Home » Headline » Tolak Intervensi Politik, Jampidsus DiDesak Periksa Segera Jhonny G Plate Sebagai Menkominfo

Tolak Intervensi Politik, Jampidsus DiDesak Periksa Segera Jhonny G Plate Sebagai Menkominfo

dito 11 Jan 2023 142

NasionalPos.com, Jakarta- Pasca penetapan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tower BTS oleh kejaksaan agung, sontak saja mendapatkan berbagai tanggapan dari masyarakat, salah satu diantaranya direspon oleh Gerakan Mahasiswa Berantas Korupsi,

Mereka mengganggap kinerja Jampidsus dalam penanganan kasus tersebut patut di apresiasi, dan ini juga menambah rangkaian prestasi dari Kejakgung dalam penanganan sebuah kasus korupsi yang diduga merugikan negara sebanyak trilyunan rupiah, akan tetapi dibalik prestasi kinerja yang dicapai tersebut, ada sesuatu yang patut dipertanyakan mengenai keberadaan Jhonny G Plate Menkominfo RI yang sampai sekarang belum dipanggil untuk dimintai keterangan oleh Jampidsus, demikian disampaikan Siti Zulikha Ketua Gerakan Mahasiswa Berantas Korupsi kepada pers, Rabu, 11/1/2023 di Jakarta.

“Kami acungi jempol Kejakgung telah tetapkan tiga tersangka, tapi yang mengherankan sampai detik ini Jhonny G Plate sebagai Menkominfo dan juga sebagai penanggungjawab secara keseluruhan keberadaan proyek tersebut, belum pernah dipanggil oleh Jampidsus”ungkap Siti Zulikha.

Baca Juga :  Anthony Engelen Pastikan Tetap Tanding di HSS Series 5 Jakarta

Menurut Siti Zulikha, dalam penanganan kasus dugaan korupsi tower Base Transceiver Station (BTS) oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), pihak Jaksa Agung Muda bidang Pidana  Khusus terkesan diduga TIDAK SERIUS, RAGU-RAGU, Lamban dan hanya memeriksa yang pihak pihak pelaksana proyek tersebut, bahkan tidak menyentuh pihak pembuat kebijakan yang diduga melakukan korupsi kebijakan yakni Jhonny G Plate sebagai Menkominfo dan koleganya sesama satu partai yakni Saudara DIP, melihat kondisi ini dirinya mencurigai adanya intervensi politik agar tidak menyentuh Menkominfo Jhonny G Plate sebagai Sekjen DPP Partai Nasdem, yang dekat dengan lingkaran kekuasaan Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam penanganan kasus pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS).

“Ya, kami sangat berharap Jampidsus agar jangan takut menghadapi adanya dugaan intervensi politik dalam penanganan kasus yang diduga melibatkan Jhonny G Plate sebagai Menkominfo, ini kasus sangat merugikan negara dan masyarakat, serta keuangan negara, karena itu jangan ada intervensi politik apapun maupun dari manapun”tukas Siti Zulikha.

Baca Juga :  Jelang Muktamar PPP, KH Husnan Dicengkeram Oligarki

Karena itulah, lanjut Siti, dirinya bersama rekan-rekan sesama generasi milineal tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Berantas Korupsi sangat berharap Jampidsus agar segera memanggil untuk memeriksa meminta keterangan mengenai masalah dugaan keterlibatannya di dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tower BTS ini, apabila hal ini tidak dilakukan maka dikhawatirkan rasa keadilan masyarakat terciderai.

“Ya, sangat disayangkan jika prestasi Kejakgung yang cemerlang itu di ciderai oleh adanya dugaan intervensi politik dari pihak tertentu agar tidak memeriksa Jhonny G Plate Menkominfo, jangan takut pak Jampidsus, kami berada di belakangmu, panggil segera Jhonny G Plate dan koleganya berinisial DIP”pungkas Siti Zulikha

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Wali Kota Lubuk Linggau Terima Audiensi IKPM, Dukung Peringatan 1 Abad IKPM

Andi Ledi Lubuk Linggau

09 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menerima audiensi Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Modern (IKPM) di kediaman pribadi Wali Kota, Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, H Rachmat Hidayat menyampaikan Pemkot Lubuk Linggau akan selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan IKPM. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah dengan ulama, khususnya para alumni Pondok Modern …

Wali Kota Buka Sosialisasi Pengelolaan LB3 Bagi Pelaku Usaha Penghasil LB3

Andi Ledi Lubuk Linggau

07 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat membuka Sosialisasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) bagi pelaku usaha penghasil LB3, baik medis maupun nonmedis, di Cinema Hall Lantai 5 Pemkot Lubuk Linggau, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Wujudkan Lubuk Linggau Bersih, Sehat, Aman, Nyaman, Maju dan Sejahtera – Lubuk Linggau Juara”. Dalam …

Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

Masyarakat Nahdliyyin tidak Hendaki Muktamar NU ke 35 menuju ke 2029

dito

07 Sep 2026

NasionalPos.com-Jakarta Pasca terselenggaranya Muktamar NU ke 35 di Tambak Beras Jombang Jawa Timur, tentunya memicu terjadinya pihak yang tidak setuju dengan hasil Muktamar NU ke 35, terkesan ada campur tangan penguasa hari ini, demikian di sampaikan ustadz Damuri Fikri kepada wartawan, Senin, 7/9/2026 di Jakarta.   “Ya, kesan muktamar NU ke 35 menjadi ajang mencari …

Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

x
x