Home » Ekonomi » Daripada Demo Mulu, Tak Digubris, Solusinya Komunitas Ojol Bakal Bikin Koperasi Ojol Berbasis Aplikasi

Daripada Demo Mulu, Tak Digubris, Solusinya Komunitas Ojol Bakal Bikin Koperasi Ojol Berbasis Aplikasi

dito 06 Sep 2024 317

NasionalPos.com, Jakarta-Sejak tahun 2016 lalu, dirinya bersama rekan-rekannya mengenal perusahaan jasa aplikator transportasi dan memilih beralih profesi sebagai mitra kerja perusahaan jasa aplikator transportasi, yang menjanjikan pendapatan yang menggiurkan dan bahkan bukan hanya bisa mencukupi kebutuhan hidupnya, tapi juga bisa untuk membeli sesuatu yang berharga agar bisa di simpan dan ditabung, demikian disampaikan Zaenal ketua Komunitas Ojol Basecamp Z-Blast kepada wartawan, Jumaat, 6/9/2024 di kawasan Jakarta Timur.

“ Waktu itu, awal-awal tahun 2016 kami jadi ojol enak banget, cari duit gampang, dan cepat, bisa sebulan dapat Rp 12 Juta/bulan, orderan gacor, dapat bonus gede dari perusahaan aplikator Gojek, potongannya Cuma 10% aja, ”kenang Zaenal.

Tapi kondisi tersebut, lanjut Zaenal, tidak berlangsung lama, begitu ada covid-19, semua berubah total, bonus yang tadinya di berikan oleh perusahaan jasa aplikator nilainya gede, bisa sehari dapat Rp 200.000, kemudian potongan dari tarif Cuma 10%, akan tetapi saat covid-19 melanda kehidupan masyarakat, hingga saat ini semua itu telah berubah, bonus yang diberikan oleh perusahaan menurun drastis tak sepadan dengan besaran pendapatan, bukan hanya itu  potongan dari tarif pun berubah menjadi 20% s/d 30%, serta system pembagian order juga berubah justru semakin sulit mendapatkan order, sehingga mengakibatkan pendapatan para ojol semakin menurun.

“ Ya, kalau ada perubahan kebijakan atau system yang diterapkan oleh perusahaan jasa aplikator transportasi, mestinya kami sebagai mitra kerjanya, di ajak ngobrol terlebih dahulu, setuju nggak, gitu, kagak tiba-tiba langsung di terapkan, gitu, kebijakan yang justru memberatkan kami sebagai pengojek online, itulah makanya beberapa waktu lalu, kami sebagian besar ikut demo, tapi yang nggak ikut demo matiin akunnya, untuk nyatakan sikap menolak kebijakan dari perusahaan.”tukas Zaenal

Baca Juga :  LPKSM Patroli dan PW FRN meminta Kapolda Jatim Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., Bersihkan Penyakit Masyarakat 303 di Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Di tempat yang sama, Hal senada juga di sampaikan oleh Irvan, kepada wartawan ia mengatakan dengan adanya perubahan kebijakan dari perusahaan jasa aplikator transportasi tersebut, yang merugikan dirinya bersama rekan-rekan ojek online (ojol), justru mendorong terciptanya kesadaran dari teman-teman ojol, kalau selama ini istilah mitra kerja yang di pakai oleh perusahaan jasa aplikator itu ternyata membohongi mereka, sebab perusahaan jasa aplikator transportasi tidak bisa di katakan perusahaan jasa transportasi, sebab mereka tidak punya armada, sedangkan armadanya di miliki oleh pengojek, selain itu ternyata para ojol hanya di posisikan sebagai obyek penerapan kebijakan dari perusahaan aplikator transportasi, padahal yang namanya mitra mestinya juga sebagai subyek pembuatan kebijakan.

“Ya, istilah kata mereka itu adalah calo yang mencarikan penumpang untuk kami bermodalkan teknologi, sedangkan kami yang punya armada, ingin dapat penumpang, harus bayar ke perusahaan tersebut, ya, gitulah, konsep itu nggak sesuai dengan konsep kemitraan,”ungkap Irvan yang juga sekretaris Komunitas Ojol Basecamp Z-Blast kepada wartawan

Kalau namanya mitra kerja, sambung Irvan, bukan hanya membicarakan sesuatu secara bersama-sama, tapi juga dalam hal penerapan system mendapatkan orderan penumpang juga harus yang adil, tapi realitasnya, system yang diterapkan justru tidak adil, sehingga banyak rekan-rekan ojol sering kali tidak mendapatkan orderan, misalnya penerapan tingkatan akun, tingkatan akun paling tinggi sering dikasih order, sedangkan akun yang baru-baru, nggak kebagian order, jelas system ini sangat merugikan rekan ojol yang lain. Ntar kalau ada yang protes langsung akunnya di blokir, kalau di suspen sih masih bisa di negosiasi tapi kalau sudah di hapus akun , sudah tamat Riwayat lah tidak bisa lagi mencari penumpang, artinya putus hubungan kerja dengan perusahan tersebut.

Baca Juga :  Hiburan Organ Tunggal "New Erika" Masyarakat Merasa Resah, Pemerintah Setempat Diduga tutup mata

“Ya, percuma saja demontrasi mulu, tapi nggak ada hasilnya, malahan setelah demo kami ditekan, mas.”tutur Irvan.

Oleh karena itu, imbuh Irvan, daripada gelar demontrasi tak ada hasilnya, kalau toh perusahaan aplikator transportasi itu tidak bisa lagi mensejahterahkan para ojol, maka dirinya bersama ribuan ojol siap meninggalkan perusahaan aplikator transportasi tersebut, dan solusinya mendukung pendirian koperasi berbasis aplikator, yang lebih mengutamakan prinsip kerjasama yang setara, kegotong-royongan, keterbukaan dan kesejahteraan, di dalam koperasi itu ojol sebagai anggota yang dikelola bersama-sama untuk kesejahteraan bersama, di koperasi ada sisa hasil usaha bisa buat Tabungan hari tua, sedangkan di perusahaan aplikator tidak ada Tabungan hari tua.

“Ya, ternyata system koperasi ini yang lebih cocok dalam hubungan kerja ojek online, karena di dalam koperasi sama-sama untung, dan bekerjasama secara sejajar untuk mencapai kesejahteraan bersama, mas, soal modal ya memang gede, ya kita usahakan bersama donk…kita  nggak perlu nuntut ke pemerintah untuk membubarkan perusahaan jasa aplikator transportasi itu,  ntar juga bakal bubar sendirinya, kayak di Vietnam, pokoknya koperasi adalah Solusi.”pungkas Irvan.

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x