- HeadlineNegara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)
- HeadlineLomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus
- Top NewsKomisi IV DPR RI Terima Audensi Siap Perjuangkan Nasib Pembudidaya Benih Lobster
- HeadlineTragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah
- HeadlineNegara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Kisah Kelam PPP Pasca Reformasi
Oleh:
Assoc, Prof, Dr. TB Massa Djafar
NasionalPos.com, Jakarta – (Pembina Garda Bumiputera dan Ketua Program Doktor Universitas Nasional)
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan salah satu partai politik berbasis massa Islam yang lahir di era Orde Baru, tepatnya pada tanggal 5 Januari 1973. Partai ini dibentuk dari hasil Fusi atau gabungan empat partai Islam yakni Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), mewakili Masyumi, Partai Nahdlatul Ulama, Partai Pergerakan Tarbiah Islam (Perti) dan Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII).
Fusi partai-partai Islam menjadi PPP tak lepas dari keinginan Presiden Suharto untuk memudahkan kontrol dan demi stabilitas politik saat itu.
Karena itu, tak hanya partai-partai Islam yang digabungkan tapi juga golongan partai nasionalis, seperti Partai Nasional Indonesia (PNI), Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba), Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) serta Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Partai Katolik. Mereka bergabung menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI).
Sementara, pemerintah sendiri membentuk Golongan Karya (Golkar) yang diklaim bukan partai politik meski menjalankan fungsi dan peran layaknya partai politik. Golkar menjadi mesin utama rezim Orba yang kerap berperan sebagai bandul menjaga keseimbangan kelompok nasionalis dan Islamis.
Di era Orba, PPP yang awalnya dipelopori oleh KH Idham Chalid (Ketua Umum PB NU), H. Mohammad Syafaat Mintaredja, SH (Ketua Umum Parmusi), Haji Anwar Tjokroaminoto (Ketua Umum PSII), Haji Rusli Halil (Ketua Umum Perti), dan Haji Mayskur (Ketua Kelompok Persatuan Pembangunan di DPR), kerap menempati posisi kedua dibawah Golkar disetiap gelaran Pemilu.
Sejak dilahirkan, PPP banyak melahirkan tokoh besar, diantaranya Jailani Naro, Ismail Hasan Metareum, Hamsah Haz hingga tokoh wanita Aisyah Aminy.
Nasib PPP Pasca Reformasi
Pada Mei 1998, rezim Suharto didera tekanan kuat hingga akhirnya Suharto memilih mengundurkan diri yang digantikan BJ Habibie selaku Presiden RI.
Kala itu, PPP dipimpin Hamsah Haz (1998-2007) dan di era Presiden Habibie, Hamsah Haz sempat menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan menjadi Menko Kesra dan Taskin di era pemerintahan Gus Dur.
Eksistensi Hamsah Haz di kancah politik menjadi gambar wajah PPP pasca reformasi, dimana karier puncak Hamzah Haz digapai saat menjadi Wakil Presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri pada 2001-2004.
Sementara suara PPP pada Pemilu 1999 tercatat menjadi suara terbanyak yang diperoleh partai Ka’bah pasca reformasi, yakni 11,33 juta atau 10,71% dan terus merosot hingga menjadi 6,32 juta atau 4,52% pada pemilu 2019.
Namun, pada pemilu terakhir pada 2024 lalu, PPP yang dikomando Mardiono selaku Plt setelah ‘menjegal’ Suharso Monoarfa, suara PPP hanya 5.878.777 atau 3,8% sehingga tak lolos ke Senayan.
Merosotnya suara PPP pasca reformasi, tak lepas dari konflik internal saat di bawah kepemimpinan Suryadharma Ali dan Romahurmuziy alias Romy. Selain konflik, kedua pimpinan partai berlambang Ka’bah tersebut terlibat korupsi dan masuk penjara.
Citra buruk akibat ulah elit PPP itu, bukan satu-satunya faktor terpuruknya partai Ka’bah. Hal lain yang menjadi penyebab adalah cawe-cawe Jokowi saat menjadi Presiden.
Publik tentu paham, bagaimana Mardiono yang dikenal dekat Jokowi berhasil menjatuhkan Suharso Monoarfa melalui Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pada 5 September 2022.
Kecurigaan publik soal misi khusus Mardiono yang diutus Jokowi, terendus saat diketahui Suharso lebih condong dukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Karena itu, Suharso disingkirkan dan PPP dibawah Mardiono merapat ke PDIP dukung Ganjar-Mahfud sebagai capres, namun Jokowi yang tadinya kader PDIP justru lompat ke kubu yang mengusung Prabowo-Gibran.
Dukungan PPP ke PDIP pada Pilpres 2024 lalu, semakin menguatkan dugaan jika Mardiono memang utusan Jokowi. Lantaran, PPP yang berideologi Islam malah bergabung ke PDIP yang berbeda ideologi.
Sikap PPP yang mengangkangi ideologinya itu, mengingatkan publik pada gelaran Pilkada DKI Jakarta pada 2017 lalu, dimana PPP mendukung duet Ahok-Djarot yang diusung PDIP. Tak pelak putusan PPP itu membuat kecewa akar rumput, sehingga membuat PPP makin terpuruk.
Tampaknya, upaya untuk ‘menghabisi’ PPP terus berjalan dengan majunya Mardiono dan Agus Suparmanto sebagai calon Ketua Umum pada Muktamar PPP ke-10 tahun 2025 yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Bahkan, keduanya nekad mengklaim sebagai Ketum terpilih secara aklamasi.
Rekam jejak Mardiono sebagai orang Jokowi dan Agus Suparmanto yang merupakan kader PKB dan sempat terseret kasus dugaan penipuan yang diback up Romy yang tak lain eks napi koruptor, memunculkan dugaan publik jika Agus dan Mardiono adalah dua sosok yang sama-sama dimodali oligarki dan kelompok tertentu diluar partai yang bertujuan ‘menghabisi’ PPP dari dalam.
Dhio Justice Law
29 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …
dito
29 Apr 2026
NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya” Serta …
dito
29 Apr 2026
Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …
Dhio Justice Law
28 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …
Suryana Korwil Jabar
28 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …
Suryana Korwil Jabar
28 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …
21 Nov 2024 1.753 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.430 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.312 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.247 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.240 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.199 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.103 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.