Home » Headline » Ketum PP PPM : Hari Perempuan Sedunia Momentum Lahirkan Masa Depan Kepemimpinan Perempuan Berkarakter Pancasila, Tangguh, Kredibel dan Akuntabel

Ketum PP PPM : Hari Perempuan Sedunia Momentum Lahirkan Masa Depan Kepemimpinan Perempuan Berkarakter Pancasila, Tangguh, Kredibel dan Akuntabel

dito 12 Mar 2025 74

NasionalPos.com, Jakarta-  Peringatan Hari Perempuan Internasional 2025 di peringati dengan mengusung tema “For ALL women and girls: Rights. Equality. Empowerment” atau “Untuk SEMUA perempuan dan anak perempuan: Hak. Kesetaraan. Pemberdayaan.” Semua pihak diajak untuk ikut memperingatinya dengan tema tersebut pada 8 Maret 2025 lalu.

Peringatan Hari Perempuan International Tahun 2025, di Indonesia memang tidak di rayakan semarak seperti hari Kartini, namun demikian peringatan Hari Perempuan Se-dunia ini justru mendapatkan respon sangat positif dari berbagai kalangan masyarakat, terutama dari kalangan organisasi kemasyarakatan, satu di antaranya adalah Pemuda Panca Marga, yang dalam sejak berdirinya hingga sekarang, untuk kali pertama organisasi putra-putri pejuang Kemerdekaan ini di pimpin oleh seorang perempuan, yakni Patriani Paramita Mulia sebagai Ketua Umum PP.PPM 2024-2029 hasil Munaslub PP PPM tahun 2024 lalu di Ancol.
Menanggapi peringatan Hari Perempuan Sedunia Tahun 2025 ini,
Patriani Paramita Mulia, kepada wartawan ia mengatakan bahwa Tema peringatan Hari Perempuan Se-dunia Tahun 2025 ini Tema tahun ini menyerukan tindakan yang dapat membuka persamaan hak, kekuasaan, dan peluang bagi semua orang dan masa depan feminis di mana tidak ada yang tertinggal, Adapun inti dari tema tersebut adalah memberdayakan generasi penerus – khususnya perempuan muda dan remaja putri – sebagai katalisator perubahan yang berkelanjutan.
“Nah, Tema tersebut, tentunya seiring dan senafas dengan hadirnya Pemuda Panca Marga sebagai organisasi massa di bumi Pertiwi, yang sudah berusia 44 tahun dengan salah satu sepak terjangnya adalah memberdayakan kaum perempuan agar bisa setara dengan kaum pria dalam berbagai bidang dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.” Ungkap Mita panggilan akrabnya kepada wartawan, Kamis , 13 Maret 2025 di Jakarta.
Menurut Mita, dalam perjalanan eksistensi Pemuda Panca Marga, senantiasa memberikan ruang dan peluang bagi anggotanya, terutama dari kalangan perempuan, agar aktif pada setiap aktivitas organisasi baik di internal maupun di tengah kehidupan masyarakat (eksternal), bukan hanya itu setiap perempuan yang menjadi keluarga besar PPM, senantiasa di berdayakan agar bisa menjadi perempuan yang Tangguh, mandiri dan mampu memimpin struktur organisasi PPM, melalui program pemberdayaan yang memberikan bekal materi kepemimpinan, serta materi lainya yang terkait erat dengan pembentukan karakter kepemimpinan Perempuan, yang setara dengan kepemimpinan kaum pria.
“ Dari proses pemberdayaan itu, PPM berhasil mencetak kepemimpinan di Pusat dan di beberapa daerah, dan bahkan tercatat banyak Perempuan PPM menjadi Pemimpin diantaranya di Jateng, NTB, Sulteng, Sultra dll, itu pun masih banyak kader perempuan yang sedang di persiapkan untuk membentuk kepemimpinan di internal organisasi maupun di eksternal organisasi.” Tukas Mita.
Lebih lanjut Mita mengatakan bahwa Peringatan Hari Perempuan Sedunia ini bisa menjadi momentum untuk kebangkitan kepemimpinan perempuan di segala bidang kehidupan berbangsa bernegara dan bermasyarakat yang lebih Tangguh, lebih Unggul dan lebih berempati pada situasi masyarakat, yang tentunya terinspirasi oleh lahirnya Gerakan emansipasi di pelopori oleh Ibu RA Kartini, yang kemudian di ikuti dengan  bermunculan kaum perempuan yang tampil sebagai pemimpin dalam perjuangan merebut kemerdekaan, misalnya Tjoet Nya’Dien, Dewi Sartika dll, nilai-nilai kepahlawanan para pahlawan Perempuan di masa merebut kemerdekaan tersebut, sudah seharusnya terus di jaga, di lestarikan, di tumbuh kembangkan  serta dapat menjadi fundamental jiwa kepemimpinan perempuan di Era Kekinian ini.
Secara konkrit, Mita menambahkan, saat ini kepemimpinan perempuan masih di hadapkan dengan berbagai persoalan, maupun tantangan yang mau tidak mau harus di hadapi dan di tata dalam sebuah tatanan kehidupan berdasarkan Pancasila dan UUD”45,  sebagai contoh kepemimpinan perempuan dalam suatu kelembagaan atau organisasi, ternyata mampu membuat Lembaga tersebut kredibel, & akuntabel maka kepemimpinan perempuan dapat menjadi pilihan utama masyarakat.
“ Oleh Karena itu, di momentum Peringatan Hari Perempuan Sedunia, tanggal 8 Maret yang lalu, saya menghimbau kepada kader perempuan PPM di mana pun berada, mari rapatkan barisan dalam program pemberdayaan perempuan oleh PPM, agar bisa mempersiapkan diri melahirkan kepemimpinan perempuan yang berkarakter Pancasila, Tangguh, Berani, kredibel dan akuntabel, dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat, Selamat Hari Perempuan Sedunia, Perempuan Tangguh, Dunia Sejahtera, terima kasih”pungkas Patriani Pramitha Mulia yang juga alumni Fakultas Hukum Universitas Atmajaya angkatan 2007, dan juga menyandang gelar Master Of Laws dari New York University, USA.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Transparansi Dipertaruhkan, Anggaran Sewa Rumah DPRD Banyuwangi Tuai Kecurigaan.

Indra

16 Jan 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Anggaran sewa rumah dinas bagi anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi kian memanas. Sorotan tajam publik mencuat setelah beredarnya konten TikTok jurnalis muda bersama Pasopati Jatim yang membongkar Dugaan ketidak jelasan dasar anggaran dan mekanisme pencairannya. Konten tersebut menyinggung perbedaan tafsir antara tunjangan perumahan dan biaya sewa rumah dinas, yang hingga kini dinilai belum …

Pemilu Langsung dan Nasib Jenazah Koruptor

Dhio Justice Law

13 Jan 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Belakangan ini, publik disuguhkan wacana bertema mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Pro kontra pun mencuat, bagi pemerintah termasuk partai-partai koalisi pendukungnya, Pilkada melalui DPRD itu adalah solusi untuk memangkas mahalnya ongkos pilkada langsung. Sementara, disisi oposisi dan masyarakat …

Jejak Panjang H. Amran Sidi : Dari Padang Panjang Ke Kota Padang, Perjuangan Cinta Hj Jusma Hingga Yayasan Baiturahmah

Primadoni,SH

11 Jan 2026

Padang, Nasionalpos .com — H. Amran Sidi lahir pada 20 September 1929 di Padang Panjang, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebuah kota kecil yang kelak menjadi saksi awal perjalanan hidupnya. Ia tumbuh dalam kesederhanaan, menjalani masa muda dengan tekad kuat untuk bekerja keras dan bertanggung jawab atas hidup serta keluarganya. Pada tahun 1952, …

Purna Tugas di Bumi Blambangan Kombes Pol Rama Samtama Putra: Banyuwangi Sangat Terkesan.

Indra

10 Jan 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Jajaran Polresta Banyuwangi menggelar tradisi Farewell Parade sebagai bentuk penghormatan atas purna tugas Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., yang resmi menyerahkan kepemimpinan kepada Kapolresta yang baru, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., Sabtu (10/1/2026). Dalam momen emosional tersebut, Rama mengungkapkan satu kata kunci untuk menggambarkan …

Hadiri Perayaan Natal 2025 Bersama Pemprov DKI Jakarta, Kardinal Ign Suharyo Sampaikan Pesan Persatuan & Perdamaian

dito

09 Jan 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wagub DKI Rano Karno menghadiri acara Aktualisasi Nilai-Nilai Natal Tahun 2025 Pemprov DKI di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2026) Pram dan Rano tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Mereka kompak menggunakan batik cokelat. Begitu tiba, mereka mendapat sambutan hangat dari hadirin. Pram mengaku terkejut dengan acara ini. Menurutnya, …

Berkaca Dari Penculikan Nicolas Maduro, Pengamat Intelijen dan Geopolitik Amir Hamzah: Prabowo Harus Waspadai Fenomena “Kudeta Senyap” Di Circle Kekuasaan

dito

09 Jan 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Peristiwa geopolitik yang mengguncang Venezuela menjadi alarm keras bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Kasus penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat, yang diikuti dengan cepatnya pengambilalihan kekuasaan oleh Wakil Presiden Delcy Rodríguez, memunculkan satu isu sensitif namun krusial: pengkhianatan elite dari dalam kekuasaan itu sendiri. Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah …

x
x