- HeadlinePUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,
- HukumPolresta Sumenep Sikapi Pengaduan Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta dalam Penanganan Perkara Narkotika
- Top NewsKadispora Buka Event Tournamen Mobile Legend Bang Bang Silampari Wali Kota Cup
- HukumPolsek Talango Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Dua Pria Diamankan
- daerahGagal Insaf, Residivis Spesialis Curanmor Kembali Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polres Pesibar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?
NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi.
Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat.
“Pasca-Reformasi 25 tahun silam, masyarakat semakin skeptis terhadap janji perubahan. Persoalan korupsi, pengangguran, kemiskinan, stunting, kebocoran ekonomi, hingga berbagai persoalan tata kelola negara masih menjadi pekerjaan besar. Karena itu, publik menuntut perubahan yang cepat dan mendasar,” ujar TB Massa di Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026).
Menurutnya, tuntutan perubahan revolusioner tidak perlu dimaknai sebagai sesuatu yang menakutkan atau identik dengan kekerasan. Revolusi, kata dia, harus dipahami secara kontekstual sebagai keberanian melakukan perubahan cepat, mendasar, dan terukur untuk mengoreksi kegagalan agenda Reformasi.
“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan memberi efek jera. Korupsi dan mafia yang merusak negara harus diberantas sampai ke akar. Kekayaan negara yang dirampas harus dikembalikan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Itu bagian dari langkah politik yang revolusioner,” tegasnya.
TB Massa menilai Indonesia dapat belajar dari berbagai negara yang berhasil keluar dari krisis melalui keberanian melakukan pembenahan besar dalam sistem politik, hukum, dan ekonomi.
Menurut dia, masyarakat sipil akan memberikan dukungan apabila Presiden Prabowo memiliki political will yang kuat untuk memimpin perubahan. Sebaliknya, kegagalan memenuhi harapan perubahan berpotensi memperbesar jarak antara pemerintah dan rakyat.
Namun, TB Massa mengingatkan bahwa kegagalan pemerintahan dalam melakukan perubahan justru dapat menguntungkan kelompok status quo dan jaringan kepentingan yang selama ini menikmati kelemahan tata kelola negara. Dalam situasi demikian, instabilitas dapat menjadi ruang bagi berbagai kepentingan untuk mempertahankan atau merebut kembali pengaruh politik dan keepntingan ekonomi.
Karena itu, menurutnya, langkah perubahan harus dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sipil, termasuk kalangan kampus, akademisi, mahasiswa, dan kelompok-kelompok independen yang memiliki integritas.
“Perlu konsolidasi kekuatan perubahan, baik yang berada di dalam pemerintahan maupun masyarakat sipil. Pemerintah tidak boleh diberi cek kosong. Dukungan harus tetap disertai kontrol agar agenda perubahan benar-benar berjalan,” katanya.
Pasal 33 Harus Menjadi Fondasi Revolusi Ekonomi
TB Massa menegaskan, perubahan tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum dan pembenahan politik. Revolusi pemerintahan Prabowo, menurutnya, juga harus menyentuh struktur ekonomi dengan menjadikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai fondasi utama.
Pasal tersebut, katanya, menegaskan prinsip bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, sementara cabang-cabang produksi yang penting dan menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara serta digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
“Di sinilah ujian terbesar Presiden Prabowo. Pasal 33 jangan hanya menjadi hiasan konstitusi. Harus diterjemahkan menjadi kebijakan ekonomi yang nyata. Negara harus kembali memiliki keberanian untuk menguasai sumber-sumber strategis dan memastikan kekayaan alam benar-benar menghasilkan kemakmuran bagi rakyat,” ujarnya.
Di sisi lain, ia mempertanyakan kemampuan tim politik dan kabinet Prabowo dalam menjaga kredibilitas, citra, dan kepercayaan publik terhadap Presiden.
Menurutnya, kontroversi yang berulang dan komunikasi politik yang tidak terkelola dengan baik dapat memperkuat persepsi bahwa perubahan yang dijanjikan belum menghasilkan perbedaan mendasar.
Kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga politik formal, termasuk partai politik, juga dinilai terus menghadapi tantangan. Karena itu, Presiden perlu memperluas basis sumber daya politiknya dengan melibatkan kekuatan-kekuatan di luar partai yang memiliki kapasitas, integritas, dan keberanian melakukan koreksi.
“Kalangan kampus, akademisi, profesional, mahasiswa, dan kelompok masyarakat sipil harus didayagunakan sebagai mitra kritis dalam agenda perubahan. Termasuk untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem maupun tata kelola pemerintahan dan kinerja kabinet,” jelasnya.
Bagi TB Massa, pilihan politik Prabowo pada akhirnya semakin jelas: memimpin perubahan mendasar dengan keberanian membenahi hukum, politik, dan ekonomi berdasarkan amanat Pasal 33 UUD 1945, atau membiarkan persepsi bahwa pemerintahannya sekadar melanjutkan pola rezim lama semakin menguat.
Revolusi yang dibutuhkan bukan revolusi kekerasan, melainkan revolusi tata kelola: membersihkan negara dari korupsi dan mafia, memulihkan kedaulatan ekonomi, serta mengembalikan kekayaan nasional sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
“Di situlah, ujian sesungguhnya bagi kepemimpinan Prabowo Subianto.”pungkasnya. (X)
dito
17 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional. Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …
Andi Ledi Lubuk Linggau
16 Okt 2026
NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Lubuk Linggau, H Resta Irwan Putra membuka Event Tournamen Mobile Legend Bang Bang (MLBB) Silampari Wali Kota Cup I Tahun 2026 di Cinema Hall Lt.5 Pemkot Kota Lubuk Linggau Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Jum’at(16/10/2026). Kadispora, H Resta Irawan Putra dalam sambutannya …
Dhio Justice Law
15 Okt 2026
NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …
Zulwandi
15 Okt 2026
Padang, Nasionalpos. Com — Seorang perempuan berinisial YM, yang berprofesi sebagai YouTuber, affiliate marketer, content creator, dan edupreneur di Sumatera Barat, mengaku mengalami dugaan pelecehan verbal dan penghinaan saat berada di Kantor Lurah Pasie Nan Tigo, Kota Padang, pada 28 Agustus 2026 sekitar pukul 09.45 WIB. YM meminta pemerintah daerah menindaklanjuti pengaduannya secara objektif dan …
dito
13 Okt 2026
NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …
Taufik Hidayat
12 Okt 2026
Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …
21 Nov 2024 2.478 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.902 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.654 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.653 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.551 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.510 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.326 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.