Home » Headline » FSAB Gelar Webinar Suluh Pancasila Memajukan Indonesia dan Perdamaian Dunia

FSAB Gelar Webinar Suluh Pancasila Memajukan Indonesia dan Perdamaian Dunia

dito 11 Jun 2025 224

NasionalPos.com, Jakarta- Masih dalam rangka memperingati lahirnya Pancasila di Bulan Juni ini, dan juga dalam rangka melestarikan, mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia, dan bahkan mengaktualisasikannya dalam misi perdamaian di kehidupan masyarakat International, maka Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) menggelar acara Webinar dengan mengambil tema “Suluh Pancasila untuk Memajukan Kebudayaan Indonesia dan Perdamaian Dunia.” Selasa, 10 Juni 2025.

Acara yang dipandu oleh Dahlan Khatami (Forum Peduli Literasi Masyarakat) sebagai Host, dan Emanuel Rahman Odo (FSAB dan Mahasiswa UKI) sebagai moderator, menghadirkan tiga narasumber, yakni Judi Wahyudin, M.Hum (Sesditjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan), Zastrouw Al-Ngatawi (Budayawan dan Makara Art Center UI), Hizra Marisa, S.IP., M.Si (Dosen HI Universitas Paramadina), serta Dubes Nurrahman Oerip (Ketua Bidang Hubungan Internasional Senawangi dan Ketua Living ICH Forum 2023).

Untuk kesempatan pertama, Judi Wahyudin menyampaikan paparannya, dalam penjelasannya, ia mengatakan bahwa Kementerian Kebudayaan memiliki tugas dan fungsi yang khusus yaitu jika mengacu peraturan presiden – di bidang kebudayaan – dan fungsinya dengan pelaksanaan kebijakan di antaranya perlindungan kebudayaan, pelestarian, dan lain-lain.

“Kebudayaan sejatinya adalah milik masyarakat dan jika dicermati kegiatan kebudayaan itu hampir ada di semua badan atau lembaga di pemerintahan, dan semua ini disusun bernafaskan Pancasila dari sila pertama hingga sila kelima.” Ungkap Judi Wahyudin.

Sementara itu, Zastrouw Al Ngatawi dalam paparannya, ia mengemukakan bahwa Pancasila adalah salah satu roda adiluhung peradaban nusantara. Pancasila dapat di analogikan sebagai Oase yang menjadi titik temu air jernih dari berbagai suku budaya nusantara. dan Pancasila ini menjadi sumber mata air jernih yang mengalirkan ke seluruh nusantara, bahkan pada tanggal 30 September 1960 pada sidang Umum PBB, Bung Karno menyampaikan Pancasila adalah ideologi universal yang diterima semua bangsa, Pancasila dengan nilai-nilainya itu dapat membangun perdamaian dunia.

“Bahkan pada sidang umum PBB itu, Bung karno mengusulkan Pancasila menjadi piagam pokok PBB. Di karenakan menurut Bung Karno – ideologi yang melampaui ideologi-ideologi dunia. Pancasila bisa melampaui deklarasi independen AS dan manifesto komunis. “ucap Zastrouw Al Ngatawi

Baca Juga :  Cegah Kerusakan Ekosistem Mangrove, Cegah Terjadinya Bencana Alam

Sedangkan, lanjut Zastrouw Al Ngatawi, declaration independen tidak mengandung keadilan sosial, dan manifesto komunis tidak mengandung ketuhanan maupun religiusitas, sehingga dengan demikian Pancasila dapat menjadi solusi alternatif terhadap krisis-krisis persoalan dunia yang bersumber dari kapitalisme, yang tidak peka dan tidak memiliki keadilan sosial dan manifesto komunis yang tidak memiliki religiusitas, selain itu Pancasila merupakan tawaran ideologis yang lebih komplit dan universal, dikarenakan Pancasila secara epistemik dan ideologis memiliki potensi untuk menjawab krisis-krisis yang ditimbulkan oleh kapitalisme.

Oleh karena itu, Pancasila harus diaktualisasikan dalam praktek nyata. yang menjadi ideal dalam kehidupan bangsa Indonesia maupun bangsa-bangsa di dunia ini. Pancasila harus di wujudkan dalam gerakan nyata yang operasional dan konkret.

“Tidak hanya itu, kita mesti melakukan Ijtihad kultural, kita harus menjadikan Pancasila sebagai vaksin kultural anak bangsa. vaksin yang bisa meningkatkan imunitas kita. diseminasi vaksin kultural secara potensial dan secara konsepsional bisa dilakukan secara terukur dan terarah.” tandas Zastrouw Al Ngatawi

Usai pemaparan materi dari Zastrouw Al Ngatawi, dilanjutkan dengan penyampaian materi diskusi oleh Hizra Marisa, dalam paparannya, ia menyampaikan tentang Diplomasi Budaya dan Kekayaan Warisan di Era Digital, serta menyampaikan mengenai diplomasi Pancasila yang seringkali di lakukan oleh Bung Karna dalam kancah pergaulan dengan masyarakat International, Adapun diplomasi Pancasila pertama kali di gaungkan Bung Karno pada Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 di Bandung, Kala itu Bung Karno juga menegaskan bahwa Pancasila itu kuncinya adalah perdamaian dunia dan gotong royong.

“Selain diplomasi Pancasila di dalam hubungan international kita juga mengenal diplomasi budaya, yang tentunya keberadaan Pancasila sangat berpengaruh dalam pembentukan Identitas Bangsa, sehingga dapat menjadi modal untuk menjalankan diplomasi budaya dalam pergaulan dengan bangsa lain di dunia ini.” ucap Hizra Marisa.

Dari tiga narasumber yang telah menyampaikan materinya, kemudian mendapatkan tanggapan dari Dubes Nurrahman Oerip, dalam tanggapannya, ia mengatakan bahwa Jika ingin menghayati dan menelaah pancasila, kita perlu mengkaji pembukaan UUD 1945. Itu merupakan butir-butir luar biasa dari para pendiri bangsa. Thinking Beyond. 4 alinea ini menggambarkan bagaimana Indonesia ini dibangun dan kuncinya Pancasila. Sekarang yang menjadi bahan pertanyaan adalah mengapa Adam Smith pemikiran-pemikirannya mampu bertumbuh dan berkembang dan menjadi ideologi – liberalisme, kapitalisme. kemudian Karl Marx pikiran-pikirannya menjadi komunisme.

Baca Juga :  Sinergi dengan PLN hingga Tingkat Kelurahan, Pj. Gubernur Heru Dorong Penghijauan di Jakarta

“Kita harus jujur mengakui pancasila belum menjadi amal ilmiah dan ilmu Amaliah, dan kita harus jujur bahwa ternyata keinginan luhur sudah mulai pudar dan itu amat jelas terlihat para elite penyelenggara negara kita. Dia tidak mau menjadi contoh dan hanya memberi contoh.” tukas Dubes Nurrahman Oerip.

Oleh karena itu, lanjutnya, Diperlukan adanya Suluh Pancasila untuk membangun bangsa. membangun negara ini, serta menjadi sarana dan wahana karakter nasional building, selian itu, dirinya mengusulkan agar merubah Pancasila dari mitos menjadi logos, pengetahuan dan menjadi etos, tidak hanya itu, dirinya juga berharap agar suluh Pancasila bisa mewujudkan kesalehan ritual menjadi kesalehan sosial dalam berbangsa dan bernegara.

“FSAB saya pikir sudah tepat mengusung tema ini. karena dalam abad 21 pertarungan budaya dan peradaban kunci penentu maju mundurnya suatu bangsa, bicara budaya tentunya bicara mindset, oleh karena itu dengan kehadiran Suluh Pancasila secara terprogram, terarah dan terukur, maka bangsa kita terutama gen Z diharapkan dapat memiliki mindset yang baik dan Tangguh, sehingga dapat memajukan Kebudayaan Indonesia dan tentunya dapat berkonstribusi menjaga Perdamaian Dunia.” Tandas Dubes Nurrahman Oerip.

 

Acara webinar yang diikuti sekitar 50-an orang, ini nampak sekali antusias peserta untuk menanggapi para narasumber, namun di karenakan waktu yang terbatas, maka tidak semua penanya maupun penanggap dijawab oleh para narasumber, meskipun demikian hal itu tidak membuat para peserta kecewa, melainkan justru para peserta berharap kegiatan seperti ini mesti sering di selenggarakan agar tercipta lah kekebalan ideologi Pancasila guna menghadapi berbagai macam ideologi di era digital ini.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sekda Buka Sosialisasi Manfaat Program BPJS ketenagakerjaan Bagi Koperasi Merah Putih

Admin Redaksi

18 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Sekda, H Trisko Defriyansa membuka sosialisasi manfaat program BPJS ketenagakerjaan bagi koperasi desa/kelurahan merah putih se-Kota Lubuk Linggau di Cinema Hall Pemkot Lubuk Linggau, Kamis (18/6/2026). Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan manfaat secara simbolis kepada ahli waris peserta Non-ASN yang telah meninggal dunia. …

Staf Ahli I Hadiri Haflatut Tasyakur Wal Ikhtitam Ponpes Ittihadul Ulum Kota Lubuk Linggau

Admin Redaksi

18 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat yang diwakili Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Achmad Hasian Ritonga menghadiri kegiatan Haflatut Tasyakur Wal Ikhtitam Pondok Pesantren Ittihadul Ulum Kota Lubuk Linggau, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah serta masyarakat. Turut hadir Kabag Kesra Kota Lubuk Linggau H. …

Kemenag Muratara-STAIS BS Tandatangani PKS Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Admin Redaksi

17 Jun 2026

Nasionalpos.com/Bertempat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (17/6/2026) berlangsung penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) antara Kemenag Kabupaten Muratara dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari (STAIS BS) Lubuk Linggau. Penandatanganan berita acara PKS dilakukan langsung oleh Kakan Kemenag Kabupaten Muratara, Dr H Ikrar dan Ketua STAIS BS, Dr Muhammad Yunus, disaksikan …

Sekda Hadiri Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Kecamatan dan Cabang Khusus Kota Lubuk Linggau  * Masa Bakti 2026-2030

Admin Redaksi

17 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), H Trisko Defriyansa menghadiri Pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan dan Cabang Khusus Kota Lubuk Linggau Masa Bakti 2026-2030 di Gedung Guru, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Rabu (17/6/2026).   Pelantikan tersebut mengusung tema “Meningkatkan Profesionalitas dan …

Wujudkan Kebijakan Disdik Sumbar,  SMKN 1 Painan Antar Langsung Ijazah ke Rumah Alumni

Primadoni,SH

17 Jun 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Kepala SMKN 1 Painan, Almes Gangga, S.Pd., M.Pd.T., mengambil langkah proaktif dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terkait larangan penahanan ijazah dengan mengantarkan langsung ijazah kepada para alumni yang belum mengambil dokumen tersebut. Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Nomor 100.3.4/2842/PSMASLB/DISDIK-2026 yang diterbitkan pada 21 …

Wali Kota Memimpin Rapat Evaluasi Pembatasan Volume Pembelian Solar Bersubsidi, Siapkan Pengaturan Jam Pengisian

Admin Redaksi

15 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat memimpin rapat evaluasi pelaksanaan surat edaran wali kota terkait penjadwalan dan pembatasan volume pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Wali Kota Lubuk Linggau, Senin (15/6/2026). Dalam arahannya, H. Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa surat edaran tersebut telah diterapkan …

x
x