Home » Nasional » DPC PDI Kabupaten Tegal, Gelar Konsolidasi Internal Untuk Pemenangan Bima – Mujab

DPC PDI Kabupaten Tegal, Gelar Konsolidasi Internal Untuk Pemenangan Bima – Mujab

Supriyadi - Tegal - Jawa Tengah 08 Sep 2024 66

TEGAL, Nasionalpos.com – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, Menggelar
Konsolidasi Internal untuk pemenangan pilkada pasangan Bima-Mujab, di Halaman Kantor DPC PDIP kabupaten Tegal, Sabtu (07/09/2024).

Turut hadir dalam acara tersebut, Pasangan Bima Sakti – Saeful Mujab, Anggota DPR RI dapil Jawa Tengah IX, Dr. Ir. Haris Turino Kurniawan, Ketua DPC PDIP Kabupaten Tegal M. G. Marhaenismanto, Seluruh anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PDIP, Pengurus PAC, Dan Simpatisan PDIP dari Dapil III dan Dapil IV Kabupaten Tegal.

Acara Konsolidasi Internal ini akan berlangsung selama tiga hari, Dari tanggal 7 – 9 September.

Dalam sambutannya Haris Turino mengajak kepada kader dan simpatisan PDIP Kabupaten Tegal agar tetap solid, Dan tidak usah takut melihat calon lawan yang didukung banyak partai.

Baca Juga :  Apresiasi Ketua DPD Forum Reporter Jurnalis Republik Indonesia Jawa Timur kepada Kapolda Sulut

“Kita tidak usah takut melihat pasangan lawan kita didukung bayak partai, Karna meskipun mereka didukung banyak partai belum tentu mereka solid, ” Kata Haris Turino.

Sementara itu bakal Calon Bupati Tegal, Bima Eka Sakti resmi mengajukan pengunduran diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bima mengatakan, pengunduran dirinya sebagai ASN merupakan risiko yang sejak awal sudah ia ketahui dan siap menghadapi.

“Dari semua calon di Kabupaten Tegal, bisa saya sebut yang paling berisiko adalah diri saya sendiri karena kehilangan pekerjaan sebagai ASN. Mungkin bagi paslon lain mereka berlatar belakang pengusaha, sehingga ketika tidak ditakdirkan diberi mandat masyarakat jadi Bupati atau Wakil Bupati, mereka akan kembali jadi pengusaha. ” Ujar Bima yang sudah mengabdi 14 tahun di pemerintahan.

Baca Juga :  Reses Anggota DPRD dari fraksi PDIP dapat keluhan dari Warga Sindangsari

Menurut Oni, Sapaan akrab Marhaenismanto, Konsolidasi internal merupakan salah satu strategi untuk memenangkan Bima – Mujab di Pilkada 2024.

“Berbicara Strategi, PDIP sudah tidak perlu diajari lagi karena sudah terbiasa perhelatan seperti ini,” ungkapnya.

Oni menekankan, Paslon yang diusung PDIP bakal turun kebawah untuk menarik hati masyarakat. Meski begitu paslon Bima – Mujab tidak bicara janji yang tinggi. Tapi bagaimana caranya merealisasikan janji itu ketika terpilih menjadi Bupati.

(Supriyadi)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

x
x