Home » Nasional » Polres Sumenep Respon Cekcok Wasit dengan Tim Cellong United di PK Cup 2024*

Polres Sumenep Respon Cekcok Wasit dengan Tim Cellong United di PK Cup 2024*

Wulandari 30 Okt 2024 126

NASIONALPOS.com SUMENEP — Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso merespon cekcok antara wasit dengan tim Cellong United, dalam turnamen sepak bola Pagerungan Kecil (PK) Cup, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Kejadian tersebut, pada hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2024, sekira pukul 15.00 WIB telah berlangsung pertandingan PSS SAUR, asal Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, VS CELLONG UNITED, asal Desa Cellong, Kecamatan Arjasa.

“Saat pertandingan berjalan memasuki, babak kedua menit 22, posisi Skor 0 : 0, kemudian terjadi pelanggaran Handsball oleh pemain tim Cellong United dikotak 16 besar, dan Wasit meniup tanda pelanggaran memberikan hadiah Pinalti untuk tim Pss. Saur,” kata AKBP Henri menjelaskan.

Selanjutnya, para pemain Cellong United melakukan protes keras terhadap Wasit, dengan melakukan pemogokan dengan semua pemain dan Offisel Tim Cellong United mendatangi meja Pengawas pertandingan dan Tenda Panitia Turnamen.

“Atas kejadian tersebut pengawas pertandingan dan Panitia memberi penjelasan ke Tim Cellong United, namun, hingga pukul 18.10 WIB, tim Cellong tetap protes dan tidak mau menerima keputusan Wasit,” ujarnya.

Kemudian, dilakukan mediasi oleh Pemdes Pagerungan Kecil, Panitia turnamen di balai Desa Pagerungan Kecil, namun tetap tidak membuahkan hasil, karena Tim Cellong United ngotot, tidak mau kena hukuman Pinalti.

Baca Juga :  Pesan Kamtibmas Disebar, Polsek Pasurujambe Pastikan Ngambon Jadul Kondusif

“Ancaman yang disampaikan, Apabila tuntutan tim Cellong tidak dikabulkan Panitia, maka tim tersebut tidak mau pulang ke Desa Asalnya yakni Desa Cellong,” paparnya.

Hari kedua, pasca kejadian, hari minggu tanggal 27 Oktober 2024, sekira pukul 05.50 WIB, beberapa orang dari tim Cellong United mendatangi lapangan Sepak bola dan berteriak teriak memanggil Panitia dengan ucapan pengancaman sambil melakukan pelemparan kursi dan meja Panitia ke dalam lapangan.

Kemudian, Kades Pagerungan Kecil, Halilurahman, menelpon Polsek Sapeken, menginformasikan kejadian tersebut dan meminta pengamanan.

“Setelah itu, 4 anggota Polsek Sapeken dan 2 Prajurit TNI Koramil Sapeken berangkat menuju Pulau Pagerungan Kecil dengan mengendarai Speed boat,” imbuhnya.

Setelah itu, dilakukan mediasi, di rumah Kepala Desa Pagerungan Kecil, dengan menghadirkan Nurcholis alias Gipeng selaku Ketua Tim Cellong United dengan Panitia turnamen. Hasil mediasi yang telah dilakukan:

1. Tim Cellong United bersedia pulang ke asalnya Desa Cellong, Kec. Arjasa dengan catatan harus ada investigasi dari komisi Wasit Askab Sumenep.
2. Panitia turnamen dan pengawas pertandingan menunggu hasil rekomendasi tertulis dari Askab Sumenep, terkait dengan status Tim Cellong United apakah di WO atau keputusan lain.
3. Pihak Polsek Sapeken dengan mempertimbangkan kondusifitas wilayah, keamanan dan ketertiban memutuskan, menghentikan sementara, turnamen Sepak Bola PK. Cup 2024, sampai menunggu evaluasi situasi Kamtibmas dan pertimbangan keputusan pimpinan lebih lanjut.

Baca Juga :  Polsek Ranuyoso Optimalkan Pengaturan Lalu Lintas di Pasar Gedang, Cegah Kemacetan dan Tindak Kejahatan

AKBP Henri juga menegaskan, bahwa saat ini, kondisi di Pagerungan Kecil, telah kondusif. “Saya berharap, kepada masyarakat dan suluruh tim sepak bola untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak terpengaruh dengan pemberitaan yang tidak terverifikasi,” tukasnya.

Ia juga mengaku, telah melakukan kordinasi dengan berbagai pihak, “Maka setelah kami lakukan penelusuran dan mempertimbangkan masukan tokoh masyarakat, pertandingan PK Cup 2024 akan dilanjutkan pada tanggal 31 Oktober 2024,” tuturnya.

Sementara, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pagerungan Kecil, Huzaimi mengatakan, bahwa mediasi yang dilakukan oleh Kapolres Sumenep, sesuai dengan harapan masyarakat. Dan kami sangat mengapresiasi langkah Kapolres Sumenep

“Karena, jika pertandingan tersebut tidak dilanjut, maka sama saja mengecewakan masyarakat kami, sebab tidak hanya unsur hiburan, melainkan terbantu juga untuk perputaran ekonomi, jadi kami meminta agar tetap dilanjut,” tukasnya.

(Bambang Riyadi)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x