Menparekraf: Pelaku Parekraf Balikpapan Harus Maksimalkan Peluang dari Pengembangan IKN

- Editor

Senin, 25 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 NasionalPos.com,Balikpapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di kota Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk memaksimalkan peluang dari pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan meningkatkan inovasi dan kreativitas terhadap produk serta promosi melalui digitalisasi.

Menparekraf Sandiaga Uno saat hadir di acara “Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kota Balikpapan, Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia” di Pendopo Wali Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (24/7/2022) mengatakan, geliat dari pembangunan IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memberikan dampak yang luas terhadap penciptaan peluang usaha dan lapangan kerja, termasuk di Kota Balikpapan.

“Kita bisa melihat dampak dari pembangunan IKN mulai menggeliat, ada peningkatan ekonomi karena banyak kunjungan dari penyiapan IKN. Ini adalah buah dari kerja keras bapak Presiden Jokowi 8 tahun terakhir, termasuk di Balikpapan,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Untuk itu, Menparekraf Sandiaga mendorong agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya pelaku UMKM memaksimalkan dan menangkap peluang tersebut dengan meningkatkan inovasi dan promosi terhadap produk.

Hal ini pula yang menjadi latar dihadirkannya “Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kota Balikpapan” untuk meningkatkan inovasi dan kewirausahaan para pelaku ekraf. Sehingga nantinya diharapkan dapat memicu kebangkitan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja yang seluas-luasnya.

Terlebih, kata Menparekraf Sandiaga, sebelumnya telah dilakukan uji petik untuk menetapkan subsektor ekonomi kreatif unggulan di Balikpapan agar dapat dikembangkan dengan lebih optimal. Subsektor aplikasi dan games telah terpilih sebagai subsektor unggulan.

“Namun masih banyak PR (pekerjaan rumah), tadi kita dengar langsung dari para pelaku ekonomi kreatif, mereka ingin diberikan bantuan karena sekarang harga-harga meningkat, biaya hidup juga terangkat, dan lapangan kerja masih sulit didapat. Ini yang menjadi PR buat kita, saya berkomitmen atas arahan dari Komisi X DPR RI bahwa kemenparekraf harus hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” kata Menparekraf Sandiaga.

Baca Juga :   Di Peringatan Hari Anak Nasional 2022, Perlunya Semangat Kolektif Perlindungan Anak Dari Hulu Hingga Hilir

“Kita dorong pembangunan ekosistem ekonomi kreatif agar pelaku bisa meningkatkan usaha. Dan terbukti, pelaku usaha yang disentuh kebijakan pemerintah dapat meningkatkan peluang usahanya dengan baik,” kata Menparekraf Sandiaga.

Tidak hanya untuk subsektor game, tapi juga subsektor lainnya seperti kuliner, fesyen, dan kriya. “Kita harapkan ekonomi kreatif dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di Balikpapan,” kata Menparekraf Sandiaga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian; Anggota Komisi III DPR RI, Rudy Masud; Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan, Ratih Kusuma; serta Ustaz Dasad Latif.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno, Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; serta Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto.(*)

Loading

Berita Terkait

40.210 UMKM Binaan Telah Terapkan Transaksi Pembayaran QRIS
Komisi VI Ingatkan BNI Tingkatkan Keamanan Data Transaksi Digital
PT Amarta Karya Tidak Patut Di Bubarkan
Rencana Lelang 417 Unit Bus Transjakarta
BI Tidak Sendiri, Ada Peran Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Kendalikan Inflasi
Pertumbuhan Premi Terbesar BRI Insure Raih Penghargaan
Dharma Jaya Catatkan Penjualan 1.800 Ekor Sapi Kurban
BEI-Nasdaq Kerja Sama Perkuat Teknologi Pasar Modal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 21:39 WIB

40.210 UMKM Binaan Telah Terapkan Transaksi Pembayaran QRIS

Senin, 8 Juli 2024 - 22:55 WIB

Komisi VI Ingatkan BNI Tingkatkan Keamanan Data Transaksi Digital

Sabtu, 6 Juli 2024 - 20:08 WIB

PT Amarta Karya Tidak Patut Di Bubarkan

Selasa, 25 Juni 2024 - 20:14 WIB

Rencana Lelang 417 Unit Bus Transjakarta

Senin, 24 Juni 2024 - 19:48 WIB

BI Tidak Sendiri, Ada Peran Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Kendalikan Inflasi

Sabtu, 22 Juni 2024 - 20:27 WIB

Pertumbuhan Premi Terbesar BRI Insure Raih Penghargaan

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:49 WIB

Dharma Jaya Catatkan Penjualan 1.800 Ekor Sapi Kurban

Senin, 17 Juni 2024 - 20:56 WIB

BEI-Nasdaq Kerja Sama Perkuat Teknologi Pasar Modal

Berita Terbaru

Nasional

Peringati HBA, Kajari Brebes Sampaikan Amanat Jaksa Agung

Selasa, 23 Jul 2024 - 18:05 WIB