- Top NewsSekda Pimpin Rakor Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
- Top NewsKunjungan kerja turut dihadiri oleh Bupati Musi Rawas, Wakil Bupati Musi Rawas, H Suprayitno. Dandim 0406 Letkol Inf Danny Steven Surbakti, S.A.P., M.M
- TNI-POLRIPelayanan humanis satpas SIM Salatiga, wujud nyata hadir melayani masyarakat dengan ramah dan profesionalisme
- NasionalKarhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!
- Nasional3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?
NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi.
Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat.
“Pasca-Reformasi 25 tahun silam, masyarakat semakin skeptis terhadap janji perubahan. Persoalan korupsi, pengangguran, kemiskinan, stunting, kebocoran ekonomi, hingga berbagai persoalan tata kelola negara masih menjadi pekerjaan besar. Karena itu, publik menuntut perubahan yang cepat dan mendasar,” ujar TB Massa di Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026).
Menurutnya, tuntutan perubahan revolusioner tidak perlu dimaknai sebagai sesuatu yang menakutkan atau identik dengan kekerasan. Revolusi, kata dia, harus dipahami secara kontekstual sebagai keberanian melakukan perubahan cepat, mendasar, dan terukur untuk mengoreksi kegagalan agenda Reformasi.
“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan memberi efek jera. Korupsi dan mafia yang merusak negara harus diberantas sampai ke akar. Kekayaan negara yang dirampas harus dikembalikan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Itu bagian dari langkah politik yang revolusioner,” tegasnya.
TB Massa menilai Indonesia dapat belajar dari berbagai negara yang berhasil keluar dari krisis melalui keberanian melakukan pembenahan besar dalam sistem politik, hukum, dan ekonomi.
Menurut dia, masyarakat sipil akan memberikan dukungan apabila Presiden Prabowo memiliki political will yang kuat untuk memimpin perubahan. Sebaliknya, kegagalan memenuhi harapan perubahan berpotensi memperbesar jarak antara pemerintah dan rakyat.
Namun, TB Massa mengingatkan bahwa kegagalan pemerintahan dalam melakukan perubahan justru dapat menguntungkan kelompok status quo dan jaringan kepentingan yang selama ini menikmati kelemahan tata kelola negara. Dalam situasi demikian, instabilitas dapat menjadi ruang bagi berbagai kepentingan untuk mempertahankan atau merebut kembali pengaruh politik dan keepntingan ekonomi.
Karena itu, menurutnya, langkah perubahan harus dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sipil, termasuk kalangan kampus, akademisi, mahasiswa, dan kelompok-kelompok independen yang memiliki integritas.
“Perlu konsolidasi kekuatan perubahan, baik yang berada di dalam pemerintahan maupun masyarakat sipil. Pemerintah tidak boleh diberi cek kosong. Dukungan harus tetap disertai kontrol agar agenda perubahan benar-benar berjalan,” katanya.
Pasal 33 Harus Menjadi Fondasi Revolusi Ekonomi
TB Massa menegaskan, perubahan tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum dan pembenahan politik. Revolusi pemerintahan Prabowo, menurutnya, juga harus menyentuh struktur ekonomi dengan menjadikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai fondasi utama.
Pasal tersebut, katanya, menegaskan prinsip bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, sementara cabang-cabang produksi yang penting dan menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara serta digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
“Di sinilah ujian terbesar Presiden Prabowo. Pasal 33 jangan hanya menjadi hiasan konstitusi. Harus diterjemahkan menjadi kebijakan ekonomi yang nyata. Negara harus kembali memiliki keberanian untuk menguasai sumber-sumber strategis dan memastikan kekayaan alam benar-benar menghasilkan kemakmuran bagi rakyat,” ujarnya.
Di sisi lain, ia mempertanyakan kemampuan tim politik dan kabinet Prabowo dalam menjaga kredibilitas, citra, dan kepercayaan publik terhadap Presiden.
Menurutnya, kontroversi yang berulang dan komunikasi politik yang tidak terkelola dengan baik dapat memperkuat persepsi bahwa perubahan yang dijanjikan belum menghasilkan perbedaan mendasar.
Kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga politik formal, termasuk partai politik, juga dinilai terus menghadapi tantangan. Karena itu, Presiden perlu memperluas basis sumber daya politiknya dengan melibatkan kekuatan-kekuatan di luar partai yang memiliki kapasitas, integritas, dan keberanian melakukan koreksi.
“Kalangan kampus, akademisi, profesional, mahasiswa, dan kelompok masyarakat sipil harus didayagunakan sebagai mitra kritis dalam agenda perubahan. Termasuk untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem maupun tata kelola pemerintahan dan kinerja kabinet,” jelasnya.
Bagi TB Massa, pilihan politik Prabowo pada akhirnya semakin jelas: memimpin perubahan mendasar dengan keberanian membenahi hukum, politik, dan ekonomi berdasarkan amanat Pasal 33 UUD 1945, atau membiarkan persepsi bahwa pemerintahannya sekadar melanjutkan pola rezim lama semakin menguat.
Revolusi yang dibutuhkan bukan revolusi kekerasan, melainkan revolusi tata kelola: membersihkan negara dari korupsi dan mafia, memulihkan kedaulatan ekonomi, serta mengembalikan kekayaan nasional sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
“Di situlah, ujian sesungguhnya bagi kepemimpinan Prabowo Subianto.”pungkasnya. (X)
Andi Ledi Lubuk Linggau
08 Okt 2026
NASIONALPOS.COM//LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Sekda Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa memimpin rapat koordinasi Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (Corporate Social Responsibility) Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Kota Lubuk Linggau di Ruang Rapat Moneng Sepati Lt.5 Pemkot Lubuk Linggau, Kamis(8/10/2026) Dalam arahannya, H Trisko Defriyansa menekankan pentingnya kolaborasi …
Andi Ledi Lubuk Linggau
08 Okt 2026
NASIONALPOS.COM/Kabupaten musira Rawas – Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Rawas dalam rangka meninjau Marshalling Area (MA) Yonif TP 947/Pangeran Amin, yang berlokasi di kawasan Agropolitan Center Muara Beliti. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Musi Rawas, Wakil Bupati Musi Rawas, H Suprayitno. Dandim 0406 …
- Banyuwangi
08 Okt 2026
PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …
- Banyuwangi
07 Okt 2026
PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …
dito
07 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta. “Kami sangat concern …
dito
07 Okt 2026
NasionalPos. com, Jakarta- Final dan Mengikat, Tetapi TIdak bisa bisu Praktisi Hukum Advokat Andi Darwin R. Ranreng saat di temui wartawan , Rabu, 7/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa semua pihak agar menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Menghormati putusan tidak cukup dengan menerima amarnya …
21 Nov 2024 2.441 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.863 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.631 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.624 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.531 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.496 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.312 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.