Home » Headline » Hasil Kongres VI, PDIP Dukung Pemerintahan Prabowo Subianto, Pengamat: Semoga PDIP Bisa Mewarnai Wajah Kabinet Merah Putih

Hasil Kongres VI, PDIP Dukung Pemerintahan Prabowo Subianto, Pengamat: Semoga PDIP Bisa Mewarnai Wajah Kabinet Merah Putih

dito 02 Agu 2025 370

NasionalPos.com, Jakarta-

Kongres PDI-P ke 6 berlangsung dari tgl 1-2 Agustus 2025 di di Bali Nusa Dua Convention Center, berhasil memilih kembali Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP secara aklamasi untuk periode 2025-2030.

 

Kemudian mengambil keputusan politik untuk mendukung pemerintah Prabowo-Gibran, dan tidak berada pada posisi sebagai oposisi yang di harapkan oleh masyarakat Indonesia.

 

Tentunya mendapatkan respon dari berbagai kalangan, diantaranya dari Dr Kristiya Kartika Pengamat Politik, kepada wartawan ia mengatakan bahwa

Kondisi obyektif yg makin seru dan menyertai pelaksanaan Kongres PDIP 2025, membuat masyarakat harus makin mendalami secara kritis dan kreatif.

 

” Terkait dengan Kongres VI PDIP saya berpendapat perjuangan kita, kaum Nasionalis, harus makin menyadari bahwa elemen-elemen kekuasaan negara sedang dalam upaya menciptakan keseimbangan baru agar tdk. terjadi konflik politik, sosial, ekonomi dan budaya serta lainnya, yg ujungnya bisa merugikan mayoritas Rakyat.” Ungkap Dr. Kristiya Kartika yang juga mantan Ketua Presidium Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di era Orde Baru tersebut, kepada wartawan, Sabtu, 2 Agustus 2025 di Jakarta.

 

Menurutnya, fenomena yg terjadi bisa mencerminkan kondisi riil, dengan kehadiran Prabowo ke Solo menemui Jokowi dan memberi angin bagi kader-kader PSI dalam kongresnya bisa jadi hal itu dikaitkan dengan proses pemberian hak khusus Presiden di bidang Hukum kepada Hasto dan Tom Lembong serta lainnya, serta memberikan indikasi obyektif bahwa Prabowo tetap mau dekat dengan Megawati plus PDIP, meski tidak harus terang-terangan berbeda dengan Jokowi & dinastinya.

Baca Juga :  Bongkar Dugaan Mafia Pengiriman Pekerja Migran Ilegal & Lawan Upaya Kriminalisasi Aktivis Kemanusiaan

 

” Selain itu, yang juga harus di cermati ketika terpilihnya Megawati lagi sebagai Ketum PDIP dengan suara bulat yang didahului pemberian hak khusus atas Hasto, tentunya hal tersebut juga merupakan “allarm perdamaian dan semangat baru” yg di perlukan Prabowo Plus Megawati sekaligus PDIP-GERINDRA.” Tukas Dr Kristiya Kartika.

 

Dengan situasi tersebut, lanjut Dr Kristiya, bukan mustahil Reshuffle Kabinet tetap akan dilaksanakan dan akan merangkul kader PDIP. Kalau toh tidak terjadi PDIP mau gabung dalam pemerintahan, tapi PDIP sudah bisa diandalkan oleh Prabowo dan Negara, jika benar-benar terjadi, maka bisa memicu terjadinya konflik Prabowo dan Jokowi plus rombongannya.

 

” Dari fenomena tersebut, Kaum Nasionalis seharusnya bisa melihat realitas ini, maka sebagai peluang memperkuat Jaringan Nasionalisme yg mengandalkan kekuatan mayoritas-massa Rakyat, yg adalah Kaum Marhaen dan Marhaenis. ” Ucap Dr Kristiya Kartika.

 

Tentunya, sambung Dr Kristiya Kartika, tidak bisa menerlantarkan aspek strategis sifat dan sikap seorang Kader Nasionalis yakni Kritis, Krearif, Andalkan Kemampuan Ilmu & teknologi serta memelihara dan menguatkan peradaban dan budaya Warisan Pejuang bangsa yg mendukung secara sistematis dan konsisten kesejahteraan serta kemakmuran mayoritas-massa Rakyat.

Baca Juga :  Kepala Kejaksaan Negeri Pessel Lantik Kepala Cabang Balai Selasa

 

” Nah, sedangkan bagi PDI-P langkah membangun harmonisasi relasi politik dengan Presiden Prabowo, adalah momentum strategis yang juga merupakan penguat modal perjuangan Partai untuk terus menjadikan Indonesia mampu mewujudkan kemakmuran dan kemajuan Rakyatnya.”kata Dr Kristiya Kartika.

 

Lebih lanjut Dr Kristiya Kartika mengatakan bahwa dengan bermodalkan Sosialisme Indonesia dan Demokrasi Perwakilan yang merupakan Substansi nilai-nilai dasar Ideologi Pancasila, maka tentunya PDIP bisa mengerakkan kembali semangat kebersamaan berbagai bangsa dan negara di dunia, seperti keberhasilan Bung Karno dalam menggerakkan semangat merdeka dan berdaulat penuh bagi bangsa-bangsa Se Asia-Afrika serta kebersamaan Internasional dengan mewujudkan cita Negara2 Dunia Ketiga.

 

” Ya, semoga PDI-P dengan keputusannya untuk bergabung dalam Pemerintah Presiden Prabowo, di harapkan PDIP bisa menjaga Marwah kerakyatan nya, dan bahkan bisa mewarnai pemerintahan Prabowo Subianto, menjadi pemerintahan yang memprioritaskan kepentingan rakyat di atas kepentingan politik pribadi atau kelompok, serta menjaga kedaulatan negara baik di bidang politik, ekonomi maupun di bidang kebudayaan.” Tandas Dr Kristiya Kartika.

 

Comments are not available at the moment.

Sorry, the comment form has been disabled on this page/article.
Related post
Wali Kota Lubuk Linggau Terima Audiensi IKPM, Dukung Peringatan 1 Abad IKPM

Andi Ledi Lubuk Linggau

09 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menerima audiensi Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Modern (IKPM) di kediaman pribadi Wali Kota, Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, H Rachmat Hidayat menyampaikan Pemkot Lubuk Linggau akan selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan IKPM. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah dengan ulama, khususnya para alumni Pondok Modern …

Wali Kota Buka Sosialisasi Pengelolaan LB3 Bagi Pelaku Usaha Penghasil LB3

Andi Ledi Lubuk Linggau

07 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat membuka Sosialisasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) bagi pelaku usaha penghasil LB3, baik medis maupun nonmedis, di Cinema Hall Lantai 5 Pemkot Lubuk Linggau, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Wujudkan Lubuk Linggau Bersih, Sehat, Aman, Nyaman, Maju dan Sejahtera – Lubuk Linggau Juara”. Dalam …

Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

Masyarakat Nahdliyyin tidak Hendaki Muktamar NU ke 35 menuju ke 2029

dito

07 Sep 2026

NasionalPos.com-Jakarta Pasca terselenggaranya Muktamar NU ke 35 di Tambak Beras Jombang Jawa Timur, tentunya memicu terjadinya pihak yang tidak setuju dengan hasil Muktamar NU ke 35, terkesan ada campur tangan penguasa hari ini, demikian di sampaikan ustadz Damuri Fikri kepada wartawan, Senin, 7/9/2026 di Jakarta.   “Ya, kesan muktamar NU ke 35 menjadi ajang mencari …

Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

x
x