Home » Nasional » daerah » SLF dan Pansus Parkir DKI: Ujian Integritas Pemerintahan Pramono

SLF dan Pansus Parkir DKI: Ujian Integritas Pemerintahan Pramono

Dhio Justice Law 15 Jul 2026 115

Oleh: Ridwan Umar
(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)

NasionalPos,com, Jakarta – Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta seharusnya menjadi momentum memperbaiki tata kelola kota secara menyeluruh, bukan sekadar mengejar peningkatan pendapatan parkir. Sebab, persoalan parkir tidak berdiri sendiri. Ia berkaitan erat dengan kepatuhan bangunan terhadap aturan, termasuk kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

SLF bukan sekadar dokumen administratif. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa sebuah bangunan memenuhi standar keselamatan, kenyamanan, dan kelayakan untuk dimanfaatkan. Termasuk di dalamnya pemenuhan berbagai persyaratan teknis yang berhubungan dengan fungsi bangunan dan fasilitas pendukungnya.

Karena itu, Pansus tidak boleh hanya berhenti pada pembahasan retribusi, kebocoran pendapatan, atau pengelolaan parkir. Pansus harus berani menelusuri apakah persoalan parkir yang selama ini membebani Jakarta juga dipengaruhi oleh lemahnya pengawasan terhadap kepatuhan bangunan, termasuk aspek SLF dan fasilitas parkir yang menjadi bagian dari ketentuan teknis bangunan.

Komitmen Pansus akan diukur dari keberaniannya mendorong audit, meminta keterbukaan data, dan memastikan adanya koordinasi antardinas. Tanpa itu, rekomendasi yang dihasilkan berisiko hanya menyentuh gejala, bukan akar persoalan.

Baca Juga :  Temu OFS Regio Kalimantan (Pontianak)

Masyarakat tentu berharap Pansus tidak sekadar menghasilkan laporan, tetapi melahirkan kebijakan yang memperkuat akuntabilitas pemerintah. Keterbukaan data kepatuhan SLF, evaluasi terhadap bangunan yang tidak memenuhi ketentuan, serta penguatan sistem pengawasan harus menjadi bagian dari rekomendasi strategis.

Jakarta membutuhkan lebih dari sekadar parkir yang tertib. Jakarta membutuhkan tata kelola bangunan yang patuh hukum dan pemerintahan yang berani menegakkan aturan secara adil. Di situlah komitmen Pansus Tata Kelola Perparkiran benar-benar akan diuji.

Jika Pansus mampu menyentuh akar persoalan, ia akan dikenang sebagai instrumen reformasi tata kelola perkotaan. Namun jika hanya berhenti pada aspek teknis perparkiran, peluang memperbaiki sistem secara menyeluruh akan terlewatkan.

Dengan begitu, pembahasan Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta bukan hanya akan menguji keseriusan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan. Lebih dari itu, ia akan menjadi ujian kepemimpinan Pemerintahan Gubernur Pramono Anung dalam membuktikan bahwa reformasi tata kelola Jakarta tidak berhenti pada slogan.

Baca Juga :  FSP Farkes Provinsi Jawa Timur Gelar Rakerda 2024, Soroti SKB 3 Menteri soal Cuti Bersama & Hari Libur Nasional

Komitmen membuka data kepatuhan SLF, melakukan audit terhadap bangunan yang bermasalah, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu akan menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan berpihak pada keselamatan publik.

Jika Pansus berani membongkar akar persoalan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berani menindaklanjuti rekomendasinya secara konsisten, Jakarta akan memperoleh lebih dari sekadar sistem parkir yang tertib. Jakarta akan memiliki pemerintahan yang mampu menempatkan keselamatan warga dan supremasi hukum di atas segala kepentingan. Itulah ujian integritas sesungguhnya bagi Pemerintahan Pramono Anung.

Pada akhirnya, sejarah tidak akan mengingat berapa banyak gedung yang dibangun pada masa sebuah pemerintahan. Sejarah akan mencatat apakah pemerintahan itu berani menegakkan hukum ketika kepentingan ekonomi berbenturan dengan keselamatan rakyat. (X)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Jaga Kondusivitas Pilratin, Kasat Reskrim Polres Pesibar Ingatkan Masyarakat Hindari Konflik dan Pelanggaran Hukum

Taufik Hidayat

23 Okt 2026

  Pesisir Barat –  Kontestasi Pemilihan Peratin (Pilratin) di sejumlah pekon di Kabupaten Pesisir Barat tak lama lagi akan dimulai. Tahapan pesta demokrasi di tingkat pekon tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan mengemban amanah dan membawa arah pembangunan pekon ke depan. Menjelang pelaksanaan Pilratin, masyarakat diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan dengan …

Resmi Dibuka ; Warga Kini Bisa Lapor Langsung ke Kapolda Lampung Lewat Hotline Ini

Taufik Hidayat

22 Okt 2026

Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung membuka layanan pengaduan masyarakat melalui hotline “Lapor Pak Kapolda Lampung”. Layanan tersebut menjadi saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, informasi, maupun aspirasi secara langsung. Informasi mengenai layanan tersebut disampaikan melalui materi publikasi Polda Lampung menampilkan Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani. Dalam publikasi itu, masyarakat dapat menghubungi hotline pengaduan …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Perkuat Kualitas Penegakan Hukum, Polres Pesisir Barat Jalani Supervisi Semester II Ditreskrimum Polda Lampung

Taufik Hidayat

21 Okt 2026

Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan Supervisi Semester II TA 2026 dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung pada hari Rabu (21/10/2026) pukul 09.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Aula Polres Pesisir Barat. Kegiatan supervisi tersebut diikuti oleh seluruh personel Reskrim dari Polres Pesisir Barat dan Polres Lampung Barat yang dipusatkan di …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Sentuhan Perubahan Irwan Hakim: Membangun Gunung Kemala Melalui Musyawarah dan Transparansi

Taufik Hidayat

20 Okt 2026

Pesisir Barat — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Peratin (PilPeratin) Kabupaten Pesisir Barat yang dijadwalkan pada 29 Oktober 2026, suasana demokrasi mulai terasa di tengah masyarakat kabupaten Pesisir Barat, termasuk di Pekon Gunung Kemala, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Selasa (20-10-2026). Salah satu sosok yang menjadi perhatian dalam kontestasi tersebut adalah Irwan Hakim, calon …

x
x