Home » Headline » Ical Syamsudin, S,Sos, S.H: 81 Tahun Merdeka, Penegakan Hukum Masih Sebatas Retorika

Ical Syamsudin, S,Sos, S.H: 81 Tahun Merdeka, Penegakan Hukum Masih Sebatas Retorika

dito 18 Agu 2026 116

NasionalPos.com, Jakarta- 

Di usia 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, penegakan hukum masih menghadapi tantangan ketimpangan antara hukum di atas kertas dan realitas sosial di masyarakat.

 

Untuk itulah dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang, di perlukan berbagai perbaikan, terutama dalam hal integritas aparat, konsistensi regulasi, dan keadilan substansial menjadi kunci utama mewujudkan negara hukum yang menyejahterakan rakyat, demikian di sampaikan oleh Ical Syamsudin, S.Sos, SH praktisi hukum kepada wartawan, Selasa, 18/8/2026 di Jakarta.

 

” Tidak hanya itu, dalam konteks perbaikan juga di perlukan evaluasi penerapan hukum, kenapa harus di evaluasi? sebab pada realitanya berdampak pada terciptanya kesenjangan aturan, Hukum sering tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas.” Ungkap Ical Syamsudin, S.Sos SH yang juga Direktur Eksekutif LBH Jaringan Rakyat.

 

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk kembali melihat sejauh mana cita-cita kemerdekaan diwujudkan dalam kehidupan masyarakat. Salah satu pekerjaan rumah yang masih menjadi sorotan adalah pemerataan keadilan, termasuk dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang dinilai masih sebatas omon-omon.

 

Menurutnya, bicara masalah hukum tidak terlepas dari masalah kepercayaan publik terhadap penerapan hukum yang tentunya saat ini di hadapkan pada tantangan besar terhadap integritas lembaga peradilan beserta penegak hukumnya,

Baca Juga :  Dua Narapidana dari Lapas kelas IIA Jember di pindahkan ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

 

Tidak hanya itu tantangan lainnya adalah hadirnya era Digitalisasi, yang memunculkan peluang transparansi lewat sistem peradilan berbasis elektronik, yang jika tanpa adanya pengawasan yang massif, maka perangkat digital bisa berpeluang di manipulasi, serta dapat memunculkan kejahatan siber dan AI, yang menuntut adaptasi hukum yang cepat untuk penanggulangan maupun pencegahannya.

 

” Oleh karena itu di perlukan keterlibatan publik dalam mengawasi kebijakan hukum beserta penerapannya baik melalui perangkat digital maupun tidak melalui perangkat digital” tukas Ical Syamsudin S.Sos, SH

 

Di kesempatan ini, Ical juga menyampaikan bahwa tantangan dan peluang menuju Indonesia emas, bukan hanya bicara persoalan hukum, melainkan juga bicara masalah tindak pidana korupsi yang secara sistemik, dapat menjadi penghambat utama yang merusak iklim investasi dan rasa keadilan masyarakat.

 

” Terlepas itu semua, tentunya di era kekinian Bangsa Indonesia juga dihadapkan pada bonus demografi yang membutuhkan kepastian hukum agar generasi muda terlindungi, jika itu tidak di lakukan maka yang bakal terjadi bukan menciptakan generasi emas melainkan generasi cemas” tandas Ical Syamsudin S.Sos, SH

 

Ical juga menambahkan bahwa kondisi saat ini kebutuhan mendesak bangsa Indonesia adalah reformasi struktural, yang menciptakan Peluang bagi pembenahan regulasi yang tumpang tindih, ini mesti di lakukan demi kepastian hukum.

Baca Juga :  Bamsoet Harap Idul Fitri Jadi Momentum Perkuat Toleransi Antarumat

 

” Pada hakekatnya Hukum harus melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa pandang bulu, untuk itulah harus ada ketegasan moral bagi Aparat penegak hukum yang bersih, berani, dan berintegritas tinggi.” Tegas Ical Syamsudin S.Sos, SH

 

Sedangkan, sambung Ical, Visi jangka panjangnya, hukum harus menjadi faktor yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan ramah investasi.

 

” Karena itulah mengisi kemerdekaan di sektor hukum memerlukan kolaborasi dan wadah perjuangan yang solid. Penguatan kapasitas intelektual, kepemimpinan, dan wadah berhimpun bagi advokat muda menjadi krusial agar regenerasi profesi advokat berjalan beriringan dengan standar etika yang tinggi.” ucap Ical Syamsudin S.Sos, SH

 

Sehingga dengan demikian, imbuh Ical, tentunya peringatan kemerdekaan ini harus dijadikan momentum refleksi bersama: bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika setiap warga negara, tanpa memandang status sosial, mendapatkan perlakuan yang sama di hadapan hukum (equality before the law).

 

” Melalui kiprah, integritas, dan dedikasi advokat muda yang progresif, cita-cita keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia bukan sekadar slogan tahunan, melainkan realitas yang terus diperjuangkan.” Pungkas Ical Syamsudin S.Sos, SH yang tak asing lagi di kalangan aktivis lintas generasi.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Semakin humanis satpas sim tegal hadir layani masyarakat dengan ramah dan profesionalisme,membuat rakyat merasa terlayani dan di hargai

Indri Kalteng

11 Okt 2026

  Tegal- Nasionalpos.comPelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di jajaran Polres Tegal terus mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Petugas memberikan pelayanan dengan ramah, santun, serta membantu pemohon memahami setiap tahapan proses penerbitan SIM agar berjalan tertib, mudah, dan transparan. Dalam pelaksanaannya, masyarakat yang datang untuk mengurus SIM mendapatkan arahan dari petugas mulai dari proses pendaftaran, …

Unbrah Jadi Tuan Rumah Rakernas APTFI 2026, Diikuti 880 Peserta dari Berbagai Perguruan Tinggi Farmasi

Zulwandi

10 Okt 2026

Padang, Nasionalpos. Com — Universitas Baiturrahmah (Unbrah) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis hingga Sabtu (8–10 Oktober 2026) di ZHM Grendzuri Hotel Padang, Sumatera Barat (Sumbar) diikuti sekitar 880 peserta dari berbagai perguruan tinggi farmasi di Indonesia. …

Sekda Pimpin Rakor Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan

Andi Ledi Lubuk Linggau

08 Okt 2026

NASIONALPOS.COM//LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Sekda Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa memimpin rapat koordinasi Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (Corporate Social Responsibility) Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Kota Lubuk Linggau di Ruang Rapat Moneng Sepati Lt.5 Pemkot Lubuk Linggau, Kamis(8/10/2026) Dalam arahannya, H Trisko Defriyansa menekankan pentingnya kolaborasi …

Kunjungan kerja turut dihadiri oleh Bupati Musi Rawas, Wakil Bupati Musi Rawas, H Suprayitno. Dandim 0406 Letkol Inf Danny Steven Surbakti, S.A.P., M.M

Andi Ledi Lubuk Linggau

08 Okt 2026

NASIONALPOS.COM/Kabupaten musira Rawas –  Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Rawas dalam rangka meninjau Marshalling Area (MA) Yonif TP 947/Pangeran Amin, yang berlokasi di kawasan Agropolitan Center Muara Beliti. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Musi Rawas, Wakil Bupati Musi Rawas, H Suprayitno. Dandim 0406 …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

x
x