Home » Nasional » Kapolresta Banyuwangi pimpin Rapat Kordinasi Lintas Sektoral terkait Giat Tabligh Akbar dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) yang mendatangkan KH. Imaduddin,

Kapolresta Banyuwangi pimpin Rapat Kordinasi Lintas Sektoral terkait Giat Tabligh Akbar dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) yang mendatangkan KH. Imaduddin,

Eni 22 Okt 2024 109

 

BANYUWANGI,- NASIONALPOS.com ll Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Ruang Coammand Center Polresta Banyuwangi. Senin (21/10/2024).

Kegiatan Rapat Koordinasi tersebut dihadiri Dandim 0825 Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., Kepala Bakesbangpol Drs. R. Agus Mulyono, S.Sos., M.Si., ketua MUI Banyuwangi KH. Muhaimin Asmuni, Ketua Ormas keagamaan, Tokoh Agama dan ketua Panitia Acara.

Rapat kordinasi lintas sektoral tersebut diselenggarakan guna membahas persiapan kedatangan KH. Imaduddin Ustman Al-Bantani dalam acara rangkaian Hari Santri di RTH Maron Kec. Genteng yang mendapat pertentangan oleh kalangan masyarakat Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi di forum Rapat Kordinasi lintas sektoral menjelaskan tujuan Rakor dan menegaskan bahwa Forkopimda bertanggung jawab atas keamaan dan kedamaian di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

“Rakor atau Musyawarah bertujuan untuk mencari solusi maupun jalan keluar supaya permasalahan dapat terselesaikan kerena hal ini Polri sangat berkepentingan dalam Harkamtibmas,” Jelas Kombes Pol. Rama.

Lanjutnya, “Sholawatan dan Pengajian merupakan kegiatan sangat positif, sehingga hal baik jangan menimbulkan suatu pepecahan dan apabila terjadi potensi persoalan maka harus diselesaikan bersama dengan para Stakeholder terkait,” Tandas Kapolresta Banyuwangi.

Baca Juga :  Netralitas Polri Penting untuk Hadapi Isu Sensitif di Pemilu 2024

Letkol Arh. Joko Sukoyo selaku Dandim 0825 Banyuwangi menyampaikan bahwa juga akan bersinergitas dengan Polri untuk sama-sama membuat Banyuwangi aman, nyaman dan tertib sehingga kondusifitas terjaga.

“Banyuwangi seringkali melakukan kegiatan Sholawat dan hal tersebut sangat positif, dan dari kelompok kontra KH. Imaduddin setuju apabila terdapat kegiatan Dialog Publik membahas Nasab Ba’alawi, akan tetapi tidak untuk kapasitas umum, Sehingga kondusifitas Banyuwangi tetap terjaga,” Jelas Letkol Joko.

Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi Dr. Chaeroni Hidayat, S.Ag. Dalam sambutannya dalam forum rapat kordinasi lintas sektoral.

“Bagaimana pun kita tetap hormati keyakinan salah satu pihak, dan yang terpenting Kondusifitas Banyuwangi sangat mahal, sehingga disayangkan sekali apabila diisi dengan dialog yang dapat menciptakan dampak sensitif,” Ujar Chaeroni.

Wakil ketua MUI Banyuwangi KH. Muhammad Maksum juga menyarankan Tabligh Akbar / Istigosah adalah kegiatan yang sangat positif, tetapi alangkah baiknya tidak membahas hal” yang membuat keretakan hubungan ukuwah islamiyah.

“Kami Wakil Ketua MUI Banyuwangi Menyarankan Tabligh Akbar / Istighosah tetap dilaksanakan dengan tidak menbahas terkait Nasab dan apabila akan membahas Nasab maka supaya dilakukan Dialog Ilmiah diruang tertutup dengan audience yang sesuai kompeten” ujar Wakil Ketua MUI Banyuwangi.

Baca Juga :  Jagal RPH Pegirian Tolak Pemindahan Tempat Baru

Kesepakatan dan kerjasama antar stakeholder dan kalangan masyarakat sangat penting dalam menjaga Harkamtibamas diwilayah Banyuwangi maka dalam Rapat Kordinasi tersebut sudah tercipta kesepakatan yang sudah disepakati bersama dan ditanda tangani oleh semua perwakilan mulai dari Stakeholder terkait, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Ketua Panitia.

Isi dari kesepakatan tersebut meliputi Menjaga Kondusifitas wilayah Kab. Banyuwangi sehubungan dengan kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) pada tanggal 22 Oktober 2024 tidak menghadirkan KH. Imaduddin Utsman AL Bantani.

lanjutnya Kegiatan Seminar Ilmiah dapat dilaksanakan oleh panitia dengan mempertimbangkan tempat / lokasi tertutup dengan jumlah peserta terbatas yang berhubungan dengan pendapat KH. Imaduddin Utsman Al Bantani.

Diharapkan semua pihak dapat memahami dan menjalankan kesepakatan yang telah disepakati untuk menjaga keamanan dan ketertiban guna menjaga Kondusifitas di Wilayah Banyuwangi.

**Humas Polresta Banyuwangi/Eni**

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Pangdam III/Siliwangi Kukuhkan Pengurus Pencak Silat TNI, Perkuat Pelestarian Budaya dan Jiwa Bela Negara

Suryana Korwil Jabar

10 Jun 2026

Bandung, NasionalPos – Panglima Kodam III/Siliwangi, Kosasih, menghadiri sekaligus mengukuhkan kepengurusan Pencak Silat TNI Kodam III/Siliwangi dalam sebuah acara yang digelar di Lapangan Serka Edi, Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat TNI, unsur Forkopimda, tokoh pencak silat, serta tamu undangan lainnya. Pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat eksistensi pencak silat sebagai …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

x
x