Home » Nasional » Proses Sertifikasi Halal Berlanjut, Lapas Banyuwangi Terima Kunjungan Pendamping PPH

Proses Sertifikasi Halal Berlanjut, Lapas Banyuwangi Terima Kunjungan Pendamping PPH

Wulandari 08 Okt 2024 50

 

Banyuwangi, NASIONALPOS.com ll  INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Timur terima kunjungan dari Pendamping Proses Produk Halal (PPH) dalam rangka memperoleh Sertifikat Halal Dapur Pengolahan Bahan Makanan bagi warga binaan, Senin (7/10) pagi.

Dalam lawatannya ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi, petugas Pendamping PPH disambut langsung oleh Kepala Sukseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkeswat) Dhanny Dwi Suswinarko.

Dhanny mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi dengan berlanjutnya proses sertifikasi halal dapur Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

Baca Juga :  Satgasus Bentukan Mahfud MD Diragukan Bisa Buka Tabir Konspirasi Kejahatan Keuangan Negara

“Kami berharap proses ini segera terselesaikan, dan mendapatkan hasil yang terbaik”, sambut Dhanny.

Dhanny juga mengatakan bahwa proses pengecekan kali ini menunjukkan sampel selama 10 hari dengan menu makanan yang berbeda – beda.

“Makanan yang diberikan kepada warga binaan dalam 10 hari berulang telah dihidangkan di atas piring dan siap untuk dinilai”, ujar Dhanny.

Lebih lanjut, Dhanny menjelaskan bahwa kategori penilaian terdiri dari bahan makanan yang dipakai, kematangan saat memasak, dan kebersihan alat makan.

Baca Juga :  Nasab PKI Vs Nasab Pejuang

“Nilai gizi sangat berpengaruh dalam penilaian, serta laik higiene dari kelengkapan makan warga binaan juga menentukan”, tutupnya.

Menurutnya, usaha menuntaskan sertifikasi halal produk makanan adalah suatu upaya untuk memberikan jaminan bahwa makanan yang diditribusikan kepada warga binaan terjamin mutu dan kehigienisannya.

“Makanan yang higienis tentu akan mampu memenuhi kebutuhan gizi dari warga binaan,” pungkasnya.

**Humas Lapas Banyuwangi**

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x