Home » Ekonomi » Perlu Penyesuaian Restribusi Lokbin & Loksem

Perlu Penyesuaian Restribusi Lokbin & Loksem

dito 25 Okt 2024 151

NasionalPos.com, Jakarta-  Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta August Hamonangan meminta Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) menyesuaikan retribusi Lokasi Binaan (Lokbin) dan Lokasi Sementara (Loksem).

Ia mengatakan, penyesuaian retribusi seharusnya sudah mulai diterapkan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

“Ini yang perlu dimaksimalkan,” kata August saat rapat konsultasi program kerja tahun 2025, Jumat 25/10/2024.

Baca Juga :  Agenda Strategis Nasional, Wajid Dilanjutkan Di RAPBN 2023

Dengan optimalisasi retribusi, harap dia, perawatan di seluruh Lokbin dan Loksem dapat ditingkatkan. Sebab, biaya perawatan Loksem dan Lokbin lebih besar dari hasil pungutan retribusi Dinas PPKUKM.

“Akibatnya, tadinya kita mau dapat retribusi dari situ malah tidak dapat apa-apa karena perawatan mahal,” ungkap August.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas PPKUKM Elizabeth Ratu Rante Alo mengakui, memang Lokbin dan Loksem perlu penyesuaian tarif retribusi.

Baca Juga :  Mengintip Dinamika Industri Digital Marketing, Mahasiswa Universitas Darussalam Kunjungi Maxy Academy untuk Pengalaman Langsung di Industri

“Sebetulnya kami tidak takut menagih. Tahun ini sudah kami usulkan perubahan tarif retribusi. Karena di Loksem saja satu hari retribusi cuma Rp3000. Ini sudah berlaku 10 tahun,” tutur Ratu.

Ia mengungkapkan, rencana perubahan tarif itu belum bisa diberlakukan karena masih ada penolakan dari para pedagang yang menempati Lokbin dan Loksem. “Untuk wirausaha di Jakarta, sehari tiga ribu itu tidak masuk akal,” pungkas Ratu.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

x
x