Home » Hukum » Ketua DPN BAPERMEN Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas

Ketua DPN BAPERMEN Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas

Primadoni,SH 15 Mar 2026 189

Jakarta, Nasionalpos.com –– Ketua Dewan Pimpinan Nasional Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, SH., CPM., CCPS, mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus yang terjadi di Jakarta pada Jumat (13/3/2026). Ia mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut serta menangkap pelaku dan pihak yang diduga berada di balik serangan itu.

Korban yang merupakan aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) diketahui menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Eksternal. Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi sesaat setelah korban selesai merekam podcast bertema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Akibat serangan oleh orang tak dikenal tersebut, Andrie Yunus mengalami luka serius pada bagian wajah, mata, dada, serta kedua tangannya. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran luas mengenai keselamatan para aktivis yang selama ini aktif menyuarakan isu keadilan dan perlindungan hak asasi manusia.

Baca Juga :  Dirwaster BAPERMEN Sumbar Serahkan SK DPD Kota Padang

Romi Yufhendra menilai peristiwa ini tidak sekadar tindak kriminal biasa, tetapi memiliki indikasi sebagai bentuk intimidasi terhadap pembela HAM yang vokal mengkritik berbagai kebijakan negara, termasuk isu pelanggaran HAM dan reformasi sektor keamanan.

“Peristiwa ini adalah tindakan keji, biadab, dan tidak berperikemanusiaan. Penyiraman air keras terhadap seorang aktivis HAM merupakan bentuk teror terhadap perjuangan keadilan dan upaya membungkam suara kritis di negara demokrasi,” kata Romi dalam keterangannya.

BAPERMEN juga mendesak kepolisian untuk bekerja secara profesional dan transparan dalam menangani kasus tersebut. Aparat diminta segera mengungkap pelaku serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Baca Juga :  Setelah Dilantik Puluhan Paralegal HAPI Siap Terjun Ke Masyarakat.

Selain itu, Romi meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian serius terhadap kasus ini dengan membentuk tim khusus guna mengungkap kemungkinan adanya aktor intelektual di balik serangan tersebut.

“Negara tidak boleh kalah oleh tindakan kekerasan terhadap aktivis. Kami mendesak Presiden segera membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya,” ujarnya.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus kembali memunculkan kekhawatiran publik terhadap keamanan para aktivis, pembela HAM, serta kondisi kebebasan sipil di Indonesia. BAPERMEN menegaskan akan terus mengawal proses hukum perkara ini serta mendorong masyarakat sipil ikut mengawasi penanganannya agar keadilan bagi korban dapat terwujud.**”/r

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ratusan Buruh FPE KSBSI Gelar Aksi Unras di Kantor Pusat PT. NNI, Tolak PHK Sepihak dan Union Busting

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan orang Massa pekerja/buruh dari Federasi Pertambangan Dan Energi filiasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI), menggelar aksi demo di Kantor PT. Nadesico Nickel Industry (NNI), di Gedung Noble House, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat , 28/8/2026.   Aksi demo tersebut dilatar belakangi, kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak, yang dilakukan …

Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Rakernas JKPI XII di Ternate

Andi Ledi Lubuk Linggau

28 Agu 2026

NASIONALPOS.COM – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (28/8/2026). Rakernas yang mengusung tema “Penyusunan Kebijakan dan Memperkuat Kolaborasi Dalam Pelestarian Kota Pusaka Secara Berkelanjutan” tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Baca Juga :  …

Sempat Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Tim Tabur Kejari Pessel Akhirnya Berhasil Amankan DPO Terpidana Kasus Kehutan

Primadoni,SH

28 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Operasi penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus tindak pidana kehutanan di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (28/8/2026), berlangsung menegangkan. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan harus melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit setelah terpidana Marsedes Pgl. Sedes melakukan perlawanan saat hendak dieksekusi. Seperti diketahui, …

Blokir Nomor rekening Bank Tidak Bisa Sewenang-wenang, Ada Aturannya, Jika di langgar, Rentan Di gugat

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Blokir rekening adalah tindakan pembatasan sementara terhadap akses rekening bank, sehingga kamu tidak bisa melakukan transaksi keluar seperti penarikan, transfer, maupun pembayaran.  Namun, saldo di dalam rekening tetap tercatat dan tidak serta-merta diambil alih oleh pihak berwenang.   Tujuan utama pemblokiran biasanya untuk mencegah aliran dana yang diduga terkait tindak pidana, sengketa perdata, …

Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

Di tengah di gelar nya Aksi 27 Agustus 2026, Botok Cs Berkesempatan Audiensi Dengan Pimpinan DPR RI Di Sidang Paripurna

dito

27 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek,   Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …

x
x