Home » Nasional » daerah » Akibat Sejak Sore Hujan, 3 RT dan 2 Ruas Jalan di Jakarta Banjir Hingga 70 Sentimeter

Akibat Sejak Sore Hujan, 3 RT dan 2 Ruas Jalan di Jakarta Banjir Hingga 70 Sentimeter

dito 12 Agu 2025 366

NasionalPos.com, Jakarta 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 2 RT di Jakarta Barat terendam banjir hingga 70 sentimeter akibat hujan mengguyur wilayah DKI Jakarta sore tadi.

Selain itu, dua ruas jalan juga tergenang, yakni Jalan Daan Mogot, Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat dengan ketinggian air mencapai 20 sentimeter, serta Jalan Swadarma Raya, Ulujami, Jakarta Selatan dengan ketinggian 50 sentimeter.

Baca Juga :  100 Kampung Mandiri Pangan Di Kembangkan Pemprov DKI Jakarta

“Info terkini genangan sampai dengan pukul 18.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 6 RT dan 1 ruas jalan,” kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji kepada wartawan, Selasa, 12 Agustus 2025 di Jakarta.

Lebih jelasnya, terdapat 3 RT di Kelurahan Sukabumi Selatan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter, 1 RT di Kelurahan Sukabumi Utara dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter, dan 1 RT di Kelurahan Joglo dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter.

Baca Juga :  DPRKP Bakal Jalin Kemitraan Dengan Perkonindo Banten

“Penyebabnya curah hujan tinggi, serta luapan Kali Sekretaris dan Kali Gebyuran,” tandas Isnawa.

 

Comments are not available at the moment.

Sorry, the comment form has been disabled on this page/article.
Related post
Muslim M Yatim Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dalam Keberagaman

Primadoni,SH

20 Sep 2026

Padang, Nasionalpos. Com — Lebih dari 150 peserta dari berbagai paguyuban etnis dan kelompok masyarakat di Kota Padang mengikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar Anggota DPD RI sekaligus anggota MPR RI, H. Muslim Muhammad Yatim, L.C., M.M., bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan berlangsung di Aula HNI Cabang Padang, Jalan …

40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

KPK Didesak Klarifikasi Status Hukum Jaksa Syahrul

Dhio Justice Law

15 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk terbuka soal status hukum Jaksa Syahrul dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Abdul Wahid. “Kami baru saja menyerahkan surat perihal Permintaan Klarifikasi dan Tindak Lanjut Hukum dalam Putusan Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bjm. Surat ini juga kami tembuskan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda …

PERISTIWA POLITIK DAN PENGARUH GEOPOLITIK GLOBAL.

dito

14 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika        Salah satu Pengamat Politik dan Mantan Pejabat Pemerintah Moch. Said Didu menganalisis secara terbuka bahwa dalam gejolak politik akhir-akhir ini, peran tokoh politik dan mantan Penguasa yang didukung Oligarki domestik dan asing cukup strategis.   Jaringan aktivitas pergerakan regional dan domestik menurutnya juga …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

x
x