Home » Headline » Implikasi Putusan MK No.60, PDI-P Berpeluang Usung Ahok Rebut Kemenangan di Pilkada Jakarta 2024

Implikasi Putusan MK No.60, PDI-P Berpeluang Usung Ahok Rebut Kemenangan di Pilkada Jakarta 2024

dito 21 Agu 2024 126

NasionalPos.com, Jakarta-  Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 60/PUU-XXII/2024 yang mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah membuka jalan bagi PDIP untuk mengusung sendiri jagoannya pada Pilkada serentak 2024.

Berkat putusan ini, PDIP bisa saja mengusung kader internal. Bahkan, tak menutup kemungkinan untuk mengusung Basuki Tjahya Purnama alias Ahok sebagai kader PDI-Perjuangan yang sudah sangat berpengalaman sebagai Gubernur di Jakarta, demikian di sampaikan Drs Primus Wawo, MSi pengamat sosial dan perkotaan kepada wartawan, Rabu, 21/8/2024 di Jakarta.

“Kalau semangatnya untuk memenangkan konstetasi di Pilkada Jakarta , PDI Perjuangan sudah selayaknya mengusung kadernya sendiri yakni Basuki Tjahya Purnama, dan  pada akhirnya meminta pengertian konstituen dan warga Jakarta untuk bersama mendukung Ahok yang punya pengamalan sebagai Gubernur dan punya prestasi dalam kepemimpinannya di Jakarta.”ungkap Primus.

Menurut Primus, Pilkada Jakarta 2024 akan semakin dinamis jika Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusung Basuki Tjahya Purnama alias Ahok untuk melawan Ridwan Kamil-Suswono, sebab Ahok dan Ridwan sama-sama sosok yang punya pengalaman memimpin sebuah provinsi, keduanya memiliki keunggulan masing-masing.

Baca Juga :  Penyebab Cadangan Beras Menipis & Mafia Beras Bakal Dibongkar Dirut Bulog

Yang terpenting, baik Ahok maupun Ridwan Kamil punya keahlian dalam menata dan mengembangkan sebuah kota yang berskala nasional, namun terlepas dari itu semua, sosok Ahok lebih mengenal Jakarta beserta karakteristiknya, sehingga Ahok lebih tepat dan lebih diharapkan oleh warga Jakarta memimpin Jakarta sebagai kota Global yang berskala International pada periode 2024-2029.

“Dari alasan tersebut, maka tidak ada alasan bagi PDI-Perjuangan untuk tidak mengusung Ahok di Pilkada Jakarta November 2024 mendatang, karena hanya Ahok yang sudah terbukti punya prestasi membangun Jakarta, salah satunya mengatasi masalah pengangguran, yakni adanya program PPSU yang bisa menyerap banyak tenaga kerja, Jakarta butuh Ahok yang bersih, transparan dan professional”tukas Primus.

Untuk itulah, lanjut Primus, PDI-Perjuangan tidak perlu berkecil hati ketika berhadapan dengan KIM Plus beranggotakan 12 partai politik, yang mengusung Ridwan Kamil-Suswono, karena PDI-Perjuangan dengan mengusung Ahok akan berkoalisi dengan warga Jakarta, yang sudah merasakan gebrakan kebijakan Ahok saat memimpin Jakarta, dengan ketegasannya mampu memberantas dan mencegah korupsi, dengan kecerdasannya semua laporan maupun keluhan dari warga Jakarta dapat segera di tindaklanjuti dengan cepat dan tuntas.

Baca Juga :  Ketum PP PPM : Hari Perempuan Sedunia Momentum Lahirkan Masa Depan Kepemimpinan Perempuan Berkarakter Pancasila, Tangguh, Kredibel dan Akuntabel

“Dengan realitas politik tersebut, maka saya prediksi pilkada Jakarta bakal terjadi kontestasi sangat dinamis, antara pasangan cagub-cawagub melalui jalur Perseorangan yakni Dharma Pongrekun dan Kun Wardana, kemudian KIM Plus  mengusung Ridwan Kamil-Suswono, Vs PDI-Perjuangan yang berkoalisi dengan warga Jakarta yang mengusung Basuki Tjahya Purnama, tentunya suara warga Jakarta yang menghendaki Ahok pimpin Jakarta bakal memenangkan kontestasi pilkada 2024 ”pungkas Primus Wawo yang juga Tokoh Masyarakat asal NTT di Jakarta.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x