Home » Top News » Koordinator Terminal Arya Wiraraja, Imam Hanafi Sebut Penumpang AKAP Masih Stabil Pasca Hari Raya Idul Fitri 2026

Koordinator Terminal Arya Wiraraja, Imam Hanafi Sebut Penumpang AKAP Masih Stabil Pasca Hari Raya Idul Fitri 2026

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H 25 Apr 2026 183

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Hari Raya Idul Fitri 1447 / 2026 telah berlalu, namun hal itu tidak berarti petugas BPTD Perhubungan terminal Bus Arya Wiraraja Sumenep bisa santai dalam aktifitas keseharian dalam menjalankan tugasnya.

 

Handoko Imam Hanafi, S.Sos. adalah Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep di bawah BPTD Kelas II Jawa Timur. Ia aktif mengelola operasional serta peningkatan fasilitas terminal untuk memaksimalkan pelayanan penumpang

 

Kondisi penumpang AKAP masih terpantau maksimal memadati stasiun bus Arya Wiraraja dengan tujuan keluar propinsi Jawa Timur yakni utamanya dengan tujuan propinsi Jawa Barat.

 

Penumpang masih berkisar sekira 300 orang dengan tujuan ke berbagai kota di Jawa Barat, antaranya Jakarta, Bandung dan lain – lain.

Baca Juga :  Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

 

Hal itu disampaikan oleh koordinator terminal Aryawiraraja, Imam Hanafi terhadap media saat di kantornya. ” Alhamdulillah penumpang untuk bus Antar Kota Antar Propensi (AKAP) saat ini masih stabil walaupun hari raya telah berlalu. Menurut cacatan kami penumpang berkisar sebanyak 300 orang tiap harinya,” jelasnya.

 

Selanjutnya Ia, Kepala terminal yang dikenal murah senyum melanjutkan keterangannya,” untuk penumpang bus Antar Kota Dalam Propensi (AKDP) sudah relatif menurun, artinya pasca lebaran penumpang sudah kembali normal.

 

Menurutnya, tidak dipungkiri bahwa penumpang AKDP memang lebih banyak penumpang yang AKAP, hal itu disebabkan faktor utamanya banyak masyarakat Sumenep yang merantau ke luar kota khususnya Propensi Jawa Barat untuk bekerja di Toko.

Baca Juga :  Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni Resmi Buka Festival Literasi Daerah 2025

 

Senada dengan Kepala terminal, salah satu kru dari bus AKAS yang trayeknya hanya sebatas Jawa Timur khususnya Surabaya (terminal Purabaya), menyebutkan situasi penumpang saat ini kembali normal.

 

” Penumpang untuk trayek Surabaya sudah kembali normal. Pasca Covid – 19 hingga saat ini penumpang sepi, keluar terminal sering kosongan. Tapi ya gimana lagi, kita tidak ada keahlian lain jadinya dijalani saja, ” ungkap sopir AKAS yang minta namanya dirahasiakan. (B)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sempat Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Tim Tabur Kejari Pessel Akhirnya Berhasil Amankan DPO Terpidana Kasus Kehutan

Primadoni,SH

28 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Operasi penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus tindak pidana kehutanan di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (28/8/2026), berlangsung menegangkan. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan harus melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit setelah terpidana Marsedes Pgl. Sedes melakukan perlawanan saat hendak dieksekusi. Seperti diketahui, …

Pisah Sambut Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi Serahkan Kepemimpinan kepada Evide

Zulwandi

26 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com — SMAN 12 Padang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah, Senin (24/8/2026), sebagai momentum serah terima kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi, M.Pd., kepada kepala sekolah definitif, Evidel, S.Pd. Acara tersebut dihadiri Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Alit Anugrah Maria, M.Pd., yang mewakili Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Dua Bulan untuk 13.044 SPPG: Mana Roadmap BGN?

dito

23 Agu 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang mantan anggota BPK RI dan mantan kader Partai Gerindra    Pemerintah menyampaikan bahwa penyelesaian sekitar 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam tahap persiapan membutuhkan waktu hingga dua bulan. Berdasarkan data BGN, jumlah tepatnya mencapai 13.044 SPPG Proses Persiapan. Selain itu, terdapat 27.469 …

MAPPI & Dosen Usakti Desak KPK Tangkap Ainun Naim atas Dugaan Keterlibatan Kasus Google Cloud

dito

19 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026   Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim     ” Ya, …

x
x