah, dan membutuhkan anggaran yang sangat luar biasa, baik itu untuk belanja pengadaan infrastruktur maupun belanja berbagai kebutuhan untuk membentuk ekosistem perkotaan, dan itu semua saat ini belum tersedia sepenuhnya di IKN, saya sudah meninjau dan melihat langsung ke IKN, kondisinya masih jauh dari harapan.” Ungkap Inggard Joshua.

Padahal, sambung Inggard Joshua, ekosistem perkotaan bertaraf international sudah tersedia di Jakarta melalui pembangunan secara bertahap, dan juga membutuhkan anggaran yang tidak sedikit pada setiap tahun penyelenggaraan pembangunan,

Meskipun demikian sebagai wilayah perkotaan besar, Jakarta masih di rundung kompleksitas permasalahan sosial, Pendidikan, Kesehatan, macet, banjir dll, apalagi Kota IKN yang terkesan pelaksanaan pembangunannya dipaksakan untuk segera di wujudkan sebagai Ibukota Negara,

Ia mengaku tidak menolak rencana pemindahan IKN. Namun, ia menilai rencana tersebut semestinya didasari oleh alasan yang kuat dan rasional dengan proses yang partisipatif dan transparan, serta di laksanakan secara bertahap, dan membutuhkan perencanaan persiapan yang sangat matang.

Baca Juga :  Komsos Kreatif, Satgas Yonif 126/KC Jalin Silaturahmi Sekaligus Pengobatan Langsung ke Masyarakat Perbatasan

“ Selama Keppres mengenai pencabutan status Ibukota dari Jakarta maupun Keppres penetapan Nusantara sebagai Ibu kota Negara, DPRD bersama Pemprov DKI Jakarta, masih focus melaksanakan Pembangunan fisik maupun non fisik dalam lingkup Jakarta sebagai Ibukota negara, nah kalau sudah ada Keppresnya, semua akan di rubah status Jakarta sebagai Kota Global, yang bukan lagi sebagai pusat pemerintahan.”tandas Inggard Joshua yang juga politisi Partai Gerindra DKI Jakarta.

Mengenai kesiapan pilkada Jakarta tahun 2024, menurut Inggard, komisi A DPRD DKI Jakarta sudah melakukan koordinasi maupun komunikasi dengan pihak terkait sebagai penyelenggara pilkada yakni KPUD dan Bawaslu DKI Jakarta serta stakeholder lainnya agar mempersiapkan pelaksanaan pemilihan Gubernur & wakil Gubernur 2024 ini agar berlangsung aman, nyaman, jurdil dan tanpa konflik.

“Kami sangat mengapresiasi atas kehadiran anda kalian, anak-anak muda di DPRD DKI Jakarta ini, kami sangat berharap warga Jakarta terutama anak-anak mudanya seringkali datang ke DPRD untuk berdiskusi berdialog tentang berbagai permasalahan yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat Jakarta, kami siap mefasiltasi membantu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengkomunikasikannya ke SKPD terkait sebagai mitra kerja kami., terima kasih.”pungkas Inggard Joshua.

Hadir pada acara audensi ini adalah Suryo Susilo Ketua FSAB, beberapa anggota FSAB dari kalangan anak muda antara lain; Robert. Egi, Virgo, Faisal Bahri, Michael dan Yusuf Septian.

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Bawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu

Primadoni,SH

13 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar program Kelas Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi generasi muda. Kegiatan Kelas Pemilu seri ketujuh berlangsung di Aula SMAN 1 Koto XI Tarusan, pada Kamis (13/08). Siswa dan siswi SMAN 1 Koto XI Tarusan tampak …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

x
x