Home » Top News » Kegagalan Musda ORDA Jakarta ke XVI Cermin Kegagalan Pembinaan ORPUS Di bawah Kepemimpinan Donny Imam Priambodo

Kegagalan Musda ORDA Jakarta ke XVI Cermin Kegagalan Pembinaan ORPUS Di bawah Kepemimpinan Donny Imam Priambodo

dito 19 Nov 2024 155

NasionalPos.com, Jakarta Konflik di tubuh ORARI, nampaknya tak kunjung selesai, bahkan berimbas pada perjalanan roda organisasi di Daerah, salah satu diantaranya terjadi di ORDA Jakarta, hal tersebut diungkap Momon S. Maderoni-YBØBDY, melalui video berdurasi 1 , 5 menit,

Ia mengatakan bahwa selama 46 tahun dirinya menjadi anggota ORARI, mengakui baru pertama kali ini dirinya mendengar dan bahkan menyaksikan ada satu pesta demokrasi tingkat daerah, yang juga merupakan gambaran demokrasi anggota secara keseluruhan, tidak dapat dilaksanakan di karenakan tidak dihadiri oleh pengurus ORARI Pusat.

Pasca kejadian ini, dirinya menyebutkan adanya dua surat, yang pertama surat pemberitahuan dari ORARI Daerah Jakarta berisikan keterangan perpanjangan kepengurusan ORDA Jakarta untuk mempersiapkan pelaksanaan Musda, kemudian surat dari ORARI Pusat yang menyebutkan bahwa kepengurusan ORARI Daerah Jakarta sudah demisioner sehingga tidak bisa melaksanakan Musda, dan apabila di laksanakan Musda, maka tidak bisa di hadiri oleh ORARI Pusat.

“Menurut saya, ada dua hal untuk mengatasi persoalan ini, pertama jika surat itu sudah diterima harus ada pembuktiannya, sedangkan yang kedua, kita harus menjunjung tinggi satu roh di ORARI yaitu persahabatan, kebersamaan dan persaudaraan untuk satu kegiatan organisasi hobby yang sama, dan bukan organisasi yang terlalu rumit, tapi ini hanya kesamaan hobby saja “tegas Momon S. Maderoni-YBØBDY.

Lebih lanjut Momon S. Maderoni-YBØBDY mengatakan Jika pun hal tersebut di junjung tinggi, sebenarnya jika dianggap sudah melebihi masa kepengurusan, tentunya dari ORARI Pusat secara non formal, dirinya menyakini untuk mengingatkan, namun apabila saling ngotot mengenai surat, maka sekali lagi sesungguhnya, hal itu dapat di selesaikan dengan menjunjung tinggi persaudaraan melalui musyawarah yang bermartabat untuk kemuwafakatan, sehingga tidak perlu merugikan anggota secara keseluruhan.

“Ya, jangan di kesankan ORARI sebagai organisasi yang terlalu kaku, padahal organisasi ini betul-betul lahir dari kesamaan hobby, dengan tetap menjunjung tinggi persaudaraan.” tukas Momon S. Maderoni-YBØBDY

Sementara itu Syaiful Bachri, YBØPUL salah seorang pengurus ORLOK Jakarta Timur, saat dihubungi wartawan, ia mengatakan bahwa AD/ART merupakan pedoman dalam menjalankan roda organisasi, adapun tupoksi masing2 tingkatan kepengurusan sudah diatur dalam AD/ART tsb, termasuk masa bakti kepengurusan dan pelaksanaan musyawarah organisasi, terkait dengan hal tersebut, maka disaat menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan,  sudah semestinya organisasi setingkat di atasnya mengingatkan tentang akan berakhirnya masa bakti tersebut, sedangkan salah satu tupoksi ketua organisasi adalah melaksanakan musyawarah organisasi tepat pada waktunya. Bilamana tidak dapat melaksanakan tepat pada waktunya, maka ketua organisasi berkirim surat kepada organisasi setingkat di atasnya tentang kapan akan dilaksanakan musyawarah organisasi tersebut.

Baca Juga :  Peran Logistik yang Vital: Kasad Berpesan dalam Sertijab Kapusbekangad

Dalam pelaksanaan musyawarah organisasi, lanjut Syaiful Bachri, YBØPUL, pemegang hak suara adalah organisasi setingkat di bawahnya. Kehadiran organisasi setingkat di atasnya dalam pelaksanaan musyawarah organisasi tsb hanyalah sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan agar musyawarah berjalan dengan baik. Namun bisa saja organisasi setingkat di atasnya tsb mempunyai hak suara jika mendapat persetujuan dari pemegang hak suara dan dimasukan dalam tata tertib musyawarah tersebut

” Bila di cermati dari etika organisasi, sudah sepatutnya ketua dalam hal ini adalah Ketua ORDA DKI Jakarta, berkirim surat ke ORPUS, untuk memberitahukan bahwa kepengurusannya sudah habis masa baktinya, dan memohon arahan dari ORPUS, tapi rupanya informasi yang saya peroleh ternyata ketua ORDA DKI Jakarta, tidak bersurat ke ORPUS, ” ungkap Syaiful Bachri, YBØPUL

Menurut Syaiful Bachri, YBØPUL, bahwa pendemisioneran kepengurusan organisasi hanya dapat dilakukan dalam forum musyawarah organisasi (musyawarah organisasi atau musyawarah luar biasa organisasi) dan tidak dapat dilakukan oleh organisasi setingkat di atasnya di luar forum musyawarah tersebut, sedangkan Organisasi setingkat di atasnya hanya dapat melakukan pembekuan kepengurusan organisasi setelah melakukan kajian yang sesuai AD/ART (adanya hal-hal yang dinilai melanggar ketentuan AD/ART) serta melakukan langkah-langkah sesuai fungsi pengawasan dan pembinaan.

Lebih lanjut Syaiful Bachri, YBØPUL menyampaikan bahwa Dalam hal pelaksanaan musyawarah organisasi tidak dihadiri oleh organisasi setingkat di atasnya, dan jika pemegang hak suara sepakat dalam forum tersebut utk melanjutkan pelaksanaannya, maka musyawarah organisasi tersebut tetap sah dilaksanakan sebagaimana amanat AD/ART, dengan tidak dilanjutkan pelaksanaan acara Musda ORDA DKI Jakarta, dirinya menduga  dan mengindikasikan bahwa ORARI sudah hilang semangat persaudaraan atas dasar hobby. Nampaknya Sudah ada indikasi kepentingan kepentingan yang bermain, yang menggunakan cara-cara  yang mengesampingkan semangat persaudaraan. Ini di Jakarta yang mudah berkomunikasi (apalagi ORARI wadahnya orang yang hobby berkomunikasi),

Baca Juga :  Pengamat Unand: Kritik Rocky Gerung Mesti Ditanggapi Secara Akademik

“Bagaimana dengan di daerah luar Jakarta, dan di luar Pulau Jawa ? ORARI sudah hilang semangat persaudaraan atas dasar hobby, kami sangat prihatin dengan kondisi ORARI saat ini, Kita juga berharap agar ORARI tetap exist dan diminati oleh masyarakat sebagai alat komunikasi dalam bentuk kepeduliannya, dan  jangan di campur adukan antara organisasi hobby dengan kepentingan politik,” tegas Syaiful Bachri, YBØPUL kepada wartawan, pada Rabu, tanggal  20 /11/2024 di Jakarta.

Sementara itu, saat di hubungi terpisah, Yefrey Soedibyo-YCØLOU pengurus ORLOK di sekitar DKI Jakarta, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa intinya Musda ORARI Daerah Jakarta ke XVI tahun 2024, di selenggarakan pada tgl 16 Nov 2024. di Point mall lebak bulus tidak bisa di lanjutkan. dikarenakan ketidak hadiran utusan dari ORARI PUSAT di arena Musda ORARI Daerah Provinsi DKI Jakarta

“Masalah ketidakhadiran utusan dari ORARI Pusat di arena penyelenggaraan Musda Orda Provinsi DKI masih tanda tanya, mengapa itu sampai terjadi? Kami masih mencoba menelusurinya, apakah ada dugaan suatu boikot. atau memang ada dugaan mis-komunikasi atau kesalahpahaman”. Ucap Yefrey Soedibyo-YCØLOU.

Lebih lanjut Yefrey Soedibyo-YCØLOU mengatakan mungkin masih perlu waktu. untuk memperjelas ini semua. tapi apabila di cermati, nampaknya ada dugaan setingan untuk menggagalkan musda Orda DKI Jakarta, sebab di luar ruang sidang arena Musda, nampak terlihat Sekjen ORARI Pusat hadir tapi tidak bersedia mengikuti sidang dengan alasan penyelenggara belum ada SK dari ORPUS,

“Degan tidak hadirnya. utusan dari ORARI Pusat maka sidang musda tidak bisa di lanjutkan, ya, kita tunggu saja perkembangan situasi selanjutnya.” tandas Yefrey Soedibyo-YCØLOU

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kapolres Sumenep Perbaiki Jembatan Demi Kelancaran Aktivitas Warga

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

27 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Senin, 27 April 2026, wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolres Sumenep dengan menginisiasi sekaligus memimpin langsung kegiatan perbaikan jembatan di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Jembatan yang selama ini menjadi akses vital warga diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga menghambat aktivitas masyarakat, baik dalam kegiatan …

Wujud Kepedulian Kapolres Sumenep, Tampung Aspirasi Masyarakat Pada Giat Curhat Kamtibmas 

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

27 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep – Senin, 27 April 2026, Kapolres Sumenep melaksanakan kegiatan Curhat Kamtibmas bersama masyarakat di Desa Babalan, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini merupakan upaya Polri dalam menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi serta mengetahui berbagai permasalahan yang berkembang di lingkungan warga. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sumenep hadir bersama jajaran dan disambut oleh …

Warga Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polres Sumenep Lakukan Penanganan

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

27 Apr 2026

NASIONALPOS.com | SUMENEP, Jatim– Seorang warga lanjut usia di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur miliknya sendiri pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.   Korban berinisial J (76), perempuan, warga Dusun Libiliyan, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat setelah sebelumnya korban dilaporkan …

Diduga Kredibilitas Sekolah PKBM di Kabupaten Garut Dipertanyakan Masyarakat ?

Admin Redaksi

25 Apr 2026

  Garut,Nasionalpos.com Garut, Polemik tentang dunia pendidikan di kab.Garut yang selama ini.didengar dengan bumbu yg begitu tidak sedap dan tidak enak didengar .seperti halnya di dunia pendidikan yang selama ini digembor gemborkan tentang Dana pendidikan yang pantastis Namun sungguh aneh yang menimpa anak didik pkbm yang berada dikecamatan garut kota .kelurahan kota kulon, dimana salah …

Koordinator Terminal Arya Wiraraja, Imam Hanafi Sebut Penumpang AKAP Masih Stabil Pasca Hari Raya Idul Fitri 2026

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

25 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Hari Raya Idul Fitri 1447 / 2026 telah berlalu, namun hal itu tidak berarti petugas BPTD Perhubungan terminal Bus Arya Wiraraja Sumenep bisa santai dalam aktifitas keseharian dalam menjalankan tugasnya.   Handoko Imam Hanafi, S.Sos. adalah Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep di bawah BPTD Kelas …

Satlantas Polres Sumenep Gelar Operasi Gabungan Bersama Bapenda, Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

22 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep menggelar kegiatan operasi gabungan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Selasa (21/04/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Pangarangan, Kabupaten Sumenep, dengan melibatkan personel Satlantas Polres Sumenep …

x
x