Home » Headline » Pengamat Unand: Kritik Rocky Gerung Mesti Ditanggapi Secara Akademik

Pengamat Unand: Kritik Rocky Gerung Mesti Ditanggapi Secara Akademik

dito 05 Agu 2023 140

NasionalPos.com, Padang   Pengamat politik dari Universitas Andalas, Najmuddin Rasul, mengatakan kritik Rocky Gerung yang sampai menyebut tindakan Presiden Joko Widodo dengan memakai kata ‘bajingan tolol’ merupakan bentuk kerisauan kalangan akademisi terhadap pemerintahan Jokowi.

Menurut Najmuddin, kritikan yang disampaikan Rocky harusnya ditanggapi secara akademik karena mantan dosen Universitas Indonesia itu mengemukakan pendapat setelah melakukan kajian dan renungan.

“Namun tidak jarang seorang akademisi mem-publish hasil kajiannya ke publik melalui arena sharing idea pada forum-forum tertentu, seperti yang dilakukan Rocky Gerung. Salah satu bentuk kegalauan akademisi terlihat dari statemen Ricky Gerung dalam sebuah diskusi yang bisa memantik perdebatan akademik,” kata Najmuddin, Sabtu (5/8/2023).

Baca Juga :  Atlet dan Pelatih DKI di Popnas 2023 Ikuti Character Building

Najmuddin menyebut sering kali kritikan akademisi kepada pemerintah selalu ditanggapi dengan sinis. Hal itu bukti bahwa pemerintah belum siap untuk berbeda pendapat.

Karena menurut Najmuddin, pemiliran seorang akademisi selalu berusaha mencari solusi dari sebuah masalah pengetahuan dengan mengginakan pola pikir ilmiah yang disebut dengan logiko-hipotetiko verifikatif atau metode ilmiah.

“Pemikiran para akademisi selalu dilandasi tentang apa masalahnya(ontologi), mengapa masalah itu muncul (aksiologi) dan bagaimana mengatasi masalah tersebut (Epistimologi).  Misalnya tentang situasi dan kondisi perpolitikan bangsa.

Hal ini, seringkali memantik Kegalauan seorang akademisi untuk melakukan kajian guna menjawab Kegalauan tersebut,” ujar Najmuddin.

Baca Juga :  Semua Pihak Harus Hormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024

Namun lanjut Najmuddin, statemen Rocky Gerung oleh pendukung rezim dipandang sebagai penghinaan kepada Presiden. Ketidaksetujuan para pendukung rejim terhadap Rocky Gerung direpresentasikan dengan cara-cara marah yang mengutamakan otot bukan otak.

Menurut Najmuddin, jika pendukung rezim paham apa yang dilakukan Rocky sesungguhnya adalah pertama itu adalah bentuk partisipasi politik warga yang bisa dilakukan bahan analisis bagi orang-orang di sekitar Presiden.

“Yang kedua, kritikan publik terhadap rezim adalah bagian dari kebebasan berpendapat di alam demokrasi dan adalah bagian dari dinamika demokrasi.  Bagi saya, statemen Rocky Gerung itu adalah sebuah energi positif untuk Jokowi dan pendukungnya,” kata Najmuddin.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

dito

29 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan,   Sedangkan manfaat utama Muktamar …

Ratusan Buruh FPE KSBSI Gelar Aksi Unras di Kantor Pusat PT. NNI, Tolak PHK Sepihak dan Union Busting

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan orang Massa pekerja/buruh dari Federasi Pertambangan Dan Energi filiasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI), menggelar aksi demo di Kantor PT. Nadesico Nickel Industry (NNI), di Gedung Noble House, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat , 28/8/2026.   Aksi demo tersebut dilatar belakangi, kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak, yang dilakukan …

Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Rakernas JKPI XII di Ternate

Andi Ledi Lubuk Linggau

28 Agu 2026

NASIONALPOS.COM – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (28/8/2026). Rakernas yang mengusung tema “Penyusunan Kebijakan dan Memperkuat Kolaborasi Dalam Pelestarian Kota Pusaka Secara Berkelanjutan” tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Baca Juga :  …

Sempat Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Tim Tabur Kejari Pessel Akhirnya Berhasil Amankan DPO Terpidana Kasus Kehutan

Primadoni,SH

28 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Operasi penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus tindak pidana kehutanan di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (28/8/2026), berlangsung menegangkan. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan harus melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit setelah terpidana Marsedes Pgl. Sedes melakukan perlawanan saat hendak dieksekusi. Seperti diketahui, …

Blokir Nomor rekening Bank Tidak Bisa Sewenang-wenang, Ada Aturannya, Jika di langgar, Rentan Di gugat

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Blokir rekening adalah tindakan pembatasan sementara terhadap akses rekening bank, sehingga kamu tidak bisa melakukan transaksi keluar seperti penarikan, transfer, maupun pembayaran.  Namun, saldo di dalam rekening tetap tercatat dan tidak serta-merta diambil alih oleh pihak berwenang.   Tujuan utama pemblokiran biasanya untuk mencegah aliran dana yang diduga terkait tindak pidana, sengketa perdata, …

Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

x
x