Home » Nasional » daerah » Temu OFS Regio Kalimantan (Pontianak)

Temu OFS Regio Kalimantan (Pontianak)

dito 19 Sep 2022 260

NasionalPos.com, Pontianak– “Barang Siapa mau Mengikuti “Aku” Maka Harus Memikul Salib” setidaknya itulah yang disampaikan oleh Minister Regio Ordo Fransiskan Sekular (OFS) Kalimantan, Sdr. Herman Yosef Anem OFS, minggu pada 18 September 2022 kemaren di rumah Sdr Tuparman OFS dan Sdri Siswati OFS, Jalan Putri Candramidi Gang Sukajaya Nomor 30, Pontianak. Pertemuan kali OFS kali ini dihadiri sebanyak 31 anggota diantaranya ada OFS Persaudaraan Santo Conradus, OFS Persaudaraan Santo Lodivikus dan Persaudaraan OFS Santo Padre Pio. Adapun topik perbincangan dalam pertemuan OFS kali itu yakni membahas rekoleksi penjenjangan yang telah ditetapkan pada tanggal 1 – 2 Oktober 2022 (sabtu sore dan Minggu pagi), di Tirta Ria, tidak menginap.

Terkait undangan Transitus Keluarga Fransiskan-Fransiskanes Pontianak yang dimana undangan sudah disebar dalam grub OFS Legio Kalimantan dan pengumuman kepengurusan Lembaga Swadaya Masyarakat Justice, Peace, Integrity of Creation (LSM JPIC) yang dimana perwakilan dari OFS adalah Sdr Samuel OFS sebagai tim media di kepengurusan JPIC. Bahasan kemudian dilanjutkan dengan tema tentang persiapan Kapitel Nasional dilaksanakan Juli 2023. Maka dari itu OFS akan membuat kalender 2023, rencana pelaksanaan di Makassar, Sulawesi Selatan. Informasi lebih lanjut, akan diinformasikan.

Semangat persaudaraan bersama saudara OFS di Pontianak melahirkan sejumlah refleksi hidup yang sesuai dengan ketentuan cara hidup dan teladan dari Santo Fransiskus Asissi. Pemerenungan bersama siang itu memberikan harapan baru tentang keteguhan iman. Saudara Herman Yosef Anem OFS mengingatkan bahwa teladan hidup Fransiskan dalam mengikuti Kristus adalah refleksi diri (doa) dan tindakan. Sebagai seorang Fransiskan nilai hidup yang paling penting adalah berdoa dan bertindak dalam kasih.

Baca Juga :  PP PPM Apresiasi Kegiatan Donor Darah di Laksanakan oleh PPIR, & Berharap Jadi Ajang Diplomasi Kemanusiaan Perkuat Persaudaraan Indonesia-Rusia.

Sehingga penghayatan tentang iman akan Allah sungguh-sungguh menjadi bukti adanya keberadaan ‘realitas tertinggi’ di dunia dan tentunya semua adalah misteri ilahi. Setiap pertemuan Ordo Fransiskan Sekular di Pontianak, paling tidak ada tiga hal unik yang selalu dibahas dalam setiap pertemuan. Pandangan filosofis tentang semangat Fransiskan hari ini diingatkan kembali oleh Minister Regio Kalimantan yakni semangat kesederhanaan dalam mengikuti teladan Kristus dengan cara hidup Fransiskan.

Sebagaimana yang diteladankan oleh Santo Fransiskus Asissi bahwa ada tiga hal yang paling menonjol dari semangat uniknya. Poin pertama, cara pandang Fransiskan mesti mampu melihat ‘keindahan’ dari setiap peristiwa hidup. Apapun itu, misalnya kejadian yang memberikan kemalangan hingga peristiwa yang membawa luka, justru sebagai seorang Fransiskan hal yang paling utama yakni mindset untuk melihat segala sesuatu secara indah dan penuh berkat. Poin kedua semangat Fransiskan yaitu semangat untuk bersaudara dengan semua alam ciptaan. Tema kedua ini lebih menyoroti semangat persaudaraan (bersaudara) pada semua ciptaan yang hidup dimuka bumi ini, misalnya yang utama adalah sesama manusia, hewan, tumbuhan, termasuklah segala cuaca dan unsur-unsur alam lainnya.

Yang menarik lagi yakni cara pandang Fransiskan dalam melihat ‘kematian’ sebagai ‘saudari’. Jika ditelaah secara awam, kematian tetaplah menjadi hal yang mengerikan bahkan kematian adalah ketakutan dari semua makhluk hidup setidaknya manusia yang menyadari bahwa itu adalah hal yang mengerikan. Tapi sebagai seorang Fransiskan kematian justru bukanlah sebuah peristiwa yang  ditakutkan lagi. Santo Fransiskus Asissi menjelang kematiannya, justru melihat dan memanggil ‘saudari maut’ untuk ‘menggiring’-nya menuju kehidupan yang lebih kekal. Akhirnya Santo Fransiskus wafat tetap pergi dengan damai.

Baca Juga :  Plt Ketua DPD Partai Nasdem Kep Seribu, Bantah Tudingan Legislator Partai Nasdem Intervensi Rekrutmen PJLP (UPPD) Muara Angke

Cara pandang Fransiskan melihat kematian sebagai ‘saudari maut’ boleh dibilang sebuah cara pandang yang melampaui cara pandang manusia biasa, oleh karenanya pengikut Santo Fransiskus  Asissi diminta agar mampu melihat kesempatan hidup dan mati merupakan “nilai” yang “sama mulia”nya. Setelah membahas cara hidup dan pandangan unik dari teladan hidup Santo Fransiskus Assisi, pertemuan itu ditutup dengan Ibadat harian atau ofisi atau brevir siang pukul 12.00 wib sekaligus menandai waktu untuk menguduskan hari dengan doa. Usai ibadat bersama, semua saudara OFS diajak santap siang bersama sembari menunggu hujan reda, “ya meskipun saudara air sudah memenuhi setiap sudut lantai di rumah Saudara Tuparman”  dan ternyata hujan yang deras rupanya mengundang saudara air untuk ‘nimbrung’ bersama dalam diskusi siang tentang persaudaraan dan cara hidup yang tak biasa. Sekian, Pace E Bene. ( *Red/ *Samuel  – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak)

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Unbrah Jadi Tuan Rumah Rakernas APTFI 2026, Diikuti 880 Peserta dari Berbagai Perguruan Tinggi Farmasi

Zulwandi

10 Okt 2026

Padang, Nasionalpos. Com — Universitas Baiturrahmah (Unbrah) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis hingga Sabtu (8–10 Oktober 2026) di ZHM Grendzuri Hotel Padang, Sumatera Barat (Sumbar) diikuti sekitar 880 peserta dari berbagai perguruan tinggi farmasi di Indonesia. …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

x
x