Home » Headline » Jelang Berakhirnya Masa Baktinya, ISCW Desak Menpora Dito Fokus Evaluasi Kinerja Managerial di Kemenpora

Jelang Berakhirnya Masa Baktinya, ISCW Desak Menpora Dito Fokus Evaluasi Kinerja Managerial di Kemenpora

dito 18 Jul 2024 136

NasionalPos.com, Jakarta-  Sejak Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) oleh Presiden Joko Widodo, Senin 03/04/2023 lalu, di Istana Negara, Jakarta, keberadaan kementerian Pemuda dan Olahraga tidak terlepas dari sorotan publik, sebab  Kementerian Pemuda dan olahraga sebagai lembaga yg paling bertanggungjawab terhadap maju atau tidak nya prestasi olahraga nasional baik di dalam negeri atau di luar negeri, selain itu Kementerian tersebut juga bertanggungjawab terhadap permasalahan kepemudaan beserta dinamikanya, jadi sangatlah wajar kementerian ini juga ramai diperbincangkan oleh publik, demikian disampaikan Direktur  Indonesia Sport Coruption Wath(ISCW) Rudy Darmawanto, SH kepada nasionalpos.com, Kamis, 18/7/2024 di Jakarta.

“ Kinerja suatu Kementerian itu, tidak hanya menjadi tanggungjawab seorang Menteri yang di tunjuk oleh Presiden, melainkan juga menjadi tanggungjawab internal management kementrian tersebut,”ucap Rudy Darmawanto, SH

Begitu pula, lanjut Rudy, yang terjadi di Kementerian Pemuda dan Olahraga, baik buruk kinerja Kementerian Pemuda & Olahraga, tidak dapat sepenuhnya tanggungjawabnya kepada Menpora Dito Ariotedjo, melainkan juga seluruh pejabat maupun staf, karyawan juga turut bertanggungjawab terhadap kinerja Kemenpora, seperti yang terjadi saat ini,

Kemenpora kembali menjadi sorotan miring dari publik, karena hasil kinerjanya baik di bidang olahraga maupun kepemudaan masih belum optimal bahkan terkesan mengalami stagnasi, berbagai permasalahan yang ada di bidang keolahragaan masih banyak yang tidak di tangani secara optimal, begitu pula permasalahan kepemudaan, yang belum juga di tangani secara optimal.

Baca Juga :  Soal Pengondisian Temuan BPK, Sekjen Kemenhub Diperiksa KPK

“Jujur, saya miris melihat kondisi kinerja Kemenpora yang rupanya di sinyalir sepak terjang  Menpora Dito  tidak didukung secara optimal oleh pejabat di lingkungan Kemenpora yang belum pula optimal kinerjanya di bidang keolahragaan maupun bidang kepemudaan.”tukas Rudy Darmawanto

Mestinya, sambung Rudy, sepak terjang Menteri didukung oleh pejabat kementerian yang handal dan mengerti tentang keolahragaan  dan kepemudaan secara baik dan memahami kebijakan presiden tentang prestasi olahraga nasional, namun realitasnya Soal kepemudaan hingga sekarang belum menemukan konsep pembinaan kepemudaan yang baik, apalagi pembinaan keolahragaan yang ada justru menggunakan pola kinerja tiba saat tiba akal, atau tambal sulam, sehingga tidak menyelesaikan permasalahan secara tuntas dan bahkan masih berpola asal bapak senang, akibatnya hasil kinerjanya tanpa membuahkan capaian sesuai rencana kerja,

Di bidang keolahragaan contohnya masalah tehnis ditangani oleh pihak menpora harusnya kan diserahkan kepada cabor yang bersangkutan atau cabor unggulan baik yang berhubungan dengan  SLOMPN dan SKODI, dan seharusnya Kantor Kemenpora hanya menjadi supervisi kegiatan sebagaimana amanat Undang-undang Keolahragaan Nasional,

Selain itu, pada permasalahan di bidang kepemudaan, Soal KNPI misalnya atau pembinaan kepemudaan yg lain menyisahkan byk masalah dan cenderung dibiarkan bergulirnya problem kepemudaan hingga sekarang, Berlarut larut dan tidak ada ujungnya padahal banyak pihak berharap Menpora bisa membantu menyelesaikan soal soal kepemudaan dan lembaga kepemudaan

Baca Juga :  Sengketa Lahan dapat Gunakan Pendekatan Konsesual demi Tekan Konflik Sosial

“ Oleh karena itu, menjelang berakhirnya masa bakti sebagai Menpora, pada bulan Oktober 2024 mendatang, saya berharap Menpora Dito Ariotedjo fokus membenahi internal management kementerian dan melakukan evaluasi menyeluruh bagi blueprint kebijakan keolahragaan nasional, maupun blueprint masalah kepemudaan”tutur Rudy Darmawanto, SH.

Tentunya, imbuh Rudy, dengan harapan apabila Dito Ariotedjo diminta kembali oleh Presiden memimpin kementerian ini atau kepada menteri  baru yang akan datang, bebanya akan semakin berat karena akan banyak menghadapi ivent keolahragaan internal nasional pasca Olimpiade paris tahun ini,

Belum lagi secara internal masalah lelang jabatan dan lelang LPDUK yang menjadi bancakan dan KKN di antara para pejabat kemenpora dinternal ada guyonan lelang jabatan atau kocokan arisan jabatan, mengenai masalah tersebut,  ISCW sudah mendesak BAKN dan Kementerian Aparatur Negara untuk sungguh2 melakukan supervisi terhadap kebijakan lelang jabatan di internal  menpora dan pihak ISCW sudah melayangkan surat

“ Kita berharap Menpora Dito Ariotedjo  dapat ditunjuk kembali oleh Presiden dan atau menteri Baru nanti kita bersama berharap Menpora bisa lebih fokus membenahi internal kementerian dan mengevaluasi kebijakan kepemudaan dan keolahragaan Nasional”Pungkas Rudy Darmawanto, SH

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

Anak Dan Masa Depan Bangsa ( Refleksi Hari Anak Nasional 2026 )

dito

25 Jul 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kab. Bogor & Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta.       Dalam konteks Agama, anak adalah amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dirawat, dibimbing dan dipenuhi seluruh hak – haknya, serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan.   Kenapa harus dilindungi …

Kongres PMKRI Di Ruteng, Ricuh, Ketua PMKRI Jakpus Di keroyok Hingga Alami Luka Berdarah

dito

25 Jul 2026

NasionalPos.com, Ruteng- Dewan Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat mengecam keras aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi di arena Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota /MPA PMKRI yang diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya telah terjadi Aksi tidak terpuji yang telah menimpa Ketua PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Sdr. Yohanes …

“Dewi Uma: The Mirror Of Life Wariga Harmonisasi manusia dengan Alam Disambut Baik Warga Ukraina, Layak di kabarkan kepada Dunia”

dito

24 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Acara bincang-bincang tentang Wariga di The Wine Center, Bendungan Hilir, Central Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026 antara Dewi Uma, Pengabar Wariga yang mempopulerkan Wariga Mirror (The Mirror of Life) dengan Mr Igor Tereshchenko First Secretary for Economic Affair Embassy Of Ukraine in Republic of Indonesia.   Pada kesempatan tersebut, Mr Igor Tereshchenko, mengatakan …

Kongres & MPA PMKRI: Momentum Reflektif Dalam Persimpangan Jalan Sebagai Kekuatan Moral

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan delegasi dari 72 Cabang di seluruh Indonesia menghadiri Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Kegiatan akbar tersebut diselenggarakan di Ruteng, Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 19–25 Juli 2026. Menanggapi penyelenggaraan forum tertinggi organisasi tersebut, Dr Paulus Januar drg, MSi, CMC yang mantan Ketua Presidium …

x
x