Home » Headline » Kehadiran Buku ‘Model Negara Kesejahteraan Indonesia. Pendekatan Heterodoks’ Karya Prof. Didin S. Damanhuri, Diapresiasi Ketua MPR RI

Kehadiran Buku ‘Model Negara Kesejahteraan Indonesia. Pendekatan Heterodoks’ Karya Prof. Didin S. Damanhuri, Diapresiasi Ketua MPR RI

dito 03 Agu 2022 299

Nasionalpos.com, Bogor – Ketua MPR RI sekaligus pendiri Brain Society Center (BS Center) Bambang Soesatyo menilai Prof. Didin S. Damanhuri merupakan salah satu Guru Besar terbaik yang dimiliki Indonesia dari Institut Pertanian Bogor University (IPB University). Dirinya juga bersyukur, Prof. Didin berkenan menjadi Ketua Dewan Pakar sekaligus Ketua Harian BS Center, sebuah lembaga think tank yang Bamsoet dirikan untuk bergerak di bidang kajian dan penelitian mengenai isu ekonomi, politik, hukum, ideologi, sosial, budaya, dan demokrasi.

Walaupun sudah purnabakti sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), IPB University masih mempercayakan Prof. Didin sebagai Guru Besar dengan NIDK (Nomor Induk Dosen Khusus). Sehingga pengabdian dan dedikasi Prof. Didin di IPB University maupun di berbagai tempat lainnya seperti BS Center masih akan terus berlanjut.

“Prof. Didin termasuk intelektual yang mengusulkan pentingnya Indonesia memiliki haluan negara, atau yang kini dikenal dengan nomenklatur Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). Sekaligus mengusulkan gagasan, apabila bentuk hukum PPHN berupa Ketetapan MPR tidak bisa dilakukan melalui perubahan konstitusi, maka bisa dilakukan melalui konsensus politik berupa Konvensi Ketatanegaraan. Terobosan hukum Konvensi Ketatanegaraan tersebut kini sedang ditindaklanjuti oleh MPR RI yang akan dibahas lebih mendalam melalui Panitia AdHoc yang akan dibentuk pada Rapat Paripurna MPR RI pada awal September 2022,” ujar Bamsoet dalam Purnabakti Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University Prof. Didin S Damanhuri sekaligus Launching Buku ‘Model Negara Kesejahteraan Indonesia. Pendekatan Heterodoks’, di Kampus IPB University, Bogor, Rabu 3/8/22.

Turut hadir antara lain, anggota DPD RI Prof. Jimly Asshiddiqie, Rektor IPB University Prof. Arif Satria, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University Prof. Tridoyo Kusumastanto, Guru Besar IPB University Bungaran Saragih, Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo, Direktur Eksekutif INDEF Dr. Tauhid Ahmad,Wakil Ketua Umum ICMI Jafar Hapsah serta staf khusus Menteri Investasi sekaligus Plt Ketua Umum HIPMI Eka Sastra.

Baca Juga :  Agenda Strategis Nasional, Wajid Dilanjutkan Di RAPBN 2023

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Prof. Didin telah banyak melahirkan karya tulis yang sangat menginspirasi. Mulai dari mengenai globalisasi perekonomian, paradigma pembangunan ekonomi nasional, hingga ekonomi politik dan pembangunan. Berbagai karya tulisnya mewakili kesahajaan pemikiran di satu sisi, dan ketajaman visi di sisi yang lain.

Saat menjadi mahasiswa maupun wartawan, Bamsoet juga banyak terinspirasi oleh pemikiran Prof Didin, termasuk sikap kritis Prof. Didin terhadap berbagai isu kebijakan ekonomi dan pembangunan yang selalu dilandasi argumentasi rasional dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. Sebagaimana dituangkan oleh Prof. Didin melalui bukunya, ‘Model Negara Kesejahteraan Indonesia. Pendekatan Heterodoks’.

“Untuk memahami makna kesejahteraan, kita dapat merujuk pada beragam pendekatan dan sudut pandang. Misalnya dari perspektif konstitusi, pasal 23, pasal 27, pasal 28, pasal 31, pasal 33, dan pasal 34. Secara umum mengamanatkan kesejahteraan sosial yang mencakup penguasaan sumber daya alam untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, pemeliharaan fakir miskin oleh negara, dan sistem perekonomian nasional. Satu pasal mengatur paradigma pengelolaan ekonomi, sedangkan lima pasal lainnya mengatur paradigma kewajiban sosial negara terhadap rakyat,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, kesejahteraan juga harus dilihat dari berbagai sudut pandang secara komprehensif. Misalnya, meskipun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) nasional mengalami kenaikan, namun masih terjadi kesenjangan IPM antar daerah. Terlihat dari IPM di Provinsi Jakarta mencapai 81,11 %, sedangkan di Provinsi Papua 60,62%

Baca Juga :  Pengamat: Pengunduran Diri Mahfud Wujud Integritas Penjaga Demokrasi

“Contoh lainnya, meskipun catatan angka kemiskinan cenderung menurun dari waktu ke waktu, hal ini tidak berjalan linear dengan angka ketimpangan ekonomi yang cenderung mengalami stagnasi dalam dua dekade terakhir. World Inequality Report 2022 mencatat, bahwa rasio kesenjangan pendapatan di Indonesia adalah 1 banding 19. Artinya, masyarakat ekonomi kelas atas memiliki rata-rata pendapatan 19 kali lipat lebih tinggi dari masyarakat ekonomi kelas bawah,” terang Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menambahkan, untuk membangun negara kesejahteraan, bangsa Indonesia juga bisa belajar dari pengalaman negara lainnya. Seperti Korea Selatan, yang menjelang usia 74 tahun kemerdekaannya (3 tahun lebih muda dari Indonesia) telah tumbuh sebagai negara maju dengan pendapatan per kapita sebesar 34.983 US dollar. Demikian pula Tiongkok yang baru berdiri pada tahun 1949, telah meraih kemajuan yang sangat pesat.

“Salah satu kunci sukses mereka, tidak lepas karena memiliki perencanaan jangka panjang, sehingga siapapun presidennya, program pembangunan tetap berjalan. Tidak heran jika Prof. Didin dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya keberadaan PPHN bagi Indonesia, sebagai konsekuensi dari pasal 33 UUD NRI Tahun 1945 ayat 1 yang berbunyi Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan, jadi bukan diserahkan semata kepada pasar bebas,” pungkas Bamsoet. (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

x
x