Home » Ekonomi » Penyebab Cadangan Beras Menipis & Mafia Beras Bakal Dibongkar Dirut Bulog

Penyebab Cadangan Beras Menipis & Mafia Beras Bakal Dibongkar Dirut Bulog

dito 20 Jan 2023 149

NasionalPos.com, Jakarta- Penyebab cadangan beras pemerintah (CBP) di pasar belum maksimal, Selain karena belum masuknya panen raya beras, pemerintah mengalami kendala dalam mendatangkan beras impor. Masalah perizinan yang berbelit dan cuaca buruk di penghujung tahun 2022 menjadi kendala utama CPB di pasar menipis. Contohnya, dialami Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, yang penyaluran CBP di bawah 30 ribu ton per hari, demikian disampaikan Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso kepada pers, Jumaat, 20/1/2023 di Jakarta.

Di dalam negeri, proses untuk izin impornya tidak mudah. Tidak bisa sehari dua hari selesai. Harusnya proses itu dipermudah, bukan dipersulit. Plus masalah ini karena cuaca buruk,” ungkap Budi Waseso.

Akibat cuaca buruk pada Desember 2022, lanjutnya, pembongkaran kontainer beras impor di pelabuhan pun terkendala, ada antrean bongkaran muatan cukup panjang di suatu pelabuhan, sehingga memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk mengangkut beras.
Sedangkan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang berharap dengan menargetkan pengiriman 500 ribu ton beras impor selesai di bulan ini dipastikan tidak bisa direalisasikan.

Baca Juga :  Bahas Modulator System PWM & Manfaatnya, Indonesian Homebrewer Club Berinisiatif Gelar Webinar

“Tapi, kami berusaha bagaimana pun ini barang paling lambat pertengahan Februari selesai (pengiriman beras impor),” ucap Buwas.

Melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau dikenal operasi pasar, Bulog menargetkan menyalurkan 100 ribu ton mulai pekan ini. Sebelum disebarkan ke pasar secara masif, Bulog harus menghitung dan memastikan kualitas beras sesuai dengan kontrak dagang yang dilakukan. Setelah tahap itu dilakukan beras baru bisa dikeluarkan dari gudang Bulog.

“Minggu ini ditargetkan 100 ribu ton didistribusikan. Kalau kebutuhan itu pulau Jawa paling besar penduduknya dan itu permintaan besar dan itu jadi utama,” ucapnya.

Sementara itu, Buwas juga menyampaikan pihaknya menyikat oknum yang terlibat dalam praktik mafia beras, termasuk karyawannya kebutuhan beras amat mendasar bagi masyarakat, sehingga tidak patut dipermainkan.

Baca Juga :  Manajemen Bisnis yang Lebih Mudah dengan Lemhero: Absensi, KPI, dan Payroll

“Saya sampaikan ke pimpinan wilayah (pinwil) Perum Bulog, siapa yang bermain dengan beras, saya pecat langsung, tidak ada tegur-teguran,Jangan pikir saya tidak tahu. Saya tahu di mana mereka, ada rekamannya. Saya tidak bodoh-bodoh amat “tegas Buwas.

Buwas mengaku dalam penelusuran langsung pihaknya, para oknum tersebut diduga mengancam ke pedagang terkait penguasaan distribusi beras. Praktik monopoli pun diendus kuat terjadi oleh mafia beras.

“Ini ngapain mereka mengumpulkan pedagang terus diintimidasi. Jangan merasa hebat, jagoan, pakai mengancam-ancam. Enggak ada penguasaan-penguasaan, ini beras pemerintah,” tegasnya.

Namun, Dirut Bulog itu enggan menyebut secara gamblang siapa oknum mafia tersebut. Pihaknya akan menyerahkan langsung kewenangan penanganan praktik kriminal itu ke Satgas Pangan.

“Saya sudah sampaikan ke Satgas Pangan. Nanti secara faktual data-datanya di cek dan akan didalami dulu,”pungkasnya

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x