Home » Headline » BNPB Susun Peta Risiko Bencana DAS Asahan – Toba

BNPB Susun Peta Risiko Bencana DAS Asahan – Toba

dito 13 Apr 2023 120

NasionalPos.com, Medan – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Kedeputian Bidang Sistem dan Strategi melakukan sosialisasi penyusunan peta risiko bencana Daerah Aliran Sungai (DAS) Asahan – Toba. Kegiatan tersebut berlangsung di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara, Senin (10/4) yang lalu.

Penyusunan peta risiko ini bertujuan untuk memahami risiko dan mengetahui peran yang perlu dilakukan oleh seluruh pihak terkait dalam pengelolaan DAS Asahan – Toba. Selain itu, peta risiko dapat dimanfaatkan untuk upaya-upaya pengurangan risiko bencana yang berpotensi terjadi di Kawasan itu.

Dalam sambutan kegiatan, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Dr. Raditya Jati menyampaikan, program ini merupakan salah satu di antara empat program pemulihan DAS kritis yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Pemetaan risiko DAS Asahan – Toba merupakan prioritas nasional, maka dari itu menjadi program penting untuk dillakukan,” ucap Raditya.

Baca Juga :  FAKTA Jakarta : Mempertanyakan Penelitian BPS Soal Kemiskinan Ekstrem di Jakarta.

“DAS Asahan Toba penting untuk dilakukan pemulihan karena nilai strategisnya, seperti untuk mendukung Danau Toba menjadi destinasi wisata dunia, bendungan yang membangkitkan PLTA yang digunakan untuk industri yang dapat menopang ekonomi nasional, serta Asahan memiliki daerah irigasi yang dapat mendukung ketahanan pangan,” tambahnya.

Dirinya menambahkan, hasil dari pemetaan risiko diharapkan dapat digunakan untuk mendukung dalam membuat kebijakan pengelolaan DAS.

“Penelitian-penelitian yang dilakukan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembuatan kebijakan yang diperlukan untuk mencegah bencana banjir yang diperlukan terutama untuk mendukung kegiatan – kegiatan pariwisata,” tambah Raditya.

Pada akhir sambutan, Raditya menegaskan, bencana adalah urusan bersama. Langkah ini perlu adanya kerja sama pentaheliks untuk melakukan penanganan bencana yang lebih baik.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Perlu adanaya kolaborasi keterlibatan pemerintah pusat, daerah, perguruan tinggi, lembaga usaha dan masayarkat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Dorong Percepatan Akses Air Bersih, Pj. Gubernur Heru Pastikan Kebutuhan Dasar Warga Kamal Muara Terpenuhi

Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis yang juga hadir, turut memberikan arahan, mitigasi bencana di sepanjang DAS sangat perlu dilakukan demi menjaga keselataman masyarakat.

“Disiapkan tanggul-tanggul di sisi sungai sebagai penahan air. Namun bukan itu saja, yang paling penting dari mitigasi ini adalah penyuluhan tentang pencegahan bencana kepada masyarakat. Ini sangat penting untuk mengurangi risiko kematian pada masyarakat,” ungkap Iskan.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwaklian Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara, Wakil Bupati Toba, sepuluh perwakilan BPBD kabupaten dan kota yang ada di Sumatra Utara dan perwakilan lembaga terkait lainnya.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

x
x