Home » Headline » Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

dito 29 Agu 2026 52

NasionalPos.com, Jakarta-

NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan,

 

Sedangkan manfaat utama Muktamar NU ke-35 bagi kaum Nahdliyin adalah merumuskan peta jalan (roadmap) organisasi selama 25 tahun ke depan serta memperkuat silaturahmi dan konsolidasi antar-warga Nahdliyyin dari seluruh Indonesia.demikian di sampaikan Dr KH Yusuf Aman MA Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta kepada wartawan, Sabtu, 29/8/2026 di Jakarta.

Muktamar ke-35 itu juga bukan sekadar forum suksesi kepemimpinan, melainkan ujian apakah organisasi kumpulan ulama ini mampu menjaga integritas moral di tengah dinamika kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat” ungkap Dr KH Yusuf Aman MA yang juga Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Pusat.

 

Menurutnya, Sejak memasuki era Reformasi hingga sekarang NU dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara tradisi keislaman dan modernitas politik.

 

Karena itu, Muktamar NU ke-35 tidak dapat dipandang hanya sebagai forum pergantian kepemimpinan organisasi. Ia adalah arena penentuan arah peradaban umat dan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

 

” Tentunya, saya sbg warga Nahdliyyin, sangat berharap

Muktamar NU ke-35 sudah semestinya melampaui agenda rutin organisasi. NU perlu melahirkan cetak biru (blueprint) besar menuju 2045.” Tutur KH Yusuf Aman MA mantan Wakil Rois Syuriah PWNU DKI Jakarta

Baca Juga :  Soal Pengaduan Terkait Pemilu 2024, Menkopolhukam Mahfud MD Pastikan Pemerintah Bakal Memantaunya

 

Untuk itulah, lanjut Yusuf Aman, NU harus mulai serius membangun agenda transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI). Generasi Gen Z dan Alfa hidup dalam ruang algoritma yang mengubah pola otoritas keagamaan, tidak hanya itu NU juga sudah harus menjadi pelopor dalam membangun etika AI berbasis Islam Nusantara. Pesantren dan perguruan tinggi

 

” Saya juga berharap agar dalam Muktamar ke 35 ini, menghasilkan keputusan strategis mengenai langkah NU masuk dalam percakapan global mengenai teknologi, etika digital, dan masa depan kemanusiaan, “tutur Dr KH Yusuf Aman MA.

 

Selain itu, sambung Yusuf Aman, dirinya sangat berharap NU makin mandiri dan Istikomah dlm perannya untuk Li i, laai kalimat lillah, oleh karena itu NU harus memperkuat ekonomi keumatan berbasis pesantren dan komunitas.

 

Ketimpangan ekonomi nasional tidak cukup dijawab dengan retorika moral, tetapi membutuhkan inovasi kelembagaan: koperasi modern, ekonomi syariah berbasis digital, pemberdayaan UMKM pesantren, hingga penguatan industri halal, tidak hanya masalah ekonomi saja.

 

Melainkan saat ini, menurut Yusuf Aman, ketika memasuki abad kedua NU harus lebih muruah, disamping ponpes yang sudah lama berkiprah, maka saatnya Lembaga Pendidikan dari RA/ Taman kanak kanak sampai perguruan tinggi saat ini harus di perbanyak.

 

Dr KH Yusuf Aman MA juga mengingatkan bahwa dalam menghadapi masa menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang, diri nya sangat berharap NU harus menyiapkan kepemimpinan masa depan yang lebih adaptif, meritokratis, dan visioner.

 

“Kepemimpinan NU ke depan tidak cukup hanya kuat secara genealogis dan kultural, tetapi juga harus memiliki kapasitas intelektual global, kemampuan teknologi, dan sensitivitas sosial terhadap perubahan zaman.”tandas Dr KH Yusuf Aman MA .

Baca Juga :  Kunjungi Desa Wisata Adat Using Kemiren, Menteri Sandiaga: Pengalaman World Class Tourism

 

Sehingga, imbuhnya, siapapun yang terpilih sebagai Rois Am dan ketum PBNU di Muktamar ke 35 ini, mereka adalah putra putra terbaik yang dimiliki oleh NU, dirinya juga berharap agar di dalam komposisi PBNU semestinya melibatkan Ulama Ulama dan Tokoh dari NU jakarta

 

“Organisasi NU adalah organisasi Islam yang selalu seksi di mata orang yang memandangnya, Organisasi unik yang memiliki kemampuan menjaga marwahnya sebagai penjaga moral bangsa sekaligus lokomotif peradaban Islam Indonesia di abad ke-21 ini” ucap Dr KH Yusuf Aman MA.

 

Di akhir perbincangan nya, Dr KH Yusuf Aman MA, mengatakan bahwa di ajang Muktamar ke 35 ini, di harapkan dapat melahirkan keputusan yang mewujudkan wajah NU yang semakin teduh tetapi menjadi inisiator, pelopor, independen serta tetap terlibat aktif terdepan dalam urusan kebangsaan, religius tetapi terbuka terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

Bukan hanya itu, tambah Yusuf Aman, dirinya memprediksi Jika NU semakin mengedepankan kedewasaan organisasi dan visi peradaban yang besar,

 

“Maka NU tidak hanya akan mengawal Indonesia Emas 2045, tetapi juga menjadi salah satu fondasi utama lahirnya Indonesia yang berkeadaban, berkeadilan sosial, dan bermartabat di mata dunia, Selamat BerMuktamar ke 35, semoga sukses dan menghasilkan keputusan yang tepat bagi kemaslahatan umat, bangsa dan negara. Amin” pungkas KH Yusuf Aman MA

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Wali Kota Lubuk Linggau Terima Audiensi IKPM, Dukung Peringatan 1 Abad IKPM

Andi Ledi Lubuk Linggau

09 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menerima audiensi Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Modern (IKPM) di kediaman pribadi Wali Kota, Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, H Rachmat Hidayat menyampaikan Pemkot Lubuk Linggau akan selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan IKPM. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah dengan ulama, khususnya para alumni Pondok Modern …

Wali Kota Buka Sosialisasi Pengelolaan LB3 Bagi Pelaku Usaha Penghasil LB3

Andi Ledi Lubuk Linggau

07 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat membuka Sosialisasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) bagi pelaku usaha penghasil LB3, baik medis maupun nonmedis, di Cinema Hall Lantai 5 Pemkot Lubuk Linggau, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Wujudkan Lubuk Linggau Bersih, Sehat, Aman, Nyaman, Maju dan Sejahtera – Lubuk Linggau Juara”. Dalam …

Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

Masyarakat Nahdliyyin tidak Hendaki Muktamar NU ke 35 menuju ke 2029

dito

07 Sep 2026

NasionalPos.com-Jakarta Pasca terselenggaranya Muktamar NU ke 35 di Tambak Beras Jombang Jawa Timur, tentunya memicu terjadinya pihak yang tidak setuju dengan hasil Muktamar NU ke 35, terkesan ada campur tangan penguasa hari ini, demikian di sampaikan ustadz Damuri Fikri kepada wartawan, Senin, 7/9/2026 di Jakarta.   “Ya, kesan muktamar NU ke 35 menjadi ajang mencari …

Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

x
x